web analytics
  

GPII Jabar Sesalkan Dugaan Aksi Brutal Oknum Aparat Terhadap Demonstran

Rabu, 14 Oktober 2020 16:45 WIB Ananda Muhammad Firdaus
Umum - Regional, GPII Jabar Sesalkan Dugaan Aksi Brutal Oknum Aparat Terhadap Demonstran, GPII Jawa Barat,Penyerangan kantor GPII,Penyerangan kantor PII,Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law,Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja

Kondisi kantor Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) dan Pelajar Islam Indonesia (PII) di Jalan Menteng Raya Nomor 58, Jakarta Pusat, yang sempat dimasuki polisi pada Selasa (13/10/2020). (Republika/Febryan A)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Ketua Umum Pimpinan Wilayah Gerakan Pelajar Islam Indonesia (PW GPII) Jawa Barat Irwan Sholeh Amir menyesalkan dugaan tindakan represif oknum aparat kepolisian kepada demonstran saat aksi unjuk rasa Omnibus Law.

Dia mengatakan, seminggu terakhir aksi penolakan UU Cipta Kerja terjadi di sejumlah daerah, tak terkecuali di ibu kota Jakarta. Menurutnya, gerakan massa semakin bertambah diiringi dengan kericuhan saat aksi digelar.

"Kondisi ini diperparah oleh sikap oknum aparat yang represif menangani massa aksi, perilaku yang tidak manusiawi itu kita saksikan dari video dan foto yang beredar viral di masyarakat, hingga banyak korban luka dan korban salah tangkap," katanya, Rabu (14/10/2020).

Pada Selasa (13/10/2020), dugaan tindakan represif itu kembali terjadi dan menimpa kader GPII di Jakarta dengan mendatangi sekretariat. Dalih polisi, menurut Irwan, hal itu untuk mengamankan peserta aksi lantaran ricuh. Namun sejumlah fasilitas sekretariat malah rusak, berikut sejumlah kader GPII dan Pelajar Islam Indonesia (PII) ditangkap.

"Diduga pihak aparat melakukan pengejaran kepada peserta aksi yang ikut mengamankan diri di kantor PP GPII. Namun di luar dugaan, kantor pun jadi target tembakan gas air mata dan perusakan oleh oknum aparat, ditemukan simbahan darah di lantai kantor, kaca-kaca jendela pecah dan pintu yang rusak," jelas Irwan.

Menyikapi hal ini, pihaknya mengutuk keras segala bentuk sikap represif tersebut. Di samping itu, mengajak seluruh kader GPII di Indonesia untuk mengecam dan menuntut keadilan, menempuh jalur hukum, dan melaporkan dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) kepada Komnas HAM.

Dia menyesalkan tindakan oknum terus berulang. Dia mewanti-wanti aparat bersikap proporsional dalam menertibkan aksi demonstrasi.

"Sepantasnya pihak kepolisian bersikap persuasif, dan mengantisipasi sedini mungkin jika ada kelompok yang diduga akan melakukan provokasi dan membuat ricuh, hal tersebut bisa dilakukan dengan memaksimalkan peran BIN," katanya.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Ziarah ke Pemakaman Khusus Covid-19 Dinilai Aman

Regional Sabtu, 15 Mei 2021 | 05:38 WIB

Ziarah ke Pemakaman Khusus Covid-19 Dinilai Aman

Umum - Regional, Ziarah ke Pemakaman Khusus Covid-19 Dinilai Aman, Ziarah kubur,COVID-19,Berita Tasik

Petugas Permakaman Covid-19: Pakaian Lebaran Kami Baju Hazmat

Regional Jumat, 14 Mei 2021 | 21:44 WIB

Petugas pemakaman Covid-19 di Tempat Pemkaman Umum (TPU) Aisya Rashida, Senjaya Setiawan mengatakan, di hari pertama Idu...

Umum - Regional, Petugas Permakaman Covid-19: Pakaian Lebaran Kami Baju Hazmat, permakaman Covid-19,Petugas Pemulasara Jenazah Covid-19,Baju Hazmat,Lebaran 2021

Hampir 10.000 Kendaraan Diputarbalik di Lingkar Gentong Tasikmalaya

Regional Jumat, 14 Mei 2021 | 21:23 WIB

Dari sekian banyak kendaraan yang diputarbalikkan, paling banyak terjadi pada Selasa, 11 Mei 2021 dengan jumlah 3.915 un...

Umum - Regional, Hampir 10.000 Kendaraan Diputarbalik di Lingkar Gentong Tasikmalaya, Jalur Gentong,Jalur Gentong Tasik,kendaraan diputarbalik tasikmalaya,pos penyekatan Tasikmalaya,Tasikmalaya

Wisata Ditutup, Warga Tasikmalaya Padati Taman Kota

Regional Jumat, 14 Mei 2021 | 18:16 WIB

Pada masa libur Lebaran 1442 Hijriah ini, sebagian warga Kota Tasikmalaya memilih taman kota sebagai tempat rekreasi ata...

Umum - Regional, Wisata Ditutup, Warga Tasikmalaya Padati Taman Kota, Taman Kota Tasikmalaya,Obje Wisata Tasikmalaya Ditutup,wisata Tasikmalaya ditutup,Tasikmalaya,Libur Lebaran

Kapan Bupati dan Wabup Cianjur Dilantik?

Regional Jumat, 14 Mei 2021 | 15:42 WIB

Sejumlah pihak menantikan kepastian jadwal pelantikan pasangan calon pemenang Pilkada Cianjur 2020 Bupati Herman Suherma...

Umum - Regional, Kapan Bupati dan Wabup Cianjur Dilantik?, Pelantikan Bupati Cianjur,Pilkada Cianjur,Pelantikan Bupati-Wabup Cianjur,Cianjur,PPP

Tim Gabungan Purwakarta Periksa Ribuan Kendaraan di 6 Titik

Regional Jumat, 14 Mei 2021 | 13:42 WIB

Polres Purwakarta telah periksa ribuan kendaraan roda dua dan empat di enam titik penyekatan larangan mudik 6 sampai 17...

Umum - Regional, Tim Gabungan Purwakarta Periksa Ribuan Kendaraan di 6 Titik, Larangan Mudik 2021,penyekatan purwakarta,penyekatan mudik purwakarta,Mudik 2021

Selama Lebaran, Pasien Positif Covid-19 di Bogor Bertambah 89 Kasus

Regional Jumat, 14 Mei 2021 | 13:15 WIB

Kasus penambahan positif covid-19 terus terjadi. Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, sebanyak 60 kasu...

Umum - Regional, Selama Lebaran, Pasien Positif Covid-19 di Bogor Bertambah 89 Kasus, covid-19 bogor,kasus covid-19 bogor,COVID-19,Virus Corona,Berita Bogor,Corona Bogor

Kisah Tukang Rampe Merana di Tengah Pandemi Hingga Pasrah Rumah Dijabe...

Regional Jumat, 14 Mei 2021 | 12:58 WIB

Sejumlah penjual kembang di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sirnalaya Kelurahan Sawahgede Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianju...

Umum - Regional, Kisah Tukang Rampe Merana di Tengah Pandemi Hingga Pasrah Rumah Dijabel Bank, Tukang rampe,bunga makam,ziarah makam,Idulfitri 2021,Lebaran 2021,Pandemi Covid-19

artikel terkait

dewanpers