web analytics
  

Pelatih Persib Nantikan Putusan Tegas Federasi Soal Liga

Minggu, 11 Oktober 2020 17:11 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Pelatih Persib Nantikan Putusan Tegas Federasi Soal Liga , Pelatih Persib Bandung Robert Alberts,Pertandingan Liga 1 Ditunda

Persib Bandung, Robert Alberts. (Irfan Al-Faritsi)

ARCAMANIK, AYOBANDUNG.COM -- Pelatih Persib Bandung Robert Alberts masih harap-harap cemas menunggu kabar lanjutan Liga 1 2020. Sebelum kompetisi mengalami penundaan, Persib sejatinya sudah merancang program dengan matang. Persib juga sudah menyiapkan jadwal keberangkatan dan menyiapkan makanan dalam perjalanan. 

Lanjutan kompetisi strata utama sepak bola Indonesia itu sempat akan dilanjutkan pada 1 Oktober, setelah sempat ditangguhkan sejak Maret 2020. Namun beberapa hari jelang kick off kompetisi, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) memutuskan untuk menunda penyelenggaraan kompetisi.

Karenanya, dalam kondisi ini Robert mengaku kebingungan untuk merancang program latihan timnya. Apalagi sejak penangguhan ini, belum ada kepastian jadwal kompetisi.

"Tentunya, saya sangat kebingungan. Seperti yang saya katakan sebelumnya, semua sudah sangat siap termasuk melakukan perjalanan yang jauh. Kami sudah menjadwalkan perjalanan menuju Yogyakarta dan sudah menyiapkan segalanya, dan para pemain juga sudah siap. Namun tiba-tiba semuanya dibatalkan lagi, dan sekarang belum dikonfirmasi apapun," kata Robert usai memimpin sesi latihan di Stadion Arcamanik, Minggu (11/10/2020).

Dampak penundaan ini pula, pelatih asal Belanda itu mengaku kesulitan untuk menentukan rencana bagi tim asuhannya. Situasi ini semakin membingungkan bagi tim pelatih lantaran belum ada tanggal pasti lanjutan kompetisi.

"Dan yang jadi situasi paling sulit bagi orang-orang seperti saya yang membuat rencana dan membangun tim untuk mendapat hasil terbaik tapi kompetisinya batal," ungkapnya.

Robert menilai masa depan Liga yang masih abu-abu ini bisa berdampak kepada tim. Pelatih berusia 65 tahun itu pun khawatir motivasi tim asuhannya menurun imbas di tengah ketidakpastian Liga.

"Itu membuat pemain down dan kami harus menguatkan satu sama lain untuk bangkit, dan itu membutuhkan waktu yang tidak sedikit," ucapnya.

Di sisin lain, Robert masih memiliki secerca harapan untuk nasib baik kompetisi. Dia mengaku, sempat mendapat informasi tentang agenda pertemuan PSSI dalan waktu dekat. Karenanya, Robert sangat menantikan hasil positif dari pertemuan tersebut.

"Ada banyak yang berbicara soal ini tapi semua belum resmi dan belum terkonfirmasi. Dari kabar yang saya dapat, nanti akan ada pertemuan pada hari Selasa depan di Yogyakarta, jadi kita tunggu hasil dari rapat itu," katanya.

Dalam kondisi ini, pelatih eks Arema FC dan PSM Makassar hanya berharap federasi bisa lebih tegas dan tak membingungkan semua pihak dalam mengambil keputusan. Robert menyebut, banyak orang yang menggantungkan hidup dari sepak bola dan sangat menunggu kepastian ini.

"Ini menjadi tahun yang sangat membingungkan, memang semua orang menghadapi masalah yang sama. Jadi PSSI harus tegas dalam membuat keputusan dan harus terkoordinir dengan pihak otoritas. Jadi tidak ada lagi penyataan liga akan digelar namun akhirnya dibatalkan. Putuskan iya atau tidak, jangan membuat keputusan yang membingungkan karena itu tidak membantu siapapun," ujarnya.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus
dewanpers