web analytics
  

Sempat Reaktif, Ini Hasil Swab Sejumlah Demonstran Bandung

Senin, 12 Oktober 2020 15:54 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional, Sempat Reaktif, Ini Hasil Swab Sejumlah Demonstran Bandung, Demonstran reaktif Covid-19,Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja,Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law di Bandung,Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law

Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Jawa Barat melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (8/10/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sejumlah demonstran yang melakukan unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di depan Gedung Sate Bandung dan DPRD Jawa Barat pada 6-8 Oktober 2020 telah menjalani rapid test Covid-19. Terdapat beberapa demonstran yang dinyatakan reaktif dari hasil tes tersebut.

Demonstran yang dinyatakan reaktif tersebut kemudian melakukan swab test. Hasilnya, seluruh demonstran negatif Covid-9.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Jabar Berli Hamdani. Ia mengatakan, hasil tes sudah keluar di hari yang sama dan tidak ada demonstran yang positif Covid-19.

"Alhamdulilah sore harinya juga sudah keluar hasilnya. Semuanya negatif," ungkap Berli ketika dihubungi via pesan singkat, Senin (12/10/2020).

Meski demikian, ia tidak mengetahui jumlah pasti total demonstran yang menjalani tes rapid dan swab. Mereka yang dites adalah demonstran yang ditahan oleh pihak kepolisian.

Hal ini juga diamini Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Ia mengatakan, hingga saat ini belum menerima laporan adanya demonstran yang positif Covid-19.

"Yang demo Omnibus Law kemarin, per hari ini tidak ada yang terlaporkan (positif Covid-19), karena memang pengetesannya tidak sederhana. Hanya mengetes yang ditahan," ungkapnya dalam konferensi pers di Mapolda Jabar.

Meski demikian, ia menduga, hasil tersebut tidak serta-merta menggambarkan kondisi sesungguhnya. Pihaknya masih akan terus mengawasi kemungkinan adanya penyebaran Covid-19 di kalangan demonstran dan kontak eratnya, termasuk keluarga.

"Dugaan epidemiologinya, pasti tidak sedikit (yang terpapar Covid-19) tapi tidak ada penahanan di polres-polres (sehingga tidak dites Covid-19). Ini masih tesis," ungkapnya.

"Tapi kelihatannya akan dilihat seminggu ke depan, apakah ada keterpaparan di keluarga, yang ada hubungannya dengan kemarin (demo Omnibus Law)," jelasnya.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Dinsos Cianjur Validasi dan Verifikasi Data Penerima Bansos

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:49 WIB

Sebanyak 170 ribu jiwa tercatat sebagai penerima bantuan sosial berbasis data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) di Kab...

Umum - Regional, Dinsos Cianjur Validasi dan Verifikasi Data Penerima Bansos, Bansos Cianjur,Dinsos Cianjur,Pemkab Cianjur,DTKS Cianjur

Halalbihalal Keraton Cirebon, Ngalap Barokah saat Pandemi Covid-19

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:44 WIB

Halalbihalal tetap digelar Keraton Kanoman Cirebon, Selasa, 18 Mei 2021 di tengah pandemi Covid-19. Sebagian orang meman...

Umum - Regional, Halalbihalal Keraton Cirebon, Ngalap Barokah saat Pandemi Covid-19, Keraton Kanoman Cirebon,Halalbihalal Keraton Cirebon,Ngalap Barokah

Dipengaruhi Obat-obatan, Seorang Pemuda Rusak dan Curi Barang Masjid d...

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:33 WIB

Seorang pemuda berinisial AS (24) mabuk obat-obatan merusak dan mencoba mencuri barang di dalam Masjid Nurul Iman di Kam...

Umum - Regional, Dipengaruhi Obat-obatan, Seorang Pemuda Rusak dan Curi Barang Masjid di Cianjur, Pemuda Curi Barang Masjid,Pencurian di Cianjur,Polsek Warungkondang Cianjur,Pencurian di Masjid,Pengrusakan Masjid

Ini Tantangan Bupati dan Wabup Cianjur saat Anggaran Pusat Terkikis

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:09 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman dan TB Mulyana yang baru saja dilantik memiliki tantangan membangun Cian...

Umum - Regional, Ini Tantangan Bupati dan Wabup Cianjur saat Anggaran Pusat Terkikis, Pemkab Cianjur,Anggaran Terkikis Pandemi,Bupati Cianjur Herman Suherman

25 Warga Positif Covid-19, Perumahan di Bogor Dijaga Ketat

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 19:20 WIB

Sebanyak 25 orang Perumahan Griya Melati Bubulak, Bogor Barat, Kota Bogor positif covid-19 hasil rapid antigen. Alhasil,...

Umum - Regional, 25 Warga Positif Covid-19, Perumahan di Bogor Dijaga Ketat, Warga Perumahan Positif Covid-19,Perumahan Griya Melati Bubulak Bogor,Covid-19 Kota Bogor

Kesadaran Bayar Pajak Kendaraan Masyarakat Subang Patut di Apresiasi

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 19:03 WIB

Ditengah pandemi Covid-19 yang masih tinggi, dan masih disuasana libur Idul Fitri 1442H, kesadaran  masyarakat Subang  u...

Umum - Regional, Kesadaran Bayar Pajak Kendaraan Masyarakat Subang Patut di Apresiasi , e-Samsat,Pajak Kendaraan Bermotor (PKB),pajak di subang,P3DW Subang

Tahanan Meninggal Positif Covid-19, Mapolsek Indihiang Disterilkan

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 17:48 WIB

Usai adanya salah seorang tahanan meninggal di dalam sel dan terkonfirmasi positif Covid-19 hasil rapid tes antigen, Map...

Umum - Regional, Tahanan Meninggal Positif Covid-19, Mapolsek Indihiang Disterilkan, tahanan mapolsek indihiang,tahanan mapolsek indihiang positif covid-19,COVID-19,Virus Corona,Tahanan meninggal,Tahanan Meninggal dalam Sel

Wagub Jabar Beberkan Alasan Lansia Belum Vaksinasi

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 17:36 WIB

Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum membeberkan alasan lansia di Jawa Barat yang belum melakukan vaksinas...

Umum - Regional, Wagub Jabar Beberkan Alasan Lansia Belum Vaksinasi, vaksinasi lansia Jabar,Vaksinasi Lansia,Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum,aturan vaksinasi lansia

artikel terkait

dewanpers