web analytics
  

Sikapi Nasib Liga, Robert Alberts Mulai Realistis

Minggu, 11 Oktober 2020 14:43 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Sikapi Nasib Liga, Robert Alberts Mulai Realistis, Pelatih Persib Bandung Robert Alberts,Pertandingan Liga 1 Ditunda,COVID-19

Pelatih Persib Bandung Robert Alberts. (Ayobandung/Irfan Al-Faritsi)

ARCAMANIK, AYOBANDUNG.COM -- Pelatih Persib Bandung Robert Alberts mulai bersikap realistis soal nasib lanjutan Liga 1 2020. Robert sudah siap dengan kemungkinan terburuk, yakni kompetisi musim ini tidak akan dilanjutkan.

Apalagi sejak pengumuman penundaan jadwal lanjutan Liga, Robert mengaku belum mendapatkan sinyal apapun mengenai masa depan Liga 1 2020. Kelanjutan penyelenggaraan kompetisi strata utama sepak bola Indonesia itu sempat akan dilanjutkan pada 1 Oktober, setelah sempat ditangguhkan sejak Maret 2020.

Akan tetapi, beberapa hari jelang digulirkannya kompetisi, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) memutuskan untuk menunda penyelenggaraan kompetisi hingga satu bulan ke depan.

Kabar teranyar, lanjut Robert, justru Indonesia Basket League juga menyusul langkah Liga 1 untuk menunda kompetisi. Kondisi ini membuat situasi membingungkan dan masa depan kompetisi kian samar.

"Hanya yang kami dengar sangat banyak klub yang terpengaruh saat ini. Saya mendengar juga liga basket dibatalkan. Jadi semua itu bukan sinyal positif untuk hasil (keputusan)," kata Robert usai memimpin sesi latihan di Stadion Arcamanik, Minggu (11/10/2020).

Robert juga tak menampik, berbagai tim di banyak negara harus putar otak ketika dihadapkan dengan beberapa pertandingan di level internasional. Sementara itu, angka penularan Covid-19 kian meningkat di berbagai belahan dunia.

"Tapi hal ini juga terjadi di seluruh dunia, pada laga internasional saat ini, ada banyak pemain (positif). Jadi itu adalah hal yang harus kami terima untuk saat ini karena sangat berbahaya jika menjangkiti atlet atau orang-orang yang bekerja bersama atlet," katanya.

Pelatih asal Belanda itu juga menyadari kasus penularan Covid-19 di dunia sudah mencapai puluhan juta jiwa. Melihat kondisi ini, Robert menyadari akan sangat riskan apabila kompetisi digelar secara serampangan. Di tim asuhannya, Robert bahkan tak pernah henti mewanti-wanti pemain untuk menjaga diri dari paparan covid-19.

"Dan yang terpenting adalah disiplin dari setiap individu, setiap hari kami mengingatkan pemain untuk tetap sehat. Apa yang harus kami katakan lagi? Ada banyak berita orang terinfeksi dan di seluruh dunia sudah 36 juta kasus resmi. Jadi bisa dibayangkan berapa banyak kasus yang tidak resmi dan mungkin bisa berlipat ganda," kata Robert.

Meski begitu, Robert menilai, skuat Pangeran Biru akan tetap menggelar aktivitas latihan untuk menjaga motivasi tim. Dia pun melihat, tim asuhannya masih menyimpan optimisme untuk kabar baik lanjutan Liga 1 2020.

"Dan itu kenyataan sehari-hari, tapi selama kami bisa bermain sepak bola, kami merasa senang. Kami beraktivitas hari demi hari sambil melihat apa yang akan terjadi nantinya soal dimulainya lagi kompetisi," ujarnya.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel terkait

dewanpers