web analytics
  

Separuh Penduduk Indonesia Melakukan Cuci Tangan yang Benar

Kamis, 15 Oktober 2020 13:55 WIB
Umum - Nasional, Separuh Penduduk Indonesia Melakukan Cuci Tangan yang Benar, 15 Oktober,Cuci tangan,cuci tangan pakai sabun,Satgas Covid-19

Warga mencuci tangan di sebuah wastafel yang disediakan di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Selasa (13/10/2020). Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mencanangkan kampanye global Hari Cuci Tangan Sedunia sebagai upaya mencegah penyebaran pandemi Covid-19 yang jatuh pada 15 Oktober. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Hari ini tanggal 15 Oktober merupakan peringatan Hari Mencuci Tangan Sedunia atau Global Handwashing Day.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan mendorong masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan mencuci tangan pakai sabun. Apalagi dari hasil Riskesdas 2018, menyatakan baru separuh masyarakat Indonesia yang melakukan cuci tangan dengan benar.

Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Kirana Pritasari, mengatakan pandemi Covid-19 jadi pengingat kuat semua pihak bahwa salah satu cara paling sederhana namun efektif untuk mencegah penyebaran virus adalah dengan cuci tangan pakai sabun.

"Akses masyarakat dunia pada sarana cuci tangan pakai sabun masih terbatas, yaitu sekitar 40 persen populasi dunia atau tiga miliar orang di seluruh dunia," katanya dalam Kampanye Nasional dan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia yang dilakukan secara virtual dipantau di Jakarta, Kamis (15/10)

Sementara di Indonesia, berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskedas) Tahun 2018 menunjukkan hanya setengah masyarakat Indonesia dengan usia di atas 10 tahun yang mempraktikkan perilaku cuci tangan pakai sabun dengan benar. 

Kirana mengungkapkan kesenjangan antar provinsi terhadap saranan sanitari masih sangat lebar.

WHO memperkirakan sekitar 1 miliar orang berisiko tertular Covid-19 karena mereka tidak memiliki tempat mencuci tangan yang layak. Lewat tema ini, WHO mengajak seluruh penduduk di dunia untuk mendukung komunitas yang paling rentan ini mendapatkan fasilitas mencuci tangan dengan sabun yang layak.

Hari Mencuci Tangan Sedunia tidak hanya berupaya meningkatkan kesadaran tentang pentingnya mencuci tangan dengan sabun, tetapi menyediakan platform untuk tindakan berkelanjutan di tingkat global, regional, dan nasional. Pada 2019, hampir 600 jutaan orang melakukan tindakan sederhana ini untuk menyelamatkan nyawa penduduk dunia.

Pandemi Covid-19 mengingatkan betapa pentingnya kebersihan tangan sebagai hal yang fundamental untuk kesehatan dan perkembangan. 

Untuk mencegah penyebaran virus Corona dan memastikan kesehatan yang baik secara keseluruhan, Hari Mencuci Tangan Sedunia tahun ini menekankan perlunya mengambil tindakan segera dan kongkret untuk mengendalikan pandemi Covid-19.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers