web analytics
  

dr Reisa : Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Pekan Ini Membaik

Selasa, 13 Oktober 2020 10:54 WIB Andres Fatubun
Umum - Nasional, dr Reisa : Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Pekan Ini Membaik, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro,Satgas Covid-19,cuci tangan pakai sabun,Jaga Jarak,Pakai Masker

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa Brotoasmoro (BNPB)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Perkembangan penanganan Covid-19 per 12 Oktober 2020 menunjukkan hasil yang baik. Pada awal pekan ini recovery rate atau rata-rata pasien sembuh dari Covid-19 naik menjadi 76,4% dibandingkan angka 75,2% pada pekan sebelumnya. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa Brotoasmoro menyampaikan kabar baik itu saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Kantor Presiden, Senin (12/10/2020) yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Untuk total kasus aktif saat ini berjumlah 66.262 orang, sebanyak 3.492 orang diantaranya telah selesai menjalani isolasi. Jumlah pasien sembuh dari Covid-19 sejauh ini sebanyak 258.519 kasus. 

Sedangkan, angka kematian pekan lalu menjadi 3,55% dibandingkan satu pekan sebelumnya yaitu 3,67%. 

"Capaian ini sekaligus menjadikan jumlah kasus aktif Covid-19 menurun ke angka dibawah 20%. Terimakasih kepada para tenaga medis dan relawan yang telah bekerja keras menyembuhkan ribuan pasien setiap harinya. Kalianlah pahlawan kami semuanya," Reisa memberikan apresiasi. 

Hasil yang baik ini juga menandakan bahwa upaya yang dilakukan pemerintah berupa 3T yaitu testing, tracing dan treatment efektif dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Bahkan berdasarkan survei pemerintah dan pihak internasional terhadap perilaku masyarakat semakin disiplin mematuhi protokol kesehatan. 

Tahu 3M Tapi Belum Paham

Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) per September 2020, menunjukkan 90 ribu lebih responden sudah memakai masker. Rinciannya, 91,98% telah memakai masker, 77,71% masyarakat menggunakan hand sanitizer atau disinfektan, 75,38% masyarakat mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik, 81,85% masyarakat menghindari jabat tangan, 76,69% masyarakat menghindari kerumunan dan 73,54% masyarakat menjaga jarak minimal 1 meter.

"Ada juga survei (internasional) dari (Universitas) John Hopkins menyatakan 80 persen dari 6 ribu responden di Indonesia sudah menerapkan pakai masker dan cuci tangan. Tetapi ternyata, kurang dari 80% yang menjaga jarak," ia menyayangkan. 

Meski survei tersebut menggambarkan banyak masyarakat yang sudah tahu 3M, namun masih ada masyarakat yang belum memahami manfaat pencegahannya. Masih ada yang mempraktekkannya dengan kurang tepat, atau asal-asalan. 

"Mengetahuinya saja belum cukup. Memahami dan melakukannya dengan disiplin, memakai masker dengan benar, jaga jarak aman, dan cuci tangan dengan rutin sesuai panduan, itu baru benar-benar bisa melindungi. Jangan kendur, karena 3M mampu menurunkan risiko penularan hampir ke nol persen," pesan Reisa. 

Bahkan Reisa menyebut keberhasilan pengendalian Covid-19 sudah dicontohkan sejumlah provinsi dan kabupaten/kota yang bergeser dari zona merah ke zona kuning dan zona oranye. "Kesuksesan mereka kombinasi 3T dan 3M. Kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan masyarakatnya," Reisa menutup keterangannya.  

Editor: Redaksi AyoBandung.Com

terbaru

Menko Perekonomian Airlangga Dorong Digitalisasi UMKM

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 21:41 WIB

Dari 64 juta usaha berbasis UMKM di Indonesia, baru 13% di antaranya yang telah go digital.

Umum - Nasional, Menko Perekonomian Airlangga Dorong Digitalisasi UMKM, UMKM,Airlangga Hartarto,Menko Perekonomian,digitalisasi,Digitalisasi UMKM

Update: Covid-19 Indonesia Bertambah 5.436 Kasus Baru

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 18:55 WIB

Penambahan hari ini menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 1.632.248 kasus.

Umum - Nasional, Update: Covid-19 Indonesia Bertambah 5.436 Kasus Baru, COVID-19,Covid-19 Indonesia,Pandemi Covid-19,Kasus Covid-19,Indonesia

Putus Mata Rantai Covid-19, MUI Imbau Salat Idulfitri di Rumah

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 18:20 WIB

MUI berharap masyarakat bijak, karena hingga kini pandemi Covid-19 belum juga selesai.

Umum - Nasional, Putus Mata Rantai Covid-19, MUI Imbau Salat Idulfitri di Rumah, Ramadan 1442 Hijriah,Idulfitri 1442 Hijriah,Mata Rantai Covid-19,Majelis Ulama Indonesia (MUI),Salat Idulfitri di Rumah,Lebaran

Suplai Beras Nasional, Lucky Hakim Minta Indramayu Jadi Anak Emas 

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 16:55 WIB

Wakil Bupati Indramayu meminta perlakuan istimewa untuk Indramayu di bidang pertanian.

Umum - Nasional, Suplai Beras Nasional, Lucky Hakim Minta Indramayu Jadi Anak Emas , Wakil Bupati Indramayu,lucky hakim,Suplai Beras Nasional,Indramayu,Beras

Hari Buku Sedunia, Najwa Shihab Ungkap Perasaan Tentang Buku

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 16:45 WIB

Setiap tanggal 23 April diperingati masyarakat dunia sebagai World Book Day atau Hari Buku Sedunia. 

Umum - Nasional, Hari Buku Sedunia, Najwa Shihab Ungkap Perasaan Tentang Buku, najwa shihab,World Book Day,Hari Buku Sedunia,United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO)

Tsunami Covid-19, Menhub Tutup Penerbangan dari dan ke India

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 16:31 WIB

Penerbangan reguler dari India resmi ditutup, mengingat kasus harian Covid-19 di negara tersebut sedang tinggi-tingginya...

Umum - Nasional, Tsunami Covid-19, Menhub Tutup Penerbangan dari dan ke India, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi,penerbangan reguler dari India resmi ditutup,kasus harian Covid-19,kasus harian Covid-19 di India,tsunami Covid-19 di India,tsunami Covid-19,penerbangan dari India,Kemenhub,pembatasan WNA dari India

Cermati, Surat Edaran Turunan Larangan Mudik Diumumkan Sore Ini

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 15:33 WIB

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan segera mengumumkan Surat Edaran (SE) turunan larangan mudik 2021.

Umum - Nasional, Cermati, Surat Edaran Turunan Larangan Mudik Diumumkan Sore Ini, Surat Edaran Turunan,Mudik Lebaran,Larangan Mudik,Surat Edaran (SE)

Penjelasan Imigrasi soal Rombongan WN India Bisa Masuk Indonesia

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 15:18 WIB

India kini menjadi negara yang diwaspadai karena terjadi lonjakan kasus Covid-19.

Umum - Nasional, Penjelasan Imigrasi soal Rombongan WN India Bisa Masuk Indonesia, rombongan warga India masuk ke Indonesia,lonjakan kasus covid-19 di Indonesia,lonjakan kasus Covid-19 di India,lonjakan kasus Covid-19,Warga India ke Indonesia,Penerbangan penumpang dari India,penambahan kasus Covid-19,tsunami Covid-19,varian virus corona

artikel terkait

dewanpers