web analytics
  

PENCAIRAN BLT RP1,2 JUTA TAHAP 5, Belum Ditransfer? Ini Salah Satu Penyebabnya

Selasa, 13 Oktober 2020 04:23 WIB Icheiko Ramadhanty
Umum - Nasional, PENCAIRAN BLT RP1,2 JUTA TAHAP 5, Belum Ditransfer? Ini Salah Satu Penyebabnya, BLT Tahap 5,BLT tahap 5 kapan cair,Pencairan BLT Tahap 5

Jika belum terima BLT Rp1,2 juta tahap 5, mungkin prosesnya masih berjalan. Salah satu penyebabnya, penerima BLT tahap 5 ini mencapai 618 ribu pekerja. (Istimewa)

Jika belum terima BLT Rp1,2 juta tahap 5, mungkin prosesnya masih berjalan. Salah satu penyebabnya, penerima BLT tahap 5 ini mencapai 618 ribu pekerja.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) tahap 5 dibagikan kepada 618 ribu pekerja formal bergaji di bawah Rp5 juta.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyatakan, jumlah kuota penyaluran BLT atau BSU Rp1,2 juta untuk tahap 5 tersebut merupakan sisa dari gelombang 1 yang sebelumnya sudah tersalurkan dari tahap 1 hingga tahap 4.

“Saya sampaikan bahwa bantuan subsidi gaji tahap 5 dicairkan kepada 618 ribu pekerja. Bantuan subsidi gaji ini diarahkan untuk menjaga dan meningkatkan daya beli pekerja dan buruh, serta mendongkrak konsumsi masyarakat,” kata Ida dalam pernyataan resminya, Kamis (8/10/2020).

Untuk tahap 5, Kemnaker menerima 578 ribu data calon penerima dari BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek pada 29 September 2020 dan 30 September 2020 Kemnaker menenerima tambahan data sebanyak 40 ribu.

“Untuk memudahkan proses dan simplifikasi data, kami anggap tambahan data tersebut sebagai bagian dari data tahap 5,” ujarnya.

Sementara itu, dalam memfinalisasi data, kata Ida, proses dilakukan seperti tahap-tahap sebelumnya, yakni setelah menerima data dari BPJamsostek, data tersebut dilakukan checklist kelengkapan datanya selama empat hari kerja.

Berikut perincian alur yang disarikan dari penjelasan Kemnaker:

1. Perusahaan melalui bagian yang mengurus sumber daya manusia (SDM) mendata pekerja yang terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, sekarang disebut BPJamsostek, dan memiliki gaji di bawah Rp5 juta per bulan. Bagian SDM atau human resources development (HRD) mengumpulkan nomor rekening para calon penerima.

2. HRD mengirimkan data nomor rekening para calon penerima BLT pekerja kepada BPJamsostek.

3. BPJS Ketenagakerjaan melakukan validasi terhadap rekening calon penerima BLT pekerja dalam tiga tahap.

4. Setelah tiga tahapan validasi selesai, data nomor rekening calon penerima BLT untuk pekerja diserahkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan.

5. Sesuai dengan petunjuk teknis penyaluran BLT untuk pekerja, Kemnaker memiliki kesempatan sampai empat hari untuk melalukan checklist.

6. Selesai checklist, dana nomor rekening calon penerima BLT pekerja diserahkan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

7. KPPN menyalurkan BLT kepada bank penyalur yakni bank yang masuk menjadi anggota Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara).

8. Bank Himbara lantas menyalurkan BSU ke rekening penerima secara langsung, baik itu rekening bank sesama bank Himbara, maupun rekening bank swasta termasuk BCA.

Dengan mengikuti alur tersebut, untuk calon penerima BLT atau BSU tahap 5 yang memiliki rekening bank swasta termasuk Bank BCA dipastikan membutuhkan waktu lebih panjang karena harus melalui transfer antarbank. 

Sementara itu, catatan Kemnaker menunjukkan per Selasa 6 Oktober 2020, pemerintah telah menyalurkan BSU atau BLT Rp1,2 juta kepada 11,5 juta pekerja formal atau sekitar 98,89%. Secara rinci, jumlah tersebut disalurkan selama 4 tahap. Tahap 1 disalurkan kepada 2,4 juta orang penerima atau sekitar 99,38%.

Tahap 2 disalurkan kepada 2,9 juta orang penerima atau sekitar 99,38%. Lalu, tahap 3 kepada 3,4 juta orang penerima atau sekitar 99,32% dan Tahap 4 disalurkan kepada 2,5 juta orang penerima atau sekitar 97,31%.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Sempat Ngaku-ngaku Anggota, Polisi Abal-abal Pukul Perawat

Nasional Jumat, 16 April 2021 | 22:46 WIB

Pria pelaku penganiayaan perawat di RS Siloam Palembang, Kamis, 15 April 2021, dengan mengaku polisi ternyata bukan seor...

Umum - Nasional, Sempat Ngaku-ngaku Anggota, Polisi Abal-abal Pukul Perawat, Pemukulan Terhadap Perawat,Polisi Abal-abal,Polisi Palsu,Penganiayaan Perawat,RS Siloam Palembang

Ini Permintaan Maaf Jokowi Karena Larang Mudik Lebaran

Nasional Jumat, 16 April 2021 | 20:47 WIB

Ramadan dan Idulfitri 1442 Hijriah/2021 masih dilalui umat muslim di tengah pandemi sehingga upaya pencegahan penyebaran...

Umum - Nasional, Ini Permintaan Maaf Jokowi Karena Larang Mudik Lebaran, Presiden Joko Widodo (Jokowi),jokowi,jokowi mudik,Larangan Mudik,Larangan Mudik 2021,Larangan Mudik Lebaran 2021,mudik,mudik,Mudik Lebaran,COVID-19

Covid-19 di Indonesia Bertambah 5.363 Kasus Baru

Nasional Jumat, 16 April 2021 | 20:25 WIB

Penambahan hari ini menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 1.594.722 kasus.

Umum - Nasional, Covid-19 di Indonesia Bertambah 5.363 Kasus Baru, kasus baru Covid-19,total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia,Pandemi Covid-19,Indonesia

Jumlah UMKM Naik Kelas Masih Sangat Kecil

Nasional Jumat, 16 April 2021 | 17:02 WIB

Jumlah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang naik kelas masih sangat kecil. Sebab itu, pemerintah tengah berusaha...

Umum - Nasional, Jumlah UMKM Naik Kelas Masih Sangat Kecil, UMKM Naik Kelas,Menkop UKM Teten Masduki,UMKM,KUR

BPOM Tak Beri Izin Uji Klinis Lanjutan Vaksin Nusantara

Nasional Jumat, 16 April 2021 | 16:48 WIB

BPOM Tak Beri Izin Uji Klinis Lanjutan Vaksin Nusantara

Umum - Nasional, BPOM Tak Beri Izin Uji Klinis Lanjutan Vaksin Nusantara, vaksin nusantara,vaksin nusantara terawan,vaksin nusantara dihentikan,penelitian vaksin nusantara,penelitian vaksin nusantara dihentikan,Kepala BPOM RI Penny K. Lukito,BPOM

Target Vaksin 70 Juta Jiwa Sampai Juli Dianggap Tidak Realistis

Nasional Jumat, 16 April 2021 | 15:18 WIB

Pakar Epidemiologi dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman menilai target Presiden Joko Widodo (Jokowi) memva...

Umum - Nasional, Target Vaksin 70 Juta Jiwa Sampai Juli Dianggap Tidak Realistis, Target Vaksinasi Nasional,target vaksinasi,Target Vaksinasi Covid-19,Presiden Jokowi,Target vaksinasi jokowi,target vaksin,Vaksin Covid-19,vaksin corona,Vaksinasi Covid-19

Habib Rizieq Selesaikan Pendidikan Doktor dari Balik Penjara

Nasional Jumat, 16 April 2021 | 13:22 WIB

Habib Rizieq Shihab (HRS) akhirnya menyelesaikan Program Doktoral di Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) dari balik j...

Umum - Nasional, Habib Rizieq Selesaikan Pendidikan Doktor dari Balik Penjara, Habib Rizieq Shihab,Habib Rizieq Shihab Pendidikan Doktoral,Pendidikan Doktor Habib Rizieq Shihab,Habib Rizieq

Pakar Wanti-wanti Masyarakat yang Maksa Mudik

Nasional Jumat, 16 April 2021 | 13:11 WIB

Pelarangan mudik saat pandemi Covid-19 dinilai sebagai langkah yang tepat. Pasalnya, jika memaksakan mudik di saat kondi...

Umum - Nasional, Pakar Wanti-wanti Masyarakat yang Maksa Mudik, memaksakan mudik,pelarangan mudik,kebijakan pelarangan mudik lebaran,Pandemi Covid-19,lonjakan kasus positif,Penularan Covid-19,potensi penularan covid-19,memaksakan diri untuk mudik
dewanpers