web analytics
  

Prakerja Gelombang 11 Belum Pasti, Awas Penipuan, Ini Contohnya!

Rabu, 14 Oktober 2020 07:52 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Nasional, Prakerja Gelombang 11 Belum Pasti, Awas Penipuan, Ini Contohnya!, Prakerja Gelombang 11,Kartu Prakerja Gelombang 11,Syarat Prakerja Gelombang 11

[Ilustrasi] Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengatakan, kepastian ada atau tidaknya program Kartu Prakerja Gelombang 11 akan segera diumumkan. Namun, tanggal pasti pengumuman belum diberitahukan. (Istimewa)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengatakan, kepastian ada atau tidaknya program Kartu Prakerja Gelombang 11 akan segera diumumkan. Namun, tanggal pasti pengumuman belum diberitahukan.

“Akan segera diumumkan soal ada atau tidaknya gelombang 11,” kata Louisa kepada Ayojakarta.com (Ayo Media Network), Senin (12/10/2020).

Sementara itu, Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja memberikan imbauan kepada masyarakat agar menghiraukan segala bentuk penipuan dengan iming-iming akan menerima bantuan Rp600.000. Hal itu diketahui setelah banyaknya pesan broadcasting yang ramai ditemui di media sosial, dengan iming-iming akan menerima bantuan berupa uang tunai.

Kendati pembukaan gelombang 11 belum ada informasi lebih lanjut, Manajemen Pelaksana menegaskan bahwa situs resmi hanya ada di www.prakerja.go.id. Dengan begitu, kemungkinan pendaftaran Prakerja Gelombang 11 akan dilakukan di situs tersebut.

Mereka pun mengimbau agar masyarakat dapat waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan Kartu Prakerja.

Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja menegaskan agar masyarakat tidak memberikan data pribadi seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor Kartu Keluarga (KK), nomor HP, alamat email, atau data pribadi lainnya kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Jadi, pastikan Sobat hanya mengunjungi situs Kartu Prakerja yang resmi, ya!,” tulis salah satu unggahan Instagram @prakerja.go.id, Minggu (11/10/2020).

Berikut contoh pesan penipuan yang mengatasnamakan bantuan Kartu Prakerja yang diterima Ayobandung.com:

"Daftar Prakerja Sekarang! Dapatkan bantuan sebesar 600 Ribu dari pemerintah lewat program Prakerja. Kartu Prakerja adalah program pengembangan kompetensi berupa bantuan biaya yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja ter-PHK atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi. Bantuan akan dikirim setiap bulan selama program ini berjalan.

Langkah untuk mendaftar Prakerja: Kunjungi situs prakerja.vip, isi formulir data diri, anda akan mendapatkan pemberitahuan melalui email/nomor hp, bantuan akan dikirim melalui rekening bank.

Harap bagikan pesan ini kepada kerabat yang membutuhkan. Prakerja.vip"

Format pesan di atas merupakan salah satu bentuk penipuan dan berita palsu yang mengatasnamakan Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja. Apabila masyarakat menemukan informasi seperti di atas, harap lapor melalui nomor layanan masyarakat bebas pulsa di 0800-150-3001.

Prakerja Gelombang 11 atau Prakerja 2021?

Kuota prakerja tahun ini, 5,6 juta, telah terpenuhi, namun Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja mencabut status kepesertaan bagi beberapa peserta yang melanggar aturan. Sejauh ini, sudah ada lebih dari 270 ribu orang yang kepesertaannya dicabut dari penerima Kartu Prakerja. Kuota tersebut didapat dari pencabutan kepesertaan dari gelombang 1 hingga 6.

Perinciannya, pada gelombang 1 hingga 4, ada 180 ribu orang yang kepesertaannya dicabut. Lalu pada gelombang 5, ada sebanyak 47.818 orang yang dicabut statusnya. Sisanya didapatkan dari kepesertaan di gelombang 6. Jika ditotal hasilnya ada sekitar 270 ribu peserta.

Aturan pencabutan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020, bahwa setiap penerima Kartu Prakerja memiliki waktu 30 hari untuk membeli pelatihan pertama sejak mendapatkan SMS pengumuman dari Kartu Prakerja.

Louisa mengatakan saat ini pihaknya tengah menunggu arahan dari Komite Cipta Kerja (KCK) terkait akan diapakan kuota-kuota pencabutan tersebut. Hal ini dikarenakan Program Kartu Prakerja akan dilanjutkan di tahun 2021.

Maka dari itu, KCK sedang melakukan konsolidasi apakah kuota tersebut akan dibuka untuk gelombang 11 atau dialihkan untuk kuota Kartu Prakerja di tahun 2021.

Sambil menunggu kepastian, tidak ada salahnya mengumpulkan syarat mengikuti program Kartu Prakerja. 

Syarat Mengikuti Prakerja

Merujuk pada program prakerja sebelumnya, Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja mempunyai syarat-syarat khusus bagi pendaftar yang masuk dalam kriteria untuk menjadi penerima Kartu Prakerja. Syarat-syarat khusus tersebut, yaitu pertama Warga Negara Indonesia (WNI). Kedua, berusia minimal 18 tahun. Ketiga, tidak sedang menempuh pendidikan formal.

Selain ketiga syarat di atas, Pelaksana Kartu Prakerja juga mengacu pada daftar hitam yang tidak diperbolehkan menerima Kartu Prakerja. Daftar tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020.

Adapun daftar hitam yang dimaksud adalah mereka yang berstatus sebagai pejabat negara, pemimpin dan anggota DPRD, ASN, prajurit TNI, anggota kepolisian, kepala dan perangkat desa, direksi, komisaris, dan dewan pengawas pada BUMN atau BUMD.

Selain itu, bagi pendaftar yang ingin lolos menjadi penerima Kartu Prakerja, harap memperhatikan persyaratan berikut.

1. Nama lengkap harus sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP);

2. Perhatikan nomor Kartu Keluarga (KK). Jangan sampai ada ketidakcocokan antara data di KTP dan KK;

3. Tanggal lahir harus sesuai KTP;

4. Alamat surat elektronik (surel) atau email yang jelas dan aktif (kotak masuk jangan sampai penuh atau jangan gunakan e-mail yang sudah lama tidak dipakai);

5. Nomor handphone yang sesuai dengan data diri saat registrasi;

6. Alamat sesuai KTP;

7. Alamat domisili (jika tempat tinggal dan alamat di KTP berbeda);

8. Jenis kelamin;

9. Pendidikan terakhir yang ditamatkan;

10. Status kebekerjaan;

11. Foto KTP atas milik pendaftar.

Lalu, jika sudah memenuhi kriteria persyaratan di atas, bagaimana cara mendaftar Kartu Prakerja? Berikut tata caranya.

• Masuk ke laman resmi yakni prakerja.go.id bukan prakerja.vip

• Masukkan nama lengkap, alamat e-mail, dan kata sandi

• Cek email masuk dari kartu prakerja untuk aktivasi. Setelah itu, kembali ke laman prakerja.go.id

• Masukkan e-mail dan kata sandi yang baru dibuat

• Masukkan nomor KTP dan tanggal lahir

• Klik tombol 'berikutnya'

• Isi data diri di form pengisian (nama lengkap, alamat e-mail, alamat tempat tinggal, alamat domisili, pendidikan, status kebekerjaan, foto KTP, dan foto selfie sambil memegang KTP), lalu klik 'berikutnya'

• Masukkan nomor telepon dan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS oleh pihak prakerja

• Mengisi tes motivasi selama 1 menit

• Tunggu email pemberitahuan setelah tes selesai dikerjakan

• Jika sudah mendapat e-mail pemberitahuan, kembali ke laman prakerja.go.id, dan klik pada tulisan 'gabung ke gelombang 11'.

Lalu, bagaimana cara bagi pendaftar yang sebelumnya sudah mengikuti Prakerja namun tidak lolos dan ingin mendaftar di gelombang 11? Berikut tata cara bagi peserta yang akan daftar kembali namun sudah mempunyai akun prakerja.

• Masuk ke laman prakerja.go.id

• Masukkan email dan kata sandi yang sudah dibuat sebelumnya

• Menuju ke laman dashboard di profile prakerja masing-masing

• Peserta dapat langsung klik 'gelombang 11'.

Khusus peserta yang sudah mempunyai akun Kartu Prakerja, tidak perlu mengisi data diri maupun tes kemampuan diri. Hal itu dikarenakan peserta sudah melakukannya di proses pendaftaran awal Kartu Prakerja.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers