web analytics
  

Kejari Majalengka Sita Rp500 Juta dari Saksi Kasus Dugaan Korupsi PD SMU

Sabtu, 10 Oktober 2020 17:25 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Kejari Majalengka Sita Rp500 Juta dari Saksi Kasus Dugaan Korupsi PD SMU, Korupsi,Kabupaten Majalengka,kejari,kejari majalengka,kasus korupsi

Ilustrasi. (dok. Ayobandung.com)

MAJALENGKA, AYOBANDUNG.COM -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Majalengka menyita uang Rp500 juta dari saksi kasus dugaan korupsi Perusahaan Daerah Sindangkasih Multi Usaha (PD SMU).

PD SMU merupakan salah satu BUMD milik Pemkab Majalengka. Kepala Kejari Majalengka, Dede Sutisna melalui Kasi Pidsus, Guntoro Janjang S menyebut, uang tersebut diperoleh dari salah seorang saksi yang pernah dipanggil pihaknya dalam sebuah pemeriksaan.

"Kami telah menyita uang Rp500 juta sebagai barang bukti dari saksi MR," ungkapnya.

Penyitaan tersebut menambah nilai barang bukti yang dikantongi pihaknya menjadi sekitar Rp587 juta. Sebelumnya, Kejari telah mengamankan uang sejumlah Rp87 juta.

Meski begitu, belum ada penambahan jumlah tersangka dalam kasus dugaan korupsi ini. Namun, pihaknya membuka kemungkinkan adanya tersangka baru bila dalam pemeriksaan ditemukan fakta baru.

"Untuk saat ini baru mantan Dirut PDSMU yang kami tetapkan sebagai tersangka," cetusnya.

Tersangka dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 serta Pasal 9 UU Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun.

Total saksi yang sudah diperiksa sendiri 22 orang. Dia menjamin pendalaman kasus akan terus dilakukan hingga tuntas.

Berdasarkan penghitungan penyidik, kerugian Negara dalam kasus ini sejumlah Rp2 miliar. Namun, pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), maupun inspektorat Pemkab Majalengka.

Editor: Arditya Pramono

artikel terkait

dewanpers