web analytics
  

BANDUNG HARI INI: Dua Tahun Palestine Walk, 65 Tahun Solidaritas untuk Palestina

Selasa, 13 Oktober 2020 12:28 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Bandung, BANDUNG HARI INI: Dua Tahun Palestine Walk, 65 Tahun Solidaritas untuk Palestina, Palestine Walk,Palestine Walk Bandung,Solidaritas untuk Palestina,Cuaca Bandung Hari Ini,Sejarah Bandung,Konferensi Asia-Afrika

Petugas menyiram tanaman di Palestine Walk, Jalan Alun-Alun Timut, Kota Bandung, Selasa (14/7/2020). Taman sepanjang 100 meter yang diberi nama Palestine Walk: Road to Freedom tersebut merupakan wujud ungkapan solidaritas Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Bandung dan Palestina memiliki kedekatan yang sudah berumur panjang. Sebagai tuan rumah Konferensi Asia-Afrika (KAA) pada 1955, Kota Kembang menjadi saksi bagaimana solidaritas untuk perjuangan memerdekakan Palestina disuarakan. Semangat yang sama terus diulang dalam setiap peringatan konferensi yang monumental itu.

Palestina hari ini menjadi satu-satunya negara peserta KAA yang belum memperoleh kemerdekaannya. Solidaritas dan pembelaan yang bergaung dalam 65 tahun lalu masih saja relevan.

"Palestina adalah satu-satunya negara yang hadir dalam Konferensi Bandung yang sampai sekarang belum menikmati kemerdekaannya. Indonesia terus konsisten memberikan dukungan bagi Palestina untuk mendapatkan hak-haknya," ucap Presiden Joko Widodo dalam rekaman pidato yang diputar di Sidang Majelis Umum ke-75 Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) secara virtual, Rabu (23/9/2020).

Bandung mempunyai cara sendiri untuk mengawetkan dukungan bagi Palestina. Di tengah badan Jalan Alun-alun Timur, dibangun sebuah taman sepanjang 100 meter yang dinamai Palestine Walk: Road to Freedom (Setapak Palestina: Jalan Menuju Kebebasan).

Pada 13 Oktober 2018, atau hari ini tepat dua tahun lalu, Palestine Walk diresmikan bersama oleh Wali Kota Bandung Oded M. Danial, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi, dan Menteri Luar Negeri Palestina Riad Malki.

Simbol Dukungan

Peresmian Palestine Walk merupakan bagian dari kegiatan Indonesian Solidarity Week for Palestine yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, 13-17 Oktober 2018. Kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina.

"Ini (Palestine Walk) merupakan simbol dukungan Indonesia terhadap Palestina. Lanskap memorial ini juga  merupakan  monumen persahabatan kedua negara. Saya berjanji, selaku Wali Kota Bandung, akan menjaga dan merawat jalan ini sebagai simbol persahabatan dua negara. Dengan memohon rahmat Allah SWT, kita berharap Palestina akan segera merdeka," tutur Wali Kota Bandung Oded M. Danial.

Menlu Retno menyebut, Kota Bandung menyimpan sejarah besar bagi hubungan persahabatan Indonesia dan Palestina. Oleh karena itu, “Palestine Walk” ini menjadi simbol persatuan dan dukungan penuh warga Kota Bandung dan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina.

“Palestine Walk menggambarkan dukungan dan komitmen masyarakat Indonesia, khususnya Kota Bandung, terhadap perjuangan rakyat Palestina sekaligus sebagai pengingat agar semangat perjuangan tersebut tetap beresonasi di hati kita," ucap Retno. 

Menteri Riad juga mengungkapkan penghargaan setinggi-tingginya untuk solidaritas warga Bandung dan Indonesia. Ia menyampaikan salam dan doa dari masyarkat Palestina yang “yang setiap hari, setiap jam, setiap detik terus berjuang untuk kebebasan dan kemerdekaan”.

"Tahun 1955 saya lahir, dan hari ini saya berdiri di tempat bersejarah ini. Percayalah, 1955 Bandung telah mengubah dunia. Maka, langkah ini juga dapat membantu kami untuk mengubah dunia dan semakin mendekatkan kami pada kemerdekaan," katanya.

Riad mengajak warga Bandung untuk terus mendukung dan mengingat perjuangan rakyat Palestina.

"Setiap Anda berjalan di jalan ini, ingatlah rakyat Palestina yang sedang berjuang di sana," tuturnya

Di Jantung Keramaian

Palestine Walk berada di jantung keramaian baru Kota Bandung yang lahir berkat berbagai proyek revitalisasi oleh Pemkot Bandung. Alun-alun Bandung, sejak rumput dan tanahnya disulap jadi hamparan rumput sintetis, berubah menjadi lokasi pelesiran baru yang tak pernah sepi dari pengunjung. Trotoar-trotoar jalan di kawasan Asia-Afrika itu dibuat rapi dengan bangku-bangku yang memanjakan pejalan kaki.

Lokasi di sekitar koridor ini ramai dijadikan tempat warga mengambil foto. Ada yang melakukan swafoto, yang lain memilih berpose di belakang bangunan atau tulisan. Tidak jauh dari situ juga terdapat deretan pemain kostum, mulai dari superhero hingga hantu-hantuan, yang memberikan layanan jasa foto bersama.

Palestine Walk didesain sebagai sebuah jalan setapak yang mengarah ke sebuah tugu monument KAA dengan bola dunia di atasnya. Desain ini menjadi symbol perjalanan perjuangan Palestina untuk memperole kemerdekaannya. Tugu dengan bola dunia itu melambangkan kemerdekaan atau kebebasan menentukan nasib yang diakui sebagai hak asasi setiap negara.

Tugu dengan bola dunianya itu pun laku sebagai tempat berfoto. 

Diperbarui Setiap Tahun

Semangat pembelaan terhadap kemerdekaan Palestina diperbarui setiap tahun. Dalam penyelenggaraan Asia-Africa Festival (AAF) 2019, Sabtu (29/6/2020), Pemkot Bandung menetapkan solidaritas bagi Palestia sebagai tema utama. Koridor Palestine Walk diberi karpet merah bagi para delegasi yang hadir.

Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyebut gelaran AAF 2019 sebagai momentum untuk menggalang dukungan kepada Palestina. Pernyataan sikap bersama ini menjadi penguat bahwa bangsa di Asia dan Afrika telah memberikan dorongan moral bagi perjuangan Palestina.

"Saya berharap kegiatan Asia-Africa Festival 2019 menyuburkan semangat kepedulian, terutama untuk mendorong terwujudnya negara Palestina merdeka," kata Oded.

Oded tidak ingin dukungan terhadap Palestina jatuh jadi kegiatan seremonial. Butuh kerja sungguh-sungguh untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan keadilan yang berlaku universal.

Editor: Tri Joko Her Riadi

artikel terkait

dewanpers