web analytics
  

AKB di Jurusan Ilmu Komunikasi UIN Bandung, Pakai Masker hingga Wisuda Daring

Rabu, 14 Oktober 2020 12:54 WIB Adi Ginanjar Maulana
Bandung Raya - Bandung, AKB di Jurusan Ilmu Komunikasi UIN Bandung, Pakai Masker hingga Wisuda Daring, UIN Sunan Gunung Djati,AKB di UIN Sunan Gunung Djati,Protokol kesehatan di UIN Bandung,Ubah Laku,Jurnalisme Ubah Laku

UIN Sunan Gunung Djati. (dok. UIN SGD Bandung)

CIBIRU, AYOBANDUNG.COM -- Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi (Fidkom) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung terus berkomitmen menjalankan aturan protokol kesehatan Covid-19 di era adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Sekretaris Jurusan Ilmu Komunikasi FDK Fidkom UIN SGD Bandung, Cep Dulwahab mengatakan, sedari awal Covid-19 mulai menyebar ke wilayah Bandung, pihak jurusan sudah menerapkan ketat aturan kesehatan terhadap mahasiswa, dosen, maupun pegawai tata usaha.

"Semua yang ada keperluan ke jurusan harus memakai masker dan membawa hand sanitizer. Itupun tidak boleh berlama-lama di ruangan," ujarnya, Rabu (14/10/2020).

Di samping itu, kata dia, aturan di jurusan pun ada sistem piket, yang mana setiap dosen dan pegawai tata usaha dibagi dua shift setiap pekan. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan di ruang jurusan yang berpotensi menyebarkan virus Corona.

Pihaknya juga menyediakan tempat cuci tangan khusus di sekitar jurusan agar keadaan ruangan tetap terkontrol dari penyebaran virus Corona.

Selain itu, pihaknya masih mewajibkan kegiatan belajar mengajar kepada mahasiswa dan dosen untuk menggunakan sistem daring. Saat ini, pihak UIN sendiri sudah menyediakan e-Knows -aplikasi pembelajaran daring-.

"Dari awal perkuliahan sejak awal Oktober dilakukan daring, tidak boleh di kelas hingga waktu yang belum ditentukan," katanya.

Untuk mahasiswa yang sedang menyusun skripsi pihaknya memfasilitasi dosen dan mahasiswa melalui Zoom atau Google Meet. 

Bahkan, sidang skripsi sudah berjalan melalui aplikasi Zoom Meeting sejak awal pandemi Covid-19.

"Wisuda pun sama sudah berjalan dua kali dengan sistem daring," katanya.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers