web analytics
  

Wahana Permainan Goa Sunyaragi Cirebon Dibakar Orang Tak Dikenal

Rabu, 14 Oktober 2020 11:40 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Wahana Permainan Goa Sunyaragi Cirebon Dibakar Orang Tak Dikenal , Goa Sunyaragi,Permainan Goa Sunyaragi dibakar,Konflik Keraton Cirebon,Berita Cirebon,Cirebon Hari Ini

Wahana permainan ayunan yang dibakar seseorang, Rabu (14/10/2020) dini hari. (dok. BP TAGS)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Salah satu wahana permainan di area Taman Air Goa Sunyaragi (TAGS) Kota Cirebon dibakar, Rabu (14/10/2020) dini hari.

Wahana permainan yang dibakar berupa ayunan pada sekitar pukul 03.00 WIB. Pihak pengelola diketahui telah mengamankan seorang pria yang disangka melakukannya.

Berinisial My (23), pengelola mendapati tersangka merupakan warga Kota Depok. Dia diamankan aparat berwenang seusai terpergok membakar wahana.

Kepala Bagian Umum Badan Pengelola (BP) TAGS, Isyanto mengaku mengetahui peristiwa pembakaran tersebut setelah 2 penjaga malam menghubunginya.

"Saya diberitahu penjaga malam dini hari tadi, ada api di wahana ayunan. Beruntung, api tak meluas setelah berhasil dipadamkan beberapa menit kemudian," jelasnya.

Selepas pemadaman, petugas jaga mengamankan tersangka yang berada tak jauh dari lokasi kejadian. Petugas lantas menghubungi Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

My kemudian ditanyai aparat berwenang. Dalam pengakuannya, tersangka masuk ke area taman dengan cara melompati portal depan pada tengah malam.

"Tersangka sempat berkeliling taman, lalu mengaku membakar wahana permainan setelah tak menemukan apa yang dicarinya," tutur Isyanto menirukan pengakuan My.

Tersangka tak merinci pencarian yang dimaksud. Dia hanya menyebut 'sesuatu' tanpa jelas maksudnya.

Dari tersangka, petugas menyita korek api, kartu identitas, serta surat-surat dari kepolisian dan dinas sosial yang menerangkan My meminta sumbangan untuk kembali ke rumahnya.

Pihak BP TAGS pun menghubungi keluarga My untuk dimintai pertanggungjawabannya. Isyanto memastikan, tersangka sejauh ini dititipkan di mapolsek terdekat.

Kepala Bagian Humas BP TAGS, Eko Ardi Nugraha menyanggah insiden itu berkaitan dengan konflik kepentingan di Keraton Kasepuhan yang terjadi sebelumnya. 

"Bukan (soal kisruh), ini murni keisengan tersangka," ungkapnya.

Menurut Eko, kala dihubungi, pihak keluarga My menyatakan yang bersangkutan sakit. Mereka pun telah berjanji dalam waktu dekat akan datang ke Cirebon untuk menjelaskan kondisi My.

Dalam kesempatan itu, dia mengharapkan publik tak terpancing insiden tersebut. Dia meyakinkan, kejadian itu sudah ditangani pihak berwajib.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers