web analytics
  

Sebut Klaster Pesantren 'Limbah', Ketua DPRD Kuningan Diminta Mundur

Kamis, 8 Oktober 2020 05:21 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Sebut Klaster Pesantren 'Limbah', Ketua DPRD Kuningan Diminta Mundur, Pesantren Husnul Khotimah,Ponpes Husnul Khotimah,Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Nuzul Rachdy,Klaster pesantren Jabar,Klaster pesantren Covid-19

Ilustrasi -- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat mengunjungi Ponpes Husnul Khotimah, Selasa (29/9/2020). (dok. Humas Pemprov Jabar)

KUNINGAN, AYOBANDUNG.COM -- Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Nuzul Rachdy didesak mundur menyusul insiden lisan terkait kluster Covid-19 di Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Kabupaten Kuningan.

Desakan mundur datang dari Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Jawa Barat. Mereka mempersoalkan diksi "limbah" yang digunakan Nuzul di hadapan media massa saat menanggapi kluster Husnul Khotimah.

Insiden itu terekam kamera dan belakangan menyedot perhatian publik. Keluarga besar Ponpes Husnul Khotimah dan beragam elemen masyarakat lain pun mengecam pernyataan tersebut sebab dinilai telah melecehkan.

"Pesantren selama ini dianggap sebagai tempat mulia, sehingga ungkapan 'limbah' telah merendahkan keberadaannya," Ketua Umum Pimpinan Wilayah GPII Jabar, Irwan Sholeh Amir, Rabu (7/10/2020).

Pihaknya merasa, narasi yang dibangun Nuzul hanya memperkeruh suasana kala pandemi Covid-19 belum usai. Pernyataan itu bahkan dianggap menghina lembaga pendidikan yang konsisten menjaga moral (akhlak) masyarakat berdasarkan tuntunan agama Islam.

"Kami melihat ini sebagai persoalan serius karena yang menghina Ponpes Husnul Khotimah seorang wakil rakyat, ketua DPRD Kabupaten Kuningan," ungkapnya.

Sikap Nuzul, kata dia, sungguh melukai perasaan umat Islam. Meski telah mengklarifikasi dan memohon maaf secara terbuka, dia menilai Nuzul seolah tak memiliki iktikad baik dan penyesalan.

Klarifikasi yang disampaikan Nuzul dipandang lebih sebagai pembelajaran diri. Permintaan maafnya pun tak terasa tulus, melainkan lebih didasari desakan masyarakat.

"Karena itu, PW GPII Jabar mendesak Nuzul Rachdy mundur dari jabatannya sebagai ketua DPRD Kabupaten Kuningan sebagai bukti penyesalan karena telah mencoreng nama baik Ponpes Husnul Khotimah," tegasnya.

Pihaknya mendukung keluarga besar Ponpes Husnul Khotimah untuk menggunakan jalur hukum karena diduga ada unsur pencemaran nama baik dan penghinaan.

"Semua sama di mata hukum, jangan ada diskriminasi, tegakkan supremasi hukum agar keadilan bisa dirasakan semua," ungkapnya.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

3 Penghuni Lapas Cianjur Edarkan Narkotika Pakai Kemasan Susu Cair

Regional Senin, 25 Januari 2021 | 19:11 WIB

Tiga penghuni lembaga pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Cianjur ditangkap jajaran Satnarkoba Polres Cianjur di ruang tahan...

Umum - Regional, 3 Penghuni Lapas Cianjur Edarkan Narkotika Pakai Kemasan Susu Cair, Lapas Cianjur,Polres Cianjur,Penghuni Lapas Edarkan Narkotika

Bejat! Ayah Perkosa Anak Kandung 50 Kali hingga Hamil 2 Bulan

Regional Senin, 25 Januari 2021 | 19:04 WIB

Polresta Tasikmalaya menangkap dan menahan OS (50), terduga pelaku pemerkosaan terhadap anak kandungnya hingga hamil 2 b...

Umum - Regional, Bejat! Ayah Perkosa Anak Kandung 50 Kali hingga Hamil 2 Bulan, Ayah Perkosa Anak Kandung,Polresta Tasikmalaya,kriminal Tasikmalaya

Survei Prokes di Jabar: Kota Bandung Paling Patuh Pakai Masker

Regional Senin, 25 Januari 2021 | 16:09 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan hasil survey kepatuhan penerapan protokol kesehatan di 27 kota/kabupaten se...

Umum - Regional, Survei Prokes di Jabar: Kota Bandung Paling Patuh Pakai Masker, Survei Pemprov Jabar,Survei Prokes Pemprov Jabar,Kota Bandung,Kota Bandung Paling taat pakai masker,Pemkot Bandung

Polisi Selidiki Ambruknya Plafon Masjid Islamic Center Indramayu

Regional Senin, 25 Januari 2021 | 15:33 WIB

Polisi akan menyelidiki peristiwa di balik ambruknya plafon/langit-langit Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan, Kabup...

Umum - Regional, Polisi Selidiki Ambruknya Plafon Masjid Islamic Center Indramayu, Masjid Islamic Center Indramayu,Masjid Indramayu Ambruk,Indramayu,Atap Masjid Islamic Center Indramayu ambruk,Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan

Waspada! Penjual Hexymer Online Menyasar Pelajar

Regional Senin, 25 Januari 2021 | 15:31 WIB

Satnarkoba Polres Tasikmalaya berhasil menangkap dua tersangka pengedar psikotropika jenis hexymer yang dijual secara on...

Umum - Regional, Waspada! Penjual Hexymer Online Menyasar Pelajar, Penjual Hexymer Online Tasik,Penjual Hexymer Online,Penjual Hexymer,narkoba tasik

PPKM di Kabupaten Cirebon Bakal Diperpanjang, Ini Alasannya

Regional Senin, 25 Januari 2021 | 15:26 WIB

Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Cirebon diperpanjang hingga Februari 2021, menyusul...

Umum - Regional, PPKM di Kabupaten Cirebon Bakal Diperpanjang, Ini Alasannya, PPKM Cirebon,ppkm kabupaten cirebon,covid-19 cirebon,Berita Cirebon,Bupati Cirebon,Imron Rosyadi

Bocah 10 Tahun di Tasik Tewas Tenggelam dalam Sumur Kolam Ikan

Regional Senin, 25 Januari 2021 | 14:54 WIB

Bocah sepuluh tahun berinisial AP, warga Kampung peuyeum, RT 02, RW 01, Kelurahan Setiawargi, Kecamatan Tamansari, Kota...

Umum - Regional, Bocah 10 Tahun di Tasik Tewas Tenggelam dalam Sumur Kolam Ikan, Bocah tenggelam di toren,Bocah tenggelam Tasik,Bocah tenggelam di sumur,Bocah tenggelam di kolam ikan,Berita Tasik

Cianjur Jadi Tuan Rumah HPN Jabar 2021

Regional Senin, 25 Januari 2021 | 14:48 WIB

Kabupaten Cianjur dipastikan menjadi tuan rumah peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 tingkat Jawa Barat, setelah men...

Umum - Regional, Cianjur Jadi Tuan Rumah HPN Jabar 2021, HPN Jabar 2021,Cianjur Jadi Tuan Rumah HPN Jabar 2021,Cianjur tuan Rumah HPN Jabar 2021,Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat,Kabupaten Cianjur
dewanpers