web analytics
  

PRAKERJA GELOMBANG 11 SEGERA DIUMUMKAN, Ini Syarat dan Cara Daftar Prakerja

Selasa, 13 Oktober 2020 08:09 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Nasional, PRAKERJA GELOMBANG 11 SEGERA DIUMUMKAN, Ini Syarat dan Cara Daftar Prakerja, Prakerja Gelombang 11,pembukaan prakerja gelombang 11,Syarat Prakerja Gelombang 11,cara daftar prakerja gelombang 11,Prakerja 2021

Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengatakan, ada-tidaknya program Kartu Prakerja Gelombang 11 akan segera diumumkan. Namun, tanggal pasti pengumuman belum diberitahukan. (prakerja.go.id)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengatakan, ada-tidaknya program Kartu Prakerja Gelombang 11 akan segera diumumkan. Namun, tanggal pasti pengumuman belum diberitahukan.

“Akan segera diumumkan soal ada atau tidaknya gelombang 11,” kata Louisa kepada Ayojakarta.com (Ayo Media Network), Senin (12/10/2020).

Meski kuota 5,6 juta orang telah terpenuhi, namun Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja mencabut status kepesertaan bagi beberapa peserta yang melanggar aturan. Sejauh ini, sudah ada lebih dari 270 ribu orang yang kepesertaannya dicabut dari penerima Kartu Prakerja. Kuota tersebut didapat dari pencabutan kepesertaan dari gelombang 1 hingga 6.

Lebih rinci, pada gelombang 1 hingga 4, ada 180 ribu orang yang kepesertaannya dicabut. Lalu pada gelombang 5, ada sebanyak 47.818 orang yang dicabut statusnya. Sisanya didapatkan dari kepesertaan di gelombang 6. Jika ditotal hasilnya ada sekitar 270 ribu peserta.

Aturan pencabutan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020, bahwa setiap penerima Kartu Prakerja memiliki waktu 30 hari untuk membeli pelatihan pertama sejak mendapatkan SMS pengumuman dari Kartu Prakerja.

Louisa mengatakan saat ini pihaknya tengah menunggu arahan dari Komite Cipta Kerja (KCK) terkait akan diapakan kuota-kuota pencabutan tersebut. Hal ini dikarenakan Program Kartu Prakerja akan dilanjutkan di tahun 2021.

Maka dari itu, KCK sedang melakukan konsolidasi apakah kuota tersebut akan dibuka untuk gelombang 11 atau dialihkan untuk kuota Kartu Prakerja di tahun 2021.

Prakerja 2021

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengatakan, dengan bergulirnya gelombang 10 yang telah ditutup Senin (28/9/2020), “Dengan demikian lengkaplah total kuota penerima Kartu Prakerja tahun anggaran 2020.” Hal itu diungkapkan Airlangga dalam pernyataan resminya, Sabtu (26/9/2020).

Namun, bagi masyarakat yang masih belum dinyatakan lolos dalam prakerja 2020, tidak perlu khawatir. Jika gelombang 11 tidak dilaksanakan tahun ini, pemerintah tetap akan melanjutkan program kartu prakerja pada 2021.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Dia mengatakan, kelanjutan program bantuan langsung tunai (BLT) dan Kartu Prakerja pada 2021 merupakan dukungan untuk membangun sumber daya manusia berkualitas dan mempunyai daya saing.

"Pemerintah pada 2021 akan melanjutkan pelaksanaan program perlindungan sosial melalui PKH, Kartu Sembako, dan melanjutkan pemberian bansos tunai, serta melanjutkan pelaksanaan program kartu prakerja," kata Ani, panggilan akrab Sri Mulyani dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (1/9/2020).

Dengan begitu, Anda bisa menyiapkan syarat-syarat untuk mengikuti Program Kartu Prakerja selanjutnya.

Syarat Mengikuti Prakerja

Merujuk pada program prakerja sebelumnya, Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja mempunyai syarat-syarat khusus bagi pendaftar yang masuk dalam kriteria untuk menjadi penerima Kartu Prakerja. Syarat-syarat khusus tersebut, yaitu pertama Warga Negara Indonesia (WNI). Kedua, berusia minimal 18 tahun. Ketiga, tidak sedang menempuh pendidikan formal.

Selain ketiga syarat di atas, Pelaksana Kartu Prakerja juga mengacu pada daftar hitam yang tidak diperbolehkan menerima Kartu Prakerja. Daftar tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020.

Adapun daftar hitam yang dimaksud adalah mereka yang berstatus sebagai pejabat negara, pemimpin dan anggota DPRD, ASN, prajurit TNI, anggota kepolisian, kepala dan perangkat desa, direksi, komisaris, dan dewan pengawas pada BUMN atau BUMD.

Selain itu, bagi pendaftar yang ingin lolos menjadi penerima Kartu Prakerja, harap memperhatikan persyaratan berikut.

1. Nama lengkap harus sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP);

2. Perhatikan nomor Kartu Keluarga (KK). Jangan sampai ada ketidakcocokan antara data di KTP dan KK;

3. Tanggal lahir harus sesuai KTP;

4. Alamat surat elektronik (surel) atau email yang jelas dan aktif (kotak masuk jangan sampai penuh atau jangan gunakan e-mail yang sudah lama tidak dipakai);

5. Nomor handphone yang sesuai dengan data diri saat registrasi;

6. Alamat sesuai KTP;

7. Alamat domisili (jika tempat tinggal dan alamat di KTP berbeda);

8. Jenis kelamin;

9. Pendidikan terakhir yang ditamatkan;

10. Status kebekerjaan;

11. Foto KTP atas milik pendaftar.

Lalu, jika sudah memenuhi kriteria persyaratan di atas, bagaimana cara mendaftar Kartu Prakerja? Berikut tata caranya.

• Masuk ke laman resmi yakni prakerja.go.id bukan prakerja.vip

• Masukkan nama lengkap, alamat e-mail, dan kata sandi

• Cek email masuk dari kartu prakerja untuk aktivasi. Setelah itu, kembali ke laman prakerja.go.id

• Masukkan e-mail dan kata sandi yang baru dibuat

• Masukkan nomor KTP dan tanggal lahir

• Klik tombol 'berikutnya'

• Isi data diri di form pengisian (nama lengkap, alamat e-mail, alamat tempat tinggal, alamat domisili, pendidikan, status kebekerjaan, foto KTP, dan foto selfie sambil memegang KTP), lalu klik 'berikutnya'

• Masukkan nomor telepon dan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS oleh pihak prakerja

• Mengisi tes motivasi selama 1 menit

• Tunggu email pemberitahuan setelah tes selesai dikerjakan

• Jika sudah mendapat e-mail pemberitahuan, kembali ke laman prakerja.go.id, dan klik pada tulisan 'gabung ke gelombang 11'.

Lalu, bagaimana cara bagi pendaftar yang sebelumnya sudah mengikuti Prakerja namun tidak lolos dan ingin mendaftar di gelombang 11? Berikut tata cara bagi peserta yang akan daftar kembali namun sudah mempunyai akun prakerja.

• Masuk ke laman prakerja.go.id

• Masukkan email dan kata sandi yang sudah dibuat sebelumnya

• Menuju ke laman dashboard di profile prakerja masing-masing

• Peserta dapat langsung klik 'gelombang 11'.

Khusus peserta yang sudah mempunyai akun Kartu Prakerja, tidak perlu mengisi data diri maupun tes kemampuan diri. Hal itu dikarenakan peserta sudah melakukannya di proses pendaftaran awal Kartu Prakerja.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

CEK FAKTA: Bantuan UMKM Tahap 3 Sebesar Rp 2,1 Juta Telah Dibuka

Nasional Sabtu, 12 Juni 2021 | 13:45 WIB

Sebuah pesan berantai menginformasikan bahwa bantuan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tahap ketiga telah di...

Umum - Nasional, CEK FAKTA: Bantuan UMKM Tahap 3 Sebesar Rp 2,1 Juta Telah Dibuka, BLT UMKM tahap 3,Hoaks BLT UMKM,Hoaks BPUM,BLT UMKM Tahap 3 dibuka

Kasus Covid-19 Naik, Didominasi Klaster Lebaran

Nasional Sabtu, 12 Juni 2021 | 12:43 WIB

Ketersediaan tempat tidur bagi pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat mulai menipi...

Umum - Nasional, Kasus Covid-19 Naik, Didominasi Klaster Lebaran, Kasus Covid-19 Melonjak,Cegah Klaster Lebaran,klaster lebaran,COVID-19

CEK FAKTA: NU Gelar Konvensi Calon Presiden 2024

Nasional Sabtu, 12 Juni 2021 | 11:37 WIB

Beredar sebuah poster mengenai Nahdlatul Ulama (NU) akan menggelar konvensi calon Presiden (capres) 2024. Disebutkan dal...

Umum - Nasional, CEK FAKTA: NU Gelar Konvensi Calon Presiden 2024, Cek Fakta,nu gelar konvensi calon presiden,cek fakta konvensi calon presiden nu,hoaks nu

Ingat! Pelanggar Prokes Akan Kena Denda

Nasional Sabtu, 12 Juni 2021 | 06:25 WIB

Sektor kegiatan yang melanggar protokol kesehatan selama PPKM mikro akan ditindak tegas dan diberi sanksi. Hal ini disam...

Umum - Nasional, Ingat! Pelanggar Prokes Akan Kena Denda, Pelanggar prokes,pelanggara Prokes Covid-19,COVID-19,Satgas Covid-19,protokol kesehatan covid-19

Kapolri: Kapolda dan Kapolres Harus Tindak Premanisme

Nasional Jumat, 11 Juni 2021 | 21:18 WIB

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan akan memberikan teguran kepada Kapolda dan Kapolres yang saat ini belum...

Umum - Nasional, Kapolri: Kapolda dan Kapolres Harus Tindak Premanisme, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,premanisme,Kamtibmas,Aksi Premanisme

Ini Dampak Berantai Penerapan PPN Sembako Menurut INDEF

Nasional Jumat, 11 Juni 2021 | 20:43 WIB

Rencana pemerintah menerapkan pajak pertambahan nilai (PPN) pada sembako dan pendidikan dinilai akan menurunkan pertumbu...

Umum - Nasional, Ini Dampak Berantai Penerapan PPN Sembako Menurut INDEF, indef,PPN Sembako,PPN Bahan Pokok,Rencana Pemerintah Kenakan Pajak Sembako,Pajak bahan pokok,INDEF PPN Sembako

Ivermectin Ampuh Obati Covid-19? Ini Komentar Satgas IDI

Nasional Jumat, 11 Juni 2021 | 20:07 WIB

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban memastikan jika obat Ivermecti...

Umum - Nasional, Ivermectin Ampuh Obati Covid-19? Ini Komentar Satgas IDI, Ivermectin,Ivermectin Obat Covid-19,obat covid-19,Satgas IDI,Obat Ivermectin

Polri Lakukan Operasi Premanisme di Seluruh Indonesia

Nasional Jumat, 11 Juni 2021 | 19:25 WIB

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian Republik Indonesia (Kadiv Humas Polri), Irjen Argo Yuwono, menegaskan polis...

Umum - Nasional, Polri Lakukan Operasi Premanisme di Seluruh Indonesia, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono,Polri Operasi Premanisme,Polisi Ringkus Preman,Pungli Pelabuhan Tanjung Priok,Pemerasan Pelabuhan Tanjung Priok
dewanpers