web analytics
  

Terapkan Protokol Kesehatan Ketat, Ratusan Kursi VIP GBLA Diberi Tanda Silang

Selasa, 13 Oktober 2020 14:18 WIB Rizma Riyandi
Bandung Raya - Bandung, Terapkan Protokol Kesehatan Ketat, Ratusan Kursi VIP GBLA Diberi Tanda Silang, Protokol Kesehatan di GBLA,Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA),GBLA,protokol kesehatan covid-19,Ubah Laku,Jurnalisme Ubah Laku

Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). (Ayobandung.com/Fira Nursyabani)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjadi salah satu stadion favorit masyarakat Bandung. Sebagai tempat publik, stadion kebanggaan masyarakat Jawa Barat ini pun tak luput dari penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Berdasarkan pantauan Ayobandung.com di lapangan, Selasa (13/10/2020), saat memasuki stadion, para pengunjung harus diperiksa suhu terlebih dulu. Pengunjung yang suhu tubuhnya di atas 37,5 derajat Celcius dilarang masuk.

Selain itu, guna mendukung protokol jaga jarak, kursi-kursi di bagian VIP diberi tanda silang selang satu untuk memberi jarak penonton. Setidaknya ada ratusan kursi yang diberi tanda silang agar tak ditempati pengunjung.

Sementara itu, kursi-kursi di tribun lain selain VIP tidak diberi tanda silang. Pasalnya jika liga bergulir, rencananya penonton tidak diperbolehkan datang ke stadion.

Kursi di GBLA diberi tanda silang (Ayobandung.com/Fira Nursyabani)

Sejumlah peraturan juga telah diumumkan pengelola terkait protokol kesehatan di GBLA. Salah satunya, pengguna harus memakai masker dari rumah ke tempat latihan.

Pengguna yang sedang sakit batuk dan flu juga dilarang masuk ke stadion. Selain itu, pengguna dilarang meludah di area stadion.

Pengguna disarankan untuk membawa peralatan olahraga dan alat minum sendiri. Sesama pengguna diminta untuk tidak saling menjabat tangan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung Eddy Marwoto mengungkapkan, Wali Kota Bandung telah mengeluarkan Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 52 Tahun 2020 Tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 37 Tahun 2020. 

Pada Pasal 20 aturan tersebut terdapat relaksasi/pemberian izin pelaksanaan beberapa kegiatan olahraga non kontak fisik yang dilakukan di luar ruangan dan pertandingan olahraga kontak fisik, dengan ketentuan tanpa melibatkan dan/atau dihadiri oleh penonton dan suporter dengan tetap menjaga protokol kesehatan secara ketat. Salah satunya adalah cabang olahrga sepakbola.

“Meskipun jadwal pertandingan ditunda oleh PSSI, namun kami terus melanjutkan proses proses pesiapan stadion GBLA. Secara administratif stadion GBLA sudah dapat digunakan meskipun proses hukumnya masih berlanjut," katanya, beberapa waktu lalu.

"Ditargetkan akan rampung di tahun 2020 agar tidak terjadi lagi ada masalah masalah nonteknis terkait dengan penggunaaan stadion GBLA ini,” tambah Eddy.

Namun seiring dengan pernyataan bahwa Polri tidak mengizinkan penyelenggaraan Liga 1, Eddy mengaku hanya fokus pada pembenahan stadion. 

“Pada prinsipnya kita masih menunggu kepastian dari pusat. Namun kita selalu siap,” tutur Eddy

Eddy mengungkapkan, pada 7 Oktober 2020 Wali Kota Bandung bersama dengan tim Gugus Tugas Covid-19 dan Forkopimda telah melakukan simulasi pelaksanaan protokol kesehatan di stadion GBLA. Simulasi ini melibatkan seluruh perangkat pertandingan hingga keamanan. 

“Seluruh perangkat pertandingan harus memiliki hasil swab test/PCR negatif untuk diperbolehkan bertanding. Termasuk juga media yang hanya dibatasi 7 wartawan saja,” kata Eddy

Penerapan protokol kesehatan 3M (menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun) juga harus dilaksanakan selama pertandingan. Hal itu bagian dari upaya-upaya memutus mata rantai Covid-19.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Pemprov Jabar Rampungkan Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu

Bandung Selasa, 15 Juni 2021 | 23:11 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan Pemda Provinsi Jabar sudah melaksanakan tugasnya dalam pembangunan Tol Cisum...

Bandung Raya - Bandung, Pemprov Jabar Rampungkan Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu, Tol Cisumdawu,Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu,Pemprov Jabar,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

TPU Cikadut Hanya Untuk Pemakaman Warga Kota Bandung

Bandung Selasa, 15 Juni 2021 | 19:25 WIB

Kepala Dinas Tata dan Ruang (Distaru) Kota Bandung, Bambang Suhari menegaskan, TPU Cikadut hanya melayani pemakaman untu...

Bandung Raya - Bandung, TPU Cikadut Hanya Untuk Pemakaman Warga Kota Bandung, Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung,TPU Cikadut,Pemakaman Warga Kota Bandung,jenazah Covid-19

1.471 Jenazah Covid-19 Dimakamkan di TPU Cikadut Selama Pandemi

Bandung Selasa, 15 Juni 2021 | 18:25 WIB

Kepala Dinas Tata dan Ruang (Distaru) Kota Bandung, Bambang Suhari mengakui adanya lonjakan jenazah Covid-19 yang dimaka...

Bandung Raya - Bandung, 1.471 Jenazah Covid-19 Dimakamkan di TPU Cikadut Selama Pandemi, TPU Cikadut,Jenazah Covid-19,Pemakaman Jenazah Covid-19,Liang Lahat TPU Cikadut,Distaru Kota Bandung,Pemkot Bandung

Siaga 1 Covid-19, Ridwan Kamil Larang Wisatawan Jabodetabek Datang ke...

Bandung Selasa, 15 Juni 2021 | 18:20 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, mulai hari ini wilayah Bandung Raya meliputi Kota Bandung, Cimahi, Kabupate...

Bandung Raya - Bandung, Siaga 1 Covid-19, Ridwan Kamil Larang Wisatawan Jabodetabek Datang ke Bandung Raya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Bandung Raya Siaga 1 COVID-19,Kasus Covid-19 di Jawa Barat,kasus Covid-19 di Bandung Raya,Kasus Covid-19 Meningkat

Perajin Wayang Golek Kota Bandung, Karyanya Tembus ke Mancanegara

Bandung Selasa, 15 Juni 2021 | 18:10 WIB

Pelanggan dari wayang hasil buatan Ade ini kini sudah banyak yang berasal dari luar Kota Bandung, bahkan sampai tembus k...

Bandung Raya - Bandung, Perajin Wayang Golek Kota Bandung, Karyanya Tembus ke Mancanegara, Perajin,Wayang Golek,Kota Bandung,Mancanegara,Dalang,wayang klasik

Jumlah Pasien Meningkat, RSHS Butuh Tambahan Nakes

Bandung Selasa, 15 Juni 2021 | 17:50 WIB

Pentingnya penambahan nakes bahkan ditinjau lebih genting dibandingkan permasalahan keterisian tempat tidur. 

Bandung Raya - Bandung, Jumlah Pasien Meningkat, RSHS Butuh Tambahan Nakes, RSHS,Nakes,Pasien,Kasus Covid-19,Rumah Sakit Hasan Sadikin

Mati Suri Pasar Palasari: Tak Tertolong Online, Toko Buku Makin Tak La...

Bandung Selasa, 15 Juni 2021 | 17:35 WIB

Toko buku di Pasar Palasari sedang mengalami mati suri. Mereka pun tak dapat mengandalkan jualan secara online.

Bandung Raya - Bandung, Mati Suri Pasar Palasari: Tak Tertolong Online, Toko Buku Makin Tak Laku, Pasar Palasari,Online,Toko Buku,e-commerce,Penjual,Kota Bandung

Pengobatan Alternatif Kena Pajak, Paranormal di KBB Menolak!

Bandung Selasa, 15 Juni 2021 | 17:10 WIB

Paranormal di KBB secara gamblang tidak menerima adanya pajak pengobatan alternatif.

Bandung Raya - Bandung, Pengobatan Alternatif Kena Pajak, Paranormal di KBB Menolak!, Pengobatan Alternatif,Pajak,Paranormal,KBB,Kabupaten Bandung Barat,Pajak Pertambahan Nilai,PPN,Komunitas Paguyuban Paranormal Indonesia,KPPI

artikel terkait

dewanpers