web analytics
  

Temui Menlu Tiongkok, Luhut Bahas Ragam Soal

Minggu, 11 Oktober 2020 10:12 WIB Icheiko Ramadhanty
Umum - Nasional, Temui Menlu Tiongkok, Luhut Bahas Ragam Soal, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan,Tiongkok,ayojakarta.com,COVID-19

Luhut bertemu Wang Yi. (humas Kemenko Marves)

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menemui Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi. Pertemuan tersebut didasari undangan yang dikirim dari Anggota Dewan Negara Tiongkok dan Menteri Luar Negeri Tiongkok.

Luhut berangkat menemui Wang Yi di Kota Yunan, Tiongkok selaku Utusan Khusus Presiden Indonesia. Pertemuan keduanya menggarisbawahi pentingnya kedua negara bersinergi lebih erat pada tatanan hubungan bilateral, regional, dan multilateral, khususnya dalam menghadapi situasi dunia yang tidak menentu akibat pandemi Covid-19.

"Oleh karena itu perdagangan dan investasi, kesehatan, pendidikan dan riset, vaksin, e-commerce, intelegensi artifisial (kecerdasan buatan) serta pertukaran budaya dan masyarakat menjadi topik bahasan utama dalam pertemuan bilateral antara keduanya," tulis keterangan resmi yang diterima Ayojakarta.com terkait pertemuan tersebut, Minggu (11/10/2020).

Berbagai permasalahan atau hal pending dibahas dalam pertemuan bilateral dimaksud. Pemerintah Tiongkok mengatakan bahwa akan menindaklanjuti permohonan dari Luhut agar ada peningkatan akses pasar untuk buah tropis, produk perikanan dan seafood, serta sarang burung wallet dan penambahan impor batu bara dari Indonesia. 

Wang Yi akan ikut mendorong keterlibatan perguruan tinggi Tiongkok dalam pengembangan Pusat Konservasi, Penelitian dan Inovasi Tanaman Obat Tiongkok-Indonesia di Humbang Hasudutan, Sumatera Utara.  

“Pusat ini bisa kaya sekali dengan herbal yang berjumlah 30,000 species lebih, saya berharap dukungan dari Zhejiang University, Yunnan University, dan Pusat Riset Unggulan di Bidang Tanaman Obat dan Industri Terkait” ujar Luhut.   

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel terkait

dewanpers