web analytics
  

Waduh! Nikotin Bisa Bertahan Berminggu-minggu di Dalam Tubuh

Kamis, 8 Oktober 2020 21:48 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Waduh! Nikotin Bisa Bertahan Berminggu-minggu di Dalam Tubuh, Rokok,Nikotin

Rokok. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Nikotin di dalam tembakau merupakan senyawa kimia yang akan bertahan di dalam tubuh setelah seseorang merokok.

Sebenarnya, tes nikotin yang mengambil sampel dari rambut, urine, air liur, atau darah, tidak benar-benar menguji nikotinnya. Tetapi produk sampingannya, yaitu kotinin.

"Di dalam tubuh, nikotin dipecah menjadi turunannya, yang terpenting adalah kotinin," kata Anis Rehman, MD, asisten profesor di departemen penyakit dalam di Southern Illinois University, dilansir Insider.

Ia menambahkan, kotinin biasanya bertahan lebih lama daripada nikotin di dalam tubuh.

Dalam sampel urine, nikotin dan kotinin dapat terdeteksi hingga tiga minggu. Sedangkan pada rambut, senyawa ini dapat menetap hingga satu tahun pada perokok berat.

Selain kapan waktu terakhir merokok, ada faktor lain yang menentukan berapa lama nikotin berada di dalam tubuh:

1. Intensitas merokok

Penentu paling signifikan dari berapa lama nikotin bertahan di sistem tubuh adalah kuantitas dan frekuensi merokok.

"Semakin banyak seseorang menggunakan produk tembakau, semakin tinggi konsentrasi nikotin dan kotinin," jelas Sharita E. Warfield, MD, seorang dokter pengobatan darurat bersertifikat.

2. Usia

Seiring bertambahnya usia, metabolisme cenderung melambat dan menjadi kurang aktif. Artinya, tubuh juga akan memetabolisme nikotin pada tingkat yang lebih lambat yang membuat nikotin berada di dalam tubuh lebih lama juga.

3. Pengobatan

Minum obat tertentu dapat mengubah seberapa cepat tubuh memproses nikotin.

"Misalnya, antibiotik dan fenobarbital (obat untuk mengendalikan kejang) dapat mempercepat metabolisme, sedangkan antijamur dan beberapa obat hipertensi dapat memperlambat metabolisme," sambung Warfield.

4. Tingkat hormon

Perempuan cenderung memetabolisme nikotin lebih cepat daripada pria, kata Rehman.

"Perempuan hamil atau mereka yang menjalani terapi penggantian estrogen akan membersihkan nikotin lebih cepat karena estrogen dapat membuat metabolisme nikotin lebih cepat," katanya.

Sebenarnya, lamanya waktu nikotin bertahan di dalam tubuh tergantung pada sampel yang diuji, tetapi biasanya berkisar dari beberapa hari hingga beberapa minggu.

Kebiasaan seperti mengonsumsi makanan yang sehat dan minum lebih banyak air dapat membantu membersihkan tubuh dari nikotin lebih cepat.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers