web analytics
  

Kondisi Membaik, 10 Pasien Covid-19 Klaster Pesantren Tasik Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2020 10:50 WIB Heru Rukanda
Umum - Regional, Kondisi Membaik, 10 Pasien Covid-19 Klaster Pesantren Tasik Dipulangkan, klaster pesantren Tasikmalaya,Pesantren Tasikmalaya terpapar Covid-19,pesantren Tasikmalaya

Rusunawa Universitas Negeri Siliwangi (UNS) tempat isolasi pasien Covid-19 Tasikmalaya. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Kondisi pasien Covid-19 klaster pesantren yang menjalani perawatan dan isolasi di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Universitas Negeri Siliwangi (UNS) Tasikmalaya, terus membaik.

Sampai saat ini jumlah pasien yang dirawat di Rusunawa UNS berjumlah 66 orang. Sebelumnya yang dirawat sebanyak 76 orang.

"Sudah ada 10 pasien yang dipulangkan karena kondisinya membaik. Kondisi pasien yang dirawat rusunawa pun terus membaik. Progres kesehatan sangat baik," ujar Kepala Bagian (Kabid) Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr Titie, Jumat (9/10/2020).

Kami terus melakukan pemantauan kepada 66 pasien yang saat ini masih dirawat. Mudah-mudahan semuaya segera pulih.

"Setelah masa inkubasi selesai selama 14 hari, kami akan cek kembali kondisi kesehatannya sebelum dipulangkan," tambah Titie.

Data kasus Covid-19 di Kota Tasikmalaya hingga Jumat (9/10/2020) jumlahnya sebanyak 268 kasus, dengan total aktif 172 kasus. Terdapat penambahan kasus sebanyak 5 orang dan kasus sembuh sebanyak 3 orang.

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat mengatakan, pihaknya masih melakukan tracing terhadap kontak erat dari klaster pesantren baru. Mudah-mudahan jumlahnya tidak banyak kasus baru.

"Dari klaster pesantren baru masih dilakukan tracing pengambilan sampel karena santrinya banyak bahkan hingga ribuan," ujar Uus.

Uus menambakan, proses penanganan Covid-19 di pesantren akan dilakukan dengan cara memulangkan pasien yang sehat. Sementara itu pasien yang sakit menjalani isolasi di pesantren dengan pemantauan ketat dinas kesehatan.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers