web analytics
  

KAMI Jabar Jelaskan Tidak Ada Penyekapan Polisi

Kamis, 15 Oktober 2020 14:29 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, KAMI Jabar Jelaskan Tidak Ada Penyekapan Polisi, KAMI Jabar,Demo Mahasiswa,Polda Jabar

Ilustrasi penyekapan. (Engin Akyurt dari Pixabay )

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jabar menyatakan tidak ada peristiwa penyekapan terkait penganiayaan terhadap anggota kepolisian yang terjadi pada Kamis (8/10/2020). 

Presidium KAMI Jabar, Syafril Sofyan, mengaku sudah menerima beberapa laporan dari berbagai pihak. Saat kejadian, Syafril Sofyan tidak ada di lokasi.

Syafril menjelaskan, berawal dari adanya seoseorang berpakaian preman yang diketahui polisi berpangkat Brigadir berinisial A, masuk ke halaman rumah yang jadi posko relawan.

Kemudian, Brigadir A datang dengan membawa semacam pentungan lalu mengucapkan nada provokatif. Sontak relawan yang berada di posko bertanya identitas A, namun A tak mengaku sebagai polisi.

Syafril tidak menjelaskan secara rinci ujaran provokatif yang dilontarkan Brigadir A. "Di sini saya ingin meluruskan bahwa kejadian itu tidak ada yang namanya penyekapan," ujar Syafril ketika dihubungi, Kamis (15/10/2020).

Tak lama kemudian, A kembali menuju ke arah gerbang, namun ditutup oleh relawan. Saat itu, relawan menilai A sebagai perusuh karena tiba-tiba datang kemudian mengucapkan nada provokatif.

Sempat terjadi adu mulut antara A dan relawan di lokasi, sehingga dugaan pemukulan terjadi. Namun, tidak adanya penyekapan sebagaimana yang dituduhkan.

"Kalau ada pemukulan dan segala macem mungkin (ada) lah. Menurut Pak Robby, bahwa dia melerai itu dan dibawa ke luar itu orang sehat dan berjalan dengan baik. Nggak ada penyekapan terus disiksa dan segala macam," ujar dia.

Sebelumnya, petugas kepolisian Polda Jabar menetapkan tujuh orang tersangka terkait unjuk rasa berujung ricuh yang dilakukan di Gedung DPRD Provinsi Jabar dan Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (8/10/2020) lalu.

Pasca kericuhan tersebut, diketahui oknum massa melakukan penyekapan dan penganiayaan terhadap petugas kepolisian dengan pangkat Brigadir berinisial A.

Dirreskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Chuzaini Patoppoi, menjelaskan bahwa penyelidikan terus dilakukan guna mengungkap pelaku lain.

"Sementara masih tiga orang yang ditahan, mungkin akan ada pengembangan lain nanti. Masih kita upayakan untuk pengungkapan, itu merupakan posko relawan di mana pada saat itu di posko disiapkan untuk mendukung logistik dan kesehatan terhadap pelaku unjuk rasa," ujarnya di Polda Jabar, Senin (12/10/2020). 

Editor: Andres Fatubun

terbaru

Viral Video Jambret, Polsek Kiaracondong Buru Pelaku

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 17:56 WIB

Viral Video Jambret, Polsek Kiaracondong Buru Pelaku

Bandung Raya - Bandung, Viral Video Jambret, Polsek Kiaracondong Buru Pelaku, jambret Kiaracondong,jambret Bandung,jambret Kircon,Penjambretan,penjambretan Bandung

Jadi Plt. Sekda dan Plh. Bupati Bandung, Asep Sukmana Akan Koordinasi...

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 17:05 WIB

Menjabat sebagai Plh Bupati sekaligus Plt Sekda Kabupaten Bandung, Asep mengaku dirinya akan melakukan koordinasi terleb...

Bandung Raya - Bandung, Jadi Plt. Sekda dan Plh. Bupati Bandung, Asep Sukmana Akan Koordinasi Lebih Dahulu, Asep Sukmana,Jawa Barat,Bandung

Athar, Bocah 7 Tahun yang Ngefans Tim Prabu Polrestabes Bandung

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 16:02 WIB

Kepala Tim Prabu 3 Iptu Suyanto mengatakan, anak tersebut ingin melihat Tim Prabu secara langsung, sebelum Tim Prabu mel...

Bandung Raya - Bandung, Athar, Bocah 7 Tahun yang Ngefans Tim Prabu Polrestabes Bandung, tim Prabu Polrestabes Bandung,Athar ngefans Tim Prabu,Kepala Tim Prabu 3 Iptu Suyanto,patroli Tim Prabu

Penyintas Covid-19, Wakil Wali Kota Bandung Divaksin Besok

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 13:24 WIB

Penyintas Covid-19, Wakil Wali Kota Bandung Divaksin Besok

Bandung Raya - Bandung, Penyintas Covid-19, Wakil Wali Kota Bandung Divaksin Besok, vaksin Covid-19 penyintas,Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana,Vaksinasi Covid-19 Bandung,Pendaftaran vaksin covid-19 Bandung,Vaksin Covid-19 Bandung,COVID-19

Waspada! Copet Alun-alun Banyak Beraksi di Akhir Pekan

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 11:27 WIB

Karena itu, masyarakat atau wisatawan yang sedang beraktivitas di sana untuk lebih waspada dan berhati-hati. 

Bandung Raya - Bandung, Waspada! Copet Alun-alun Banyak Beraksi di Akhir Pekan, Copet Alun-alun Bandung,video copet alun-alun Bandung,Copet Bandung,Copet,Alun-alun Bandung

Wanita Asal Bandung Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Hotel Kediri

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 10:50 WIB

Diduga wanita tersebut merupakan korban pembunuhan karena ditemukan beberapa luka di kepala bagian belakangnya.

Bandung Raya - Bandung, Wanita Asal Bandung Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Hotel Kediri, perempuan Bandung tewas di Kediri,remaja Bandung tewas,perempuan Bandung tewas,Kediri

11.000 Orang Sembuh dari Covid-19 di Kota Bandung, Terbanyak di Antapa...

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 10:33 WIB

Merujuk situs covid19.bandung.go.id, diakses Senin(1/3/2021) pukul 10.30 WIB, kecamatan dengan angka kesembuhan tertingg...

Bandung Raya - Bandung, 11.000 Orang Sembuh dari Covid-19 di Kota Bandung, Terbanyak di Antapani, Covid-19 Bandung,pasien sembuh Covid-19 Bandung,Update Covid-19 Kota Bandung,COVID-19,Data Covid-19 Bandung,Informasi Covid-19 Bandung

Video Aksi Copet di Alun-alun Bandung Viral di Medsos

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 09:09 WIB

Dalam rekaman video tersebut, kejahatan terlihat dilakukan oleh tiga orang pria dewasa.

Bandung Raya - Bandung, Video Aksi Copet di Alun-alun Bandung Viral di Medsos, video copet alun-alun Bandung,Copet Alun-alun Bandung,Alun-alun Bandung,Copet Bandung,Copet,Berita Bandung

artikel terkait

dewanpers