web analytics
  

Seto Mulyadi Sarankan Anak TK Tidak Usah Ikut PJJ

Sabtu, 10 Oktober 2020 12:33 WIB
Umum - Pendidikan, Seto Mulyadi Sarankan Anak TK Tidak Usah Ikut PJJ, seto mulyadi,Kak Seto Mulyadi,pembelajaran jarak jauh (PJJ)

Ilustrasi (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Seto Mulyadi menyarankan bahwa sebaiknya anak-anak usia dini atau yang masih belajar pada tingkat taman kanak-kanak (TK) tidak dilibatkan dalam pembelajaran jarak jauh secara daring.

Psikolog yang akrab disapa Kak Seto itu mengingatkan bahwa penyampaian pembelajaran yang kurang tepat justru bisa membuat mereka stres.

Kak Seto mengatakan, pola pikir pertama yang harus diubah adalah mengganti istilah "belajar dari rumah" menjadi "belajar di rumah" bersama keluarga. Hal ini sebisa mungkin diterapkan pada anak-anak usia dini atau anak-anak TK.

"Saya menganjurkan jangan belajar jarak jauh, kenapa enggak belajar jarak dekat bersama dengan ayah dan bunda di rumah. Ada anak TK dari jam 7 pagi sampai jam 12 siang menatap ke layar, akhirnya pusing tujuh keliling, akhirnya stres dan marah-marah, akhirnya malah benci belajar," kata Kak Seto dalam bincang-bincang virtual, Jumat (9/10).

Saat belajar di rumah, menurut Kak Seto, materi pelajaran dari guru dapat  disampaikan ke orang tua dan orang tua yang menyampaikan kepada anak-anak dengan gaya masing-masing. Ia menyebut, yang penting kompetensinya bisa terbentuk.

Kak Seto menjelaskan, ada lima inti penting dari kurikulum yaitu etika, estetika, ilmu pengetahuan, teknologi, nasionalisme, dan kesehatan. Kelima hal tersebut harus disampaikan dengan ramah, kreatif, dan penuh dengan rasa persahabatan kepada anak sehingga bisa mencapai hasil yang optimal.

"Anak usia dini diajak, 'Ayo belajar' nanti dia akan melawan, tapi coba, 'Ayo kita bermain'. Jadi bermain gembira karena dunia anak adalah bermain. Melalui bermain ya belajar, belajar etika soal sopan-santun, menghormati orang lain, bekerja sama," ujar Kak Seto.

Sementara itu, ilmu pengetahuan dan teknologi dapat diberikan kepada anak secara bertahap sesuai dengan perkembangan usianya. Orang tua diharapkan tidak memaksakan anak untuk menguasai semua kurikulum pendidikan, terlebih pada anak TK.

"Yang paling utama adalah suasananya gembira, dunia anak adalah bermain dan gembira. Kalau semuanya atas nama kurikulum, semua serba harus bisa, nanti tidak sesuai dengan kejiwaannya," kata Kak Seto.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Andres Fatubun

terbaru

Startup Digital Akan jadi Mata Kuliah Wajib?

Pendidikan Selasa, 11 Mei 2021 | 23:40 WIB

Kementerian Kominfo bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Ris...

Umum - Pendidikan, Startup Digital Akan jadi Mata Kuliah Wajib?, Startup Digital,Merdeka Belajar,mata kuliah wajib,Kampus Merdeka

SMK Puragabaya Jadi SMK Pertama di Bandung yang Gunakan Teknologi Virt...

Pendidikan Kamis, 6 Mei 2021 | 18:11 WIB

Bekerja sama dengan PT Citra Wahana Teknologi Millealab, SMK Puragabaya Kota Bandung menjadi SMK pertama di Kota Bandung...

Umum - Pendidikan, SMK Puragabaya Jadi SMK Pertama di Bandung yang Gunakan Teknologi Virtual Reality, SMK Puragabaya Bandung,VR (Virtual Reality),teknologi VR SMK Puragabaya Bandung,PT Citra Teknologi Wahana Millealab

ASPIKOM Korwil Jabar Gelar Webinar 'Penelitian di Masa Pandemi'

Pendidikan Kamis, 6 Mei 2021 | 13:28 WIB

Asosiasi Prodi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Koordinator Wilayah Jawa Barat Departemen Penelitian Pengembangan dan PKM Bidan...

Umum - Pendidikan, ASPIKOM Korwil Jabar Gelar Webinar 'Penelitian di Masa Pandemi', aspikom jabar,Aspikom,Webinar Aspikom,Penelitian di Masa Pandemi

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2021 Resmi Dibuka, Catat Jadwal dan Syaratny...

Pendidikan Rabu, 5 Mei 2021 | 10:36 WIB

Pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 2021 resmi dibuka. Mulai 4 Mei 2021, calon pendaftar sudah...

Umum - Pendidikan, Pendaftaran Beasiswa LPDP 2021 Resmi Dibuka, Catat Jadwal dan Syaratnya!, beasiswa LPDP 2021,jadwal pendaftaran beasiswa LPDP 2021,seleksi beasiswa LPDP 2021,LPDP,Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP),Beasiswa LPDP,cara daftar beasiswa LPDP 2021,daftar berguruan tinggi beasiswa LPDP 2021

Hati-hati Daftar PTS! Cermati Biar Tidak Tertipu Kampus Ilegal

Pendidikan Kamis, 29 April 2021 | 14:09 WIB

Mahasiswa yang terdaftar di perguruan tinggi ilegal, hasil pendidikannya tidak akan bisa digunakan untuk urusan-urusan s...

Umum - Pendidikan, Hati-hati Daftar PTS! Cermati Biar Tidak Tertipu Kampus Ilegal, Daftar PTS,Tips Daftar PTS,Cara Daftar Perguruan Tinggi Swasta,Kemendikbudristek,calon mahasiswa,memilih perguruan tinggi swasta,perguruan tinggi swasta (PTS),perguruan tinggi ilegal,Kampus ilegal,SK Mendikbud,Ciri Kampus Ilegal

Tantangan Profesi Komunikasi Kian Berat

Pendidikan Selasa, 27 April 2021 | 14:37 WIB

Tantangan Profesi Komunikasi Kian Berat

Umum - Pendidikan, Tantangan Profesi Komunikasi Kian Berat, Aspikom,aspikom jabar,ilmu komunikasi,Media Sosial,netizen,disrupsi

Buahkan Leader University, IKA Unpad Dukung Pelaksanaan Kampus Merdeka

Pendidikan Sabtu, 24 April 2021 | 16:26 WIB

Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unpad turut berperan aktif dalam mendukung kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM)...

Umum - Pendidikan, Buahkan Leader University, IKA Unpad Dukung Pelaksanaan Kampus Merdeka, IKA Unpad,Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM),Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unpad,kebijakan MBKM

Heboh Isu Uang Pangkal Jalur Mandiri 'Selangit' untuk Lolos PTN, Ini R...

Pendidikan Kamis, 22 April 2021 | 15:58 WIB

Heboh di media sosial Twitter mengenai kabar besaran uang pangkal yang ada pada ujian mandiri untuk masuk ke perguruan t...

Umum - Pendidikan, Heboh Isu Uang Pangkal Jalur Mandiri 'Selangit' untuk Lolos PTN, Ini Respons UPI, Uang Pangkal Jalur Mandiri,Cara Lolos PTN,Tips Lolos PTN,Cara mudah loloh universitas negeri,Media Sosial,Twitter,besaran uang pangkal,Perguruan Tinggi,peluang lolos ujian mandiri,Seleksi Mandiri di UPI

artikel terkait

dewanpers