web analytics
  

Cegah Covid-19, Pernikahan di Villa Kancil Terapkan Protokol Kesehatan

Minggu, 11 Oktober 2020 12:45 WIB Rizma Riyandi
Bandung Raya - Bandung, Cegah Covid-19, Pernikahan di Villa Kancil Terapkan Protokol Kesehatan, protokol kesehatan covid-19,Pernikahan,Berita Bandung

Pernikahan di Vila Kancil, Majalaya, Kabupaten Bandung, yang menerapkan protokol kesehatan. (Ayobandung.com/Rizma Riyadi)

MAJALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Ada suasana yang berbeda saat memasuki kawasan wisata Villa Kancil di Selokan Jeruk, Majalaya, Kabupaten Bandung, Sabtu (10/10/2020). Pasalnya di lokasi tersebut sedang digelar pernikahan Mutia Taqina Gamat dan Zaim Sidqi Islami.

Namun, berbeda dengan pernikahan pada umumnya, akad dan resepsi kali ini diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Di mulai dari pintu masuk utama Villa Kancil, petugas keamanan sudah berjajar untuk berjaga-jaga.

Tamu yang datang segera dicek suhu tubuh. Jika suhu tubuhnya normal atau tidak melebihi 37 derajat celcius, tamu baru diperbolehkan masuk. Tak hanya sampai di situ, tamu pun disemprot dengan disinfektan lalu disuruh untuk mencuci tangan di tempat yang telah disediakan.

Memasuki area pernikahan, para tamu diwajibkan memakai masker dan menjaga jarak. Di pintu masuk tamu pun telah disediakan UV Gate. Alat ini berfungsi untuk membunuh virus berbahaya yang menempel pada tubuh tamu. Sehingga saat tamu melewati alat ini, secara otomatis virus dan bakteri akan mati dengan sendirinya.

Guna menghindari kerumunan, kedatangan tamu undangan pun dibagi menjadi tiga sesi. Sesi pertama pukul 14.00 sampai 16.00 WIB untuk keluarga. Sesi kedua pukul 16.00 sampai 18.00 WIB dan sesi ketiga pukul 18.00 sampai 20.00 WIB untuk tamu undangan serta kolega.

"Kurang lebih ada 1.200 tamu undangan yang hadir," tutur mempelai wanita Mutia Taqina Gamat pada Ayobandung.com.

Meski menerapkan protokol kesehatan, akad dan upacara pernikahan tetap berlangsung khidmat. Selain itu, para tamu juga tetap bisa menikmati kegembiraan dan kemeriahan resepsi yang berlangsung sore hingga malam hari.

Agar tamu tidak berkerumun dan berdesak-desakkan, di setiap tenan makanan terdapat papan peringatan untuk menjaga jarak. Selain itu, tempat cuci tangan juga ditempatkan tidak jauh dari tenan makanan.

Para penjaga tenan pun tampak memakai masker, face shield, dan sarung tangan. Guna menjaga kebersihan alat makan, garpu dan sendok disimpan di tempat sterilisasi tersendiri.

Salah satu tamu undangan, Umar Mukhtar (30) mengapresiasi protokol kesehatan yang telah diterapkan. Menurutnya hal tersebut memang wajib dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19, mengingat pandemi masih berlangsung.

"Penerapan protokol kesehatan di sini bagus. Memang harus begini supaya lebih aman," katanya. 

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel terkait

dewanpers