web analytics
  

Kasus Jiwasraya, Kejagung Tahan Mantan Petinggi OJK

Senin, 12 Oktober 2020 22:32 WIB
Umum - Nasional, Kasus Jiwasraya, Kejagung Tahan Mantan Petinggi OJK, Kasus Jiwasraya,Kejaksaan Agung (Kejagung),Otoritas Jasa Keuangan (OJK),Fakhri Hilmi

mantan Deputi Komisioner Pengawasan Pasar Modal II pada OJK, Fakhri Hilmi. (Republika)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kejaksaan Agung (Kejakgung) akhirnya menahan tersangka Fakhri Hilmi terkait kasus PT Asuransi Jiwasraya. Fakhri Hilmi adalah mantan Deputi Komisioner Pengawasan Pasar Modal II pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang ditetapkan tersangka, pada Kamis (25/6/2020) lalu bersama 13 tersangka korporasi manager investasi (MI) pengelola saham, dan reksadana milik Jiwasraya.

“Bahwa yang bersangkutan, tersangka atas nama FH (Fakhri Hilmi) dilakukan penahanan selama 20 hari, terhitung hari ini (12/10),” kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejakgung, di Jakarta, Senin (12/10/2020).

Hari menerangkan, panjangnya masa penetapan tersangka terhadap Fakhri Hilmi, dengan waktu penahanan dikarenakan selama ini penyidik beralasan yang bersangkutan tak melarikan diri, ataupun menghilangkan barang bukti.

“Penahanan terhadap yang bersangkutan tersangka FH, penyidikan punya alasan subjektif dan objektif agar yang bersangkutan, tidak melarikan diri, ataupun menghilangkan barang bukti,” terang Hari.

Tersangka Fakhri, kata Hari, sampai 31 Oktober 2020 mendatang, akan mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel). Fakhri Hilmi, adalah salah satu dari delapan tersangka perorangan yang saat ini terlibat dalam kasus dugaan korupsi, dan pencucian uang (TPPU) PT Asuransi Jiwasraya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers