web analytics
  

Konsumsi Berita Negatif Bisa Picu Bunuh Diri

Kamis, 8 Oktober 2020 23:17 WIB Suara.com
Umum - Nasional, Konsumsi Berita Negatif Bisa Picu Bunuh Diri, Berita Negatif,Bunuh Diri

Ilustrasi -- Depresi. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Media sosial saat ini memang menjadi gaya hidup dari masyarakat. Dari Medsos mereka bisa melakukan apa aja, mulai dari yang positif hingga negatif. 

Bagi yang tidak kuat, medsos juga kadang bisa menjerumuskan si pengguna. 

Salah satunya bunuh diri. Ada beberapa faktor yang bisa membuat seseorang memutuskan untuk menghilangkan nyawanya sendiri, salah satunya terinspirasi metode orang lain yang dipaparkan media massa secara detail.

Terkait ini, founder & Adviser of Into The Light, Benny Prawira Siawu menyarankan, media massa sebaiknya menghindari menyebutkan metode ditambah sebab tunggal dalam pemberitaan kasus bunuh diri.

"Metode (bunuh diri) dan sebab tunggal harus dihindari. Metode bisa memberikan inspirasi harus dihindari, sementara (informasi yang hanya mengungkapkan) sebab tunggal bisa menyebabkan orang yang depresi atau tertekan karena hal sama bisa merasa bunuh diri sebagai jalan keluar yang sama," kata dia dalam media workshop "Panduan Pemberitaan Bunuh Diri dan Kesehatan Mental" yang digelar daring, Kamis (8/10/2020). 

Pemberitaan bunuh diri aktor Robin Williams pada tahun 2014 bisa menjadi contoh.

Research Scientist, Facebook, Moira Burke, menuturkan, hasil studi yang yang dia lakukan bersama tim dalam jurnal "National Academy od Sciences" pada Juli lalu mengungkapkan, kasus bunuh diri meningkat 10 persen dalam lima bulan di Amerika Serikat setelah pemberitaan bunuh diri Robin.

Selain itu, dia dan tim juga menemukan ada peningkatan 32 persen kasus bunuh diri menggunakan metode yang sama dengan sang aktor.  

Burke mencatat, sekitar 60 persen yang dia teliti (1.000 artikel berbahasa Inggris terkait bunuh diri yang paling banyak dibagikan) tidak menyertakan informasi yang melindungi seperti pencegahan bunuh diri dan bantuan terkait kesehatan mental.

Mayoritas isi artikel justru membeberkan elemen berbahaya seperti metode bunuh diri, lokasi, isi surat bunuh diri, informasi pribadi tentang orang yang sudah meninggal, membuat pemberitaan yang sensasional, menyederhanakan alasan bunuh diri seseorang dan memberikan kesan bahwa tindakan bunuh bisa dibenarkan.

Mengenai hal itu, Benny menuturkan, informasi detail terkait bunuh diri ini justru bisa mempengaruhi kelompok masyarakat yang berada dalam keadaan rentan misalnya orang yang memiliki gejala depresi.

Mereka dapat saja merasa "sejalan" dengan apa yang diinformasikan, kemudian ada dorongan untuk menghilangkan nyawa sendiri yang semakin intens.

"Pemberitaan tidak sehat ini mempengaruhi kelompok yang rentan. Misalnya remaja. Kalau melihat angka depresi di Indonesia ada 1 dari 3 remaja kita yang berusia 15-19 tahun memiliki setidaknya satu gejala depresi. Jadi harus hati-hati sekali terkait pemberitaan kita ternyata mempengaruhi generasi muda kita," tutur dia.

Media Sosial

Media sosial juga bisa berpengaruh pada tindakan bunuh diri.

Sebuah studi pada tahun 2012 dalam American Journal Public Health mengungkapkan, cyberbullying dan  pelecehan di dunia maya menjadi alasan meningkatnya risiko tindak bunuh diri ini.

Peneliti menemukan, korban cyberbullying dilaporkan dua kali lebih mungkin mencoba bunuh diri ketimbang mereka yang bukan korban. Sementara untuk para pelaku kemungkinanya sebesar 1,5 kali lebih tinggi dibanding korban atau bukan pelaku.

Studi lainnya yang diterbitkan dalam Journal of Abnormal Psychology mengemukakan, meningkatnya angka depresi remaja di Amerika Serikat hingga lebih dari 60 persen pada 2009-2017 salah satunya dipicu media sosial.

Depresi sendiri, pada tahap berat salah satunya ditandai ada upaya bunuh diri, kata psikiater Asosiasi Psikiatri Indonesia wilayah DKI Jakarta, Dr. Eva Suryani.

Dari sisi pemberitaan, Burke menyarankan adanya elemen informasi pencegahan yakni pilihan penanganan, layanan hotline bunuh diri, penjelasan bagaimana orang bisa membantu, atau kisah seseorang yang berhasil mengatasi pikiran bunuh diri.

Dia juga menekankan penulisan artikel menggunakan bahasa yang lebih aman ketimbang sensasional untuk mengurangi kemungkinan "penularan" perilaku bunuh diri.

Menurut Burke, pemberitaan yang menerapkan pedoman semacam ini justru bisa meningkatkan interaksi di Facebook. Dia mencatat adanya peluang kenaikkan jumlah re-share sebesar 19 persen untuk setiap panduan yang diikuti.

Hal senada juga diungkapkan Benny yang berlatarbelakang pendidikan psikologi. Dia merekomendasikan adanya informasi faktor bunuh diri yang kompleks, disertai pendapat para ahli terkait kasus bunuh diri yang diangkat, paparan yang mematahkan mitos bunuh diri dan stigma negatif seputar gangguan kesehatan mental.  

"Informasi yang melindungi pembaca dari upaya bunuh diri. Selalu tentang edukasi bunuh diri tidak selalu disebabkan faktor tunggal misalnya, cara mencegahnya," kata dia.

Sebaliknya, Benny tidak menyarankan paparan informasi teknis seseorang melakukan bunuh diri, melabeli bunuh diri dengan hal supernatural dan penggambaran yang meremehkan gangguan jiwa.

Sementara dari sisi media sosial, Head of Safety Instagram, Vaishnavi J, mengatakan, pengguna bisa memanfaatkan sejumlah fitur yang tersedia untuk mencegah kecemasan atau perundungan hingga pencegahan tindak bunuh diri.

Di Instagram sendiri, sudah ada fitur-fitur semacam ini antara lain fitur Batasi, Senyap, kontrol komentar dan fitur pelaporan untuk membantu menghubungi  pihak otoritas jika mengetahui seseorang melakukan tindak yang membahayakan dirinya dan orang lain.

"Saat seseorang melihat unggahan bunuh diri, kami punya tim global 24/7 yang mempioritaskan laporan yang serius termasuk bunuh diri. Kami dorong pengguna menghubungi layanan hotline kami. Opsi laporan untuk mempermudah pelaporan sehingga kami bisa mudah membantu memberi pertolongan," demikian tutur Vaishnavi.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Ucapan Selamat Idul Fitri yang Benar

Nasional Rabu, 12 Mei 2021 | 17:33 WIB

Ucapan Selamat Idul Fitri yang Benar dan Arti Taqaballahu Minna wa Minkum. Arti dari Taqaballahu Minna wa Minkum adalah...

Umum - Nasional, Ucapan Selamat Idul Fitri yang Benar, ucapan selamat idul fitri,ucapan selamat lebaran,ucapan selamat lebaran,ucapan selamat lebaran 2021,Lebaran 2021,Idul Fitri 2021

Link Download Gratis Takbiran Uje MP3 untuk Lebaran Idul Fitri 2021

Nasional Rabu, 12 Mei 2021 | 17:21 WIB

Menjelang Lebaran 2021, banyak hal yang disiapkan. Orang-orang juga mulai mencari lantunan mp3 takbiran, salah satunya T...

Umum - Nasional, Link Download Gratis Takbiran Uje MP3 untuk Lebaran Idul Fitri 2021, takbiran uje mp3,takbiran 2021,download takbiran mp3,takbiran mp3,Idulfitri 2021,Lebaran 2021,Lebaran Idul fitri 2021

Jamaah Tarekat Naqsyabandiyah Rayakan Idulfitri Hari ini

Nasional Rabu, 12 Mei 2021 | 17:09 WIB

Jamaah Tarekat Naqsyabandiyah di Padang, Sumatera Barat, sudah merayakan Idul Fitri 1442 H hari ini, Rabu, 12 Mei 2021.

Umum - Nasional, Jamaah Tarekat Naqsyabandiyah Rayakan Idulfitri Hari ini, jamaah Tarekat Naqsyabandiyah,jamaah Tarekat Naqsyabandiyah lebaran,Idulfitri 2021,Lebaran Idul fitri 2021,Lebaran 2021

Makna Minal Aidin Wal Faizin, Ucapan Spesial Saat Idul Fitri

Nasional Rabu, 12 Mei 2021 | 15:58 WIB

Kalimat 'minal aidin wal faizin' sering diucapkan kepada sesama muslim saat merayakan lebaran atau Idul Fitri. Namun, ta...

Umum - Nasional, Makna Minal Aidin Wal Faizin, Ucapan Spesial Saat Idul Fitri, Idulfitri 2021,ucapan idulfitri 2021,ucapan idul fitri,Minal Aidin Wal Faizin,arti Minal Aidin Wal Faizin,ucapan Minal Aidin Wal Faizin yang benar

462.560 Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

Nasional Rabu, 12 Mei 2021 | 14:41 WIB

PT Jasa Marga mencatat 462.560 unit kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-7 sampai H-2 Lebaran (6-12 Mei 2021...

Umum - Nasional, 462.560 Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek, Larangan Mudik,Larangan Mudik 2021,Mudik 2021,Kendaraan keluar tol jabodetabek,kendaraan keluar jabodetabek,Idulfitri 2021,Lebaran Idul fitri 2021

121.026 Narapidana Muslim Dapat Remisi Lebaran

Nasional Rabu, 12 Mei 2021 | 14:36 WIB

Sebanyak 121.026 narapidana muslim di seluruh lapas Indonesia menerima pengurangan masa pidana atau Remisi Khusus (RK)...

Umum - Nasional, 121.026 Narapidana Muslim Dapat Remisi Lebaran , Remisi Lebaran,remisi idulfitri,remisi idulfitri 2021,Idul fitri 20210,Lebaran Idul fitri 2021

Pimpinan Hamas Kirim Surat ke Jokowi, Begini Isinya

Nasional Rabu, 12 Mei 2021 | 14:31 WIB

Kepala Hamas Palestina, Ismail Haniyeh, mengirimkan salam dan perhargaan melalui suratnya bagi Presiden Jokowi dan warga...

Umum - Nasional, Pimpinan Hamas Kirim Surat ke Jokowi, Begini Isinya, Hamas,pimpinan hamas,Palestina,Israel Palestina,Warga Palestina,serangan israel

Masa Libur Lebaran, Jangan Sampai Lepas Masker !

Nasional Rabu, 12 Mei 2021 | 14:25 WIB

Di masa libur lebaran kali ini masyarakat disarankan tetap waspada dengan memakai masker setiap saat.

Umum - Nasional, Masa Libur Lebaran, Jangan Sampai Lepas Masker !, Libur Lebaran,masker,Masker Covid-19,masker saat libur lebaran,Lebaran 2021,Idul Fitri 2021,lebaran  idul fitri 2021
dewanpers