web analytics
  

Dadang Naser Klarifikasi Dugaan Pidana Pemilu

Rabu, 14 Oktober 2020 19:06 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Soreang, Dadang Naser Klarifikasi Dugaan Pidana Pemilu, Bupati Bandung Dadang M Naser,Pidana Pemilu,Pilkada Kabupaten Bandung

Bupati Bandung Dadang M Naser. (Dok Humas Pemkab Bandung)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Bupati Bandung Dadang M Naser memenuhi undangan Sentra Gakkumdu terkait dugaan pelanggaran pidana pemilu. Klarifikasi dilakukan melalui zoom meeting, Rabu (14/10/2020).

Kepada wartawan, Dadang M Naser mengatakan klarifikasi yang diberikannya berkaitan dengan laporan mengenai tuduhan kampanye dalam kegiatannya di Desa Panyocokan, Kecamatan Ciwidey beberapa waktu lalu.

"Kegiatannya agenda tahunan ada gelar budaya, adat lembur dalam menjaga mata air," tutur Dadang.

Dalam kegiatan tersebut Dadang mengaku berpamitan kepada masyarakat, karena tugasnya sebagai Bupati Bandung segera berakhir. Dalam kesempatan tersebut, Dadang juga mensosialisasikan Pilkada Kabupaten Bandung 2020 yang pencoblosan akan dilakukan 9 Desember 2020.

"Saya sampaikan untuk mendorong masyarakat menyalurkan hak pilihnya pada 9 Desember nanti, di situ sah ada tiga pasang calon, silahkan saya bilang mau pilih nomor satu, nomor dua, nomor tiga, di situ ada perang bintang, siapa nomor tiga, siapa nomor satu, siapa nomor dua," terangnya.

Selain itu, Dadang mengaku dalam sambutannya dia memaparkan profil Calon Bupati dan Wakil Bupati yang bertanding dalam Pilkada Kabupaten Bandung, meliputi asal partai, asal daerah, tagline dan hal lainya, termasuk Kurnia Agustina yang disebutnya sebagai mantan pacar.

"Silahkan pilih kelir acak corak, dari ketiga pasangan ini pilih siapa, nyanggakeun sesuai hati nurani, itu yang saya sampaikan," katanya.

Dengan demikian, Dadang mengaku tidak memiliki kesalahan seperti dalam laporan masyarakat terkait dugaan pidana pemilu.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers