web analytics
  

Guru Kunjung Bisa Jadi Pilihan daripada Sekolah Tatap Muka

Minggu, 11 Oktober 2020 13:15 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Soreang, Guru Kunjung Bisa Jadi Pilihan daripada Sekolah Tatap Muka, Sekolah Tatap Muka

Ilustrasi (Dok. Humas Kota Nandung)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Pembelajaran tatap muka menjadi hal yang dihindari dalam masa pandemi covid-19. Namun metode guru kunjung bisa menjadi pilihan untuk keefektifan pembelajaran.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Juhana mengatakan, guru kunjung bisa menjadi pilihan apabila pemebelajaran daring dirasa kurang efektif bagi siswa.

"Guru kunjung ini akan lebih efektif, karena bisa ada interaksi antara siswa dan guru. Beda dengan daring yang sebagian besar pembelajaran satu arah," tutur Juhana ketika dihubungi, Minggu (11/10/2020).

Guru kunjung juga bisa melihat dengan seksama psikologis siswa. Dijelaskan Juhana, selama beberapa bulan belajar di rumah, bisa membuat siswa merasa bosan belajar, karena kurangnya interaksi baik dengan teman kelas maupun dengan gurunya.

Walau menjadi metode pembelajaran paling efektif, namun kata Juhana, perlu ada perhatian khusus dalam metode guru kunjung.

"Pertama protokol kesehatan harus benar-benar diterapkan. Baik itu mengenakan masker selama pembelajaran, juga guru harus dipastikan bebas dari Covid-19, termasuk siswanya," ujarnya.

Selain itu, siswa yang hadir dilakukan pembatasan, maksimal hanya boleh dihadiri 5 orang. Persetujuan orang tua juga menjadi syarat untuk melakukan guru kunjung.

"Untuk tempat belajar, boleh di rumah siswa atau di rumah guru, tapi harus diperhatikan juga kesehatan lingkungannya," katanya.

Jika sekolah menerapkan guru kunjung, maka guru juga harus mendapat tunjangan transportasi yang bisa diambil dari dana BOS.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus
dewanpers