web analytics
  

KPU dan Bawaslu Ingatkan Paslon Pilbup Bandung Terapkan Protokol Kesehatan

Kamis, 15 Oktober 2020 09:31 WIB Adi Ginanjar Maulana
Bandung Raya - Soreang, KPU dan Bawaslu Ingatkan Paslon Pilbup Bandung Terapkan Protokol Kesehatan, protokol kesehatan covid-19,kampanye pilkada Kabupaten Bandung,kampanye pasangan calon Pilkada Kabupaten Bandung,Pilbup Bandung 2020,Pilbup Bandung,Ubah Laku,Jurnalisme Ubah Laku

Para calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung sedang memegang boneka dan nomor urut di Hotel Sutan Raja Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (24/9/2020). (Ayobandung.com/Ryan Suherlan/magang)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung terus melakukan sosialisasi calon dan tim pemenangan untuk memperhatikan protokol kesehatan guna mencegah meluasnya penyebaran Covid-19.

Seperti diketahui, pemerintah mengabulkan agar pilkada Desember mendatang tetap berlangsung dengan catatan mematuhi dan mengimplementasikan protokol kesehatan ketat. Terutama dilakukan saat kampanye para calon dan pencoblosan.

Adapun, tahapan masa kampanye yakni 26 September - 5 Desember serta pencoblosan pada 9 Desember.

Ketua KPU Kabupaten Bandung Agus Baroya mengatakan, pihaknya berpedoman pada PKPU Nomor 6 Tahun 2020 dan PKPU Nomor 10 Tahun 2020, terkait pelaksanaan tahapan pilkada di tengah pandemi Covid-19. 

"Khusus terkait larangan dan sanksi atas pelanggaran pelaksanaan kampanye yang ada di PKUP Nomo 13 Tahun 2020 juga sudah disampaikan," ujarnya kepada Ayobandung.com, Kamis (15/10/2020).

Menurutnya, hal-hal yang perlu diperhatikan terutama saat kampanye calon yakni batasan jumlah peserta yang hadir misalnya kampanye pertemuan terbatas 50 orang. "Dalam kampanye pun tidak boleh menyertakan anak-anak," paparnya.

Terkait pemantau di lapangan, pihaknya sudah bekerja sama dengan beberapa relawan. Jika ada pelanggaran, nantinya relawan bisa meregistrasi ke KPU Kabupaten Bandung dan melaporkannya ke Bawaslu Kabupaten Bandung.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Bandung Hedi Ardhia mengatakan, saat ini kampanye para calon sudah mulai ada perbaikan dengan indikasi seperti massa yang hadir tidak lebih dari 50 orang. 

"Kalaupun ada yang melanggar lebih dari itu tidak banyak dan bisa diselesaikan dengan surat peringatan yang disampaikan pengawas kecamatan," paparnya.

Dia menyampaikan prinsip penyelenggaran pemilu di tengah pandemi Covid-19 yakni kesehatan dan keselamatan. 

Ada 3 pasangan calon yang mengikuti pilkada yakni pasangan Kurnia Agustina-Usman Sayogi sebagai nomor urut 1. Pasangan Yena Iskandar Maseom-Atep Rizal nomor urut 2, dan pasangan Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan nomor urut 3.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers