web analytics
  

BANDUNG HARI INI: Menggugat Kematian Mahasiswa ITB Rene Louis Coenraad

Rabu, 7 Oktober 2020 11:46 WIB Tri Joko Her Riadi
Bandung Raya - Bandung, BANDUNG HARI INI: Menggugat Kematian Mahasiswa ITB Rene Louis Coenraad, Rene Louis Coenraad,Rene Louis Conrad,Insiden Berdarah ITB 1970,Hubungan Mahasiswa dan Militer,Rum Aly,Demo Mahasiswa di Bandung

karikatur karya Deni Sudiana yang dimuat di mingguan Mahasiswa Indonesia terkait insiden berdarah di ITB. (https://socio-politica.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Suasana Bandung pagi itu mencekam. Ribuan mahasiswa berarak melintasi jalan-jalan utama di pusat kota. Kemarahan jelas tergambar dalam kalimat-kalimat yang tertulis di poster-poster yang dibentangkan.

Pagi itu tidak ada satu pun aparat yang siaga mencegahnya. Mereka semua dikandangkan agar tidak terjadi bentrok.

“Massa berbaris melebar memenuhi jalan dengan panjang tak kurang dari 3 kilometer, atau mungkin lebih. Seluruh bendera diminta mahasiswa untuk dikibarkan setengah tiang, tak terkecuali bendera negara-negara peserta konperensi Organisasi Islam Asia-Afrika,” tulis Rum Aly dalam bukunya “Menyilang Jalan Kekuasaan Militer Otoriter” (2004).

Demonstrasi besar-besaran oleh mahasiswa Bandung pada 7 Oktober 1970 itu dipicu kematian seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB), Rene Louis Coenraad, sehari sebelumnya. Pemuda gondrong itu tewas dianiaya para taruna Akabri (Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia) Kepolisian di Jalan Ganesha di depan gerbang kampus. Terdapat lubang peluru di bahu kiri dan pundak.

Rum Aly membagikan beberapa bagian buku “Menyilang Jalan Kekuasaan Militer Otoriter” di situs blog yang ia kelola https://socio-politica.com/. Tentang insiden berdarah di ITB ini, ia menuliskannya dalam tiga seri artikel. Rum Aly merupakan bekas pemimpin redaksi Mahasiswa Indonesia, mingguan yang terbit di Bandung sebelum dibredel pada Januari 1974. 

Razia Rambut Gondrong

Akar insiden berdarah di ITB yang kemudian memicu gelombang demonstrasi itu adalah urusan rambut gondrong. Terdengar sepele, tapi itulah yang terjadi.

Pada tahun 1970-an, rambut gondrong menjadi tren di kalangan anak muda Kota Bandung. Ketika polisi memulai razia rambut gondrong tanpa dasar hukum yang jelas, letupan gejolak mulai bermunculan. Para mahasiswa memprotes kebiasaan para taruna yang seenaknya memangkas rambut orang.

Rum Aly mencatat, pada 26 September 1970 Dewan Mahasiswa (DM) ITB menerbitkan pernyataan yang isinya mengecam aksi-aksi pengguntingan rambut itu sebagai “pemerkosaan hak-hak azasi perseorangan”. Tindakan itu juga disebut “tanpa dasar-dasar hukum yang sah dan alasan-alasan yang masuk akal”.

Berbagai cara dilakukan untuk meredakan ketegangan hubungan antara mahasiswa dan taruna di Bandung. Selain pertemuan para perwakilannya, diadakanlah pertandingan sepak bola persahabatan. Waktu dan tempat disepakati: 6 Oktober 1970 di dalam kampus ITB.

Dalam pertandingan sepak bola itu, tim taruna Akabri Kepolisian kebobolan dua gol tanpa balas. Namun, bukan kekalahan itu yang membuat merah telinga. Yel-yel para mahasiswa yang jadi supporter itulah yang sulit diterima para taruna. Bentrokan terjadi di kompleks lapangan sepak bola itu, dengan diwarnai beberapa letusan senjata api, namun situasi berhasil dikendalikan.   

Ditemukan di Gudang Kantor Polisi

Rene Louis Coenraad tidak terlibat dalam pertandingan sepak bola yang berujung ricuh itu. Ia datang belakangan ke kampus bersama seorang temannya dengan mengendarai sepeda motor Harley Davidson. Ketika melintas di samping bus dan truk yang mengangkut rombongan para taruna, seseorang meludahinya. Itulah awal penganiayaan yang merenggut nyawa sang mahasiswa.

Rum Aly mengisahkan, beberapa mahasiswa hanya bisa menyaksikan penganiayaan itu dari jauh tanpa mampu membantu. Suasana kacau. Rentetan peluru ditembakkan para taruna, bukan hanya ke arah Rene Louis, tapi juga ke asrama mahasiswa ITB.  

Di ujung adegan, tubuh Rene Louis diseret dan dilemparkan ke bagian belakang sebuah jip. Tidak ada yang bisa memastikan ketika itu ia masih hidup atau tidak.

Sejurus kemudian, para mahasiswa mencari-cari keberadaan Rene Louis. Di berbagai rumah sakit di Bandung yang didatangi, tidak ditemukan sosok sang mahasiswa. Pencarian dilanjutkan ke Kantor Polisi Kota Besar Bandung di Jalan Merdeka.

Betapa terkejut para mahiswa mendapati jenazah kawan mereka tergeletak begitu saja di sebuah ruangan mirip gudang di kompleks markas polisi itu.

“Menurut laporan para mahasiswa yang dikutip oleh Mingguan Mahasiswa Indonesia, muka Rene remuk, darah mengucur dari lubang telinga, hidung, dan lubang-lubang bekas luka di sekujur tubuh,” tulis Rum Aly.

Ke Kediaman Presiden Soeharto

Gugatan atas kematian Rene Louis Coenraad tidak berhenti di Bandung. Pada 8 Oktober 1970, delegasi DM ITB diiringi sekitar 400-an mahasiswa mendatangi Kediaman Presiden Soeharto di Jalan Cendana. Mereka menyerahkan sepucuk surat yang meminta pemerintah meninjau ulang hubungan antara sipil dan militer. Pelanggaran hak warga sipil semakin sering terjadi.

“Tanpa pelaksanaan dari tuntutan-tuntutan itu, maka mahasiswa ITB tidak lagi menaruh kepercayaan kepada ABRI seabgai partner, pelindung rakyat Indonesia,” begitu bunyi penggal surat sebagaimana dikutip Rum Aly.

Pada 9 Oktober 1970, massa mahasiswa mendatangi sekaligus tiga lokasi penting di Bandung, yakni Markas Kodam VI Siliwangi, Kantor Gubernur Jawa Barat, serta Komdak (Komando Daerah Kepolisian) VII Langlang Buana. Di ketiga kantor instansi itu, mahasiswa menolak berdialog.

Para mahasiswa memilih melanjutkan aksi protes mereka di Alun-alun Bandung. Di sana, sejumlah dukungan untuk Gerakan DM ITB datang dari berbagai kampus di Bandung. Juga dari para dosen ITB.

Pada hari itu juga, 9 Oktober 1970, jenazah Rene Louis Coenraad dimakamkan di Jakarta.

Editor: Tri Joko Her Riadi

terbaru

Pemkot Bandung dan BNN Dorong Kelurahan Bersih Narkoba

Bandung Jumat, 22 Januari 2021 | 20:24 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia mendorong percep...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung dan BNN Dorong Kelurahan Bersih Narkoba, Pemkot Bandung,Badan Narkotika Nasional (BNN),Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar)

Oded Punya Formula Khusus Menekan Peredaran Narkoba

Bandung Jumat, 22 Januari 2021 | 19:28 WIB

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mempunyai formula khusus menekan peredaran narkoba. Formula itu adalah memperkuat keta...

Bandung Raya - Bandung, Oded Punya Formula Khusus Menekan Peredaran Narkoba, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial,Menekan Peredaran Narkoba,ketahanan keluarga

Ini Jurus Pemkot Bandung Cetak ASN Berkualitas

Bandung Jumat, 22 Januari 2021 | 18:40 WIB

Badan Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kota Bandung bakal menggelar program Manajemen Talenta pada tahun 2021 ini. Progra...

Bandung Raya - Bandung, Ini Jurus Pemkot Bandung Cetak ASN Berkualitas, Pemkot Bandung,ASN Kota Bandung,BKPP Kota Bandung

4.761 Nakes Kota Bandung Telah Divaksin Covid-19

Bandung Jumat, 22 Januari 2021 | 15:57 WIB

Total sementara nakes dan tenaga penunjang yang akan divaksinasi di tahap pertama sebanyak 25.000 orang.

Bandung Raya - Bandung, 4.761 Nakes Kota Bandung Telah Divaksin Covid-19, Tempat vaksinasi Covid-19 Bandung,Puskesmas vaksinasi Covid-19 Bandung,Cara vaksinasi Covid-19 Bandung,Vaksinasi Covid-19 Bandung

Kasus Covid-19 di Bandung Naik, Kesembuhan Turun

Bandung Jumat, 22 Januari 2021 | 15:43 WIB

Persentasi kematian menurun hingga 2,19% di bawah nasional.

Bandung Raya - Bandung, Kasus Covid-19 di Bandung Naik, Kesembuhan Turun, Covid-19 Bandung,Update Covid-19 Kota Bandung,tren positif Covid-19 Kota Bandung,Informasi Covid-19 Kota Bandung

25 Orang Positif Covid-19 di DPRD Kota Bandung, Oded: Mengagetkan

Bandung Jumat, 22 Januari 2021 | 13:00 WIB

Operasional kantor saat ini dihentikan dan pegawai yang positif telah diisolasi.

Bandung Raya - Bandung, 25 Orang Positif Covid-19 di DPRD Kota Bandung, Oded: Mengagetkan, Ketua DPRD Kota Bandung Positif Covid-19,DPRD Kota Bandung Covid-19,DPRD Kota Bandung,Wali Kota Bandung Oded M. Danial,Klaster DPRD Kota Bandung

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, PSBB Kota Bandung Dilanjut

Bandung Jumat, 22 Januari 2021 | 12:26 WIB

Di Kota Bandung, PPKM tersebut diterjemahkan menjadi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional.

Bandung Raya - Bandung, PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, PSBB Kota Bandung Dilanjut, PSBB Bandung dilanjutkan,PSBB Bandung,PPKM Jawa-Bali,PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, PSBB Proporsional Bandung

Pemkot Bandung Bahas Keputusan Perpanjangan PSBB Proporsional Hari Ini

Bandung Jumat, 22 Januari 2021 | 09:29 WIB

Perpanjangan akan dilakukan selama dua pekan ke depan terhitung setelah 25 Januari 2021.

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung Bahas Keputusan Perpanjangan PSBB Proporsional Hari Ini, PPKM Bandung,Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),PPKM Jawa-Bali,PPKM Kota Bandung,Jadwal PPKM Kota Bandung,PSBB Bandung, PSBB Proporsional Bandung
dewanpers