web analytics
  

Hati-hati Penipuan Modus Kartu Prakerja

Minggu, 11 Oktober 2020 13:41 WIB Icheiko Ramadhanty
Umum - Nasional, Hati-hati Penipuan Modus Kartu Prakerja, Kartu Prakerja,penipuan kartu prakerja

Ilustrasi. (Ayobandung)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja memberikan imbauan kepada masyarakat agar menghiraukan segala bentuk penipuan dengan iming-iming akan menerima bantuan Rp600 ribu. Hal itu diketahui setelah banyaknya pesan broadcasting yang ramai ditemui di sosial media.

Melalui akun resmi instagram, @prakerja.go.id, Manajemen Pelaksana menegaskan bahwa situs resmi hanya ada di www.prakerja.go.id. Mereka mengimbau agar masyarakat dapat waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan Kartu Prakerja.

Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja menegaskan agar masyarakat tidak memberikan data pribadi seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor Kartu Keluarga (KK), nomor HP, alamat email, atau data pribadi lainnya kepada pihak yang tidak bertanggungjawab.

"Jadi, pastikan Sobat hanya mengunjungi situs Kartu Prakerja yang resmi, ya!,” tulis salah satu unggahan Instagram @prakerja.go.id, Minggu (11/10/2020).

Berikut contoh pesan penipuan yang mengatasnamakan bantuan Kartu Prakerja yang diterima Ayojakarta.

"Daftar Prakerja Sekarang! Dapatkan bantuan sebesar 600 Ribu dari pemerintah lewat program Prakerja. Kartu Prakerja adalah program pengembangan kompetensi berupa bantuan biaya yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja ter-PHK atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi. Bantuan akan dikirim setiap bulan selama program ini berjalan. Langkah untuk mendaftar Prakerja: Kunjungi situs prakerja.vip, isi formulir data diri, anda akan mendapatkan pemberitahuan melalui email/nomor hp, bantuan akan dikirim melalui rekening bank. Harap bagikan pesan ini kepada kerabat yang membutuhkan. Prakerja.vip."

Format pesan di atas merupakan salah satu bentuk penipuan dan berita palsu yang mengatasnamakan Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja. Apabila masyarakat menemukan informasi seperti di atas, harap lapor melalui nomor layanan masyarakat bebas pulsa di 0800-150-3001.  

Editor: Ananda Muhammad Firdaus
dewanpers