web analytics
  

25 Nakes Positif Covid-19, Tasikmalaya Butuh APD Premium

Kamis, 15 Oktober 2020 13:28 WIB Heru Rukanda
Umum - Regional, 25 Nakes Positif Covid-19, Tasikmalaya Butuh APD Premium, corona Tasikmalaya,Covid-19 Tasikmalaya,Tenaga Medis Covid-19

Ilustrasi nakes yang menangani Covid-19. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman menyebut, dari awal  pandemi Covid-19 ada 25 tenaga kesehatan (nakes) di Kota Tasikmalaya yang terkena Covid-19, termasuk dokter spesialis dan perawat di RSUD dokter Soekardjo.

Kondisi tersebut diakui Budi sangat berdampak terhadap pelayanan kesehatan kepada masyarakat di rumah sakit.

"Seluruh ruangan pelayanan poli klinik di rumah sakit sudah disterilkan dan disemprot dengan disinfektan dan lebih kurang 7 hari ditutup dulu," ujar Budi, Kamis, (15/10/2020).

Budi menegaskan, pihaknya sangat membutuhkan hal-hal terkait sarana prasana pendukung untuk penanganan Covid-19 seiring dengan meningkatnya kasus baru di Kota Tasikmalaya, baik dari klaster pesantren, klaster keluarga, dan klaster perjalanan.

"Kami akan merekrut tenaga kesehatan baru seperti dokter, dokter spesialis dan perawat untuk memberikan pelayanan yang optimal. Hal ini tentunya berdampak terhadap anggaran yang kami miliki di APBD yang dicadangkan," ucap Budi.

Menurut Budi, situasi saat ini telah disampaikan ke Gubernur Jawa Barat untuk mendukung kebutuhan penanganan Covid-19.

"Kami membutuhkan APD yang premium untuk para tenaga kesehatan karena mereka sangat rentan terkena Covid-19," tambah Budi.

Budi menambahkan terkait anggaran yang dibutuhkan untuk penanganan Covid-19, pihaknya membutuhkan anggaran sekitar Rp 14 miliar, sedangkan anggaran yang ada saat ini lebih kurang Rp 4 miliar.

"Jadi kami kekurangan anggaran sekitar Rp 10 miliar untuk menangani Covid-19 di Kota Tasik," ungkap Budi.

Sebelumnya, pihak rumah sakit umum daerah (RSUD) dokter Soekardjo Kota Tasikmalaya telah menutup 6 pelayanan poli klinik, di antaranya poli jantung, poli tumbuh kembang, poli mata, poli saraf, poli kandungan, dan poli THT, seiring dengan adanya 5 tenaga kesehatan di rumah sakit yang terkena Covid-19.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers