web analytics
  

Wasit Oki Dwi Putra: Penangguhan Liga Bagai Tsunami

Rabu, 7 Oktober 2020 11:12 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Olahraga - Sepak Bola, Wasit Oki Dwi Putra: Penangguhan Liga Bagai Tsunami, Wasit Oki Dwi Putra,Liga 1 2020 Ditunda,nasib liga 1 2020,Regulasi Liga 1 2020

Wasit Oki Dwi Putra. (Ayobandung.com/Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

ARCAMANIK, AYOBANDUNG.COM -- Penundaan lanjutan Liga 1 2020 tak hanya menimbulkan kekecewaan bagi para klub sepak bola Tanah Air. Respons serupa pun diberikan oleh para wasit kompetisi. 

Wasit Liga 1, Oki Dwi Putra Sanjaya mengaku kabar penundaan Liga ini membuat semua pelaku di kompetisi sepak bola terpukul. Setelah kompetisi ditangguhkan sekitar 6 bulan lamanya, kompetisi sepak pola diwacanakan kembali bergeliat. Namun penundaan kembali Liga ini akhirnya membuat motivasinya menurun.

Sejatinya, wasit berlisensi FIFA itu mengaku sempat bersemangat untuk meningkatkan kembali kondisi fisiknya setelah PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) memutuskan untuk melanjutkan Liga 1 2020. Maklum, bagi seorang wasit psikologis dan mental tak luput jadi perhatian agar siap ketika kembali bertugas di lapangan.

"Kalau denger kabar kayak gitu ya kecewa juga kemudian secara motivasi juga menurun. Karena dengan covid yang beberapa waktu kita berusaha latihan kembali meningkatkan performance sudah ada signal liga dimulai, secara psikologi dan mental kita sudah siap untuk bertugas kembali. Ketika kita sudah kembali dan kabar ditunda, bagi kami itu tsunami untuk kita," kata Oki di kediamannya, Rabu (7/10/2020).

Karenanya wasit asal Kota Bandung ini mengatakan, penundaan ini memiliki dampak besar untuk seluruh stakeholder sepak bola. Apalagi Liga 1 2020 sudah terhenti sejak pertengahan Maret lalu.

 "Bagi saya pribadi ini malapetaka buat kita semua karena ya itulah kita hanya profesional jalankan satu sisi di bidang jasa profesional do waist mau tidak mau dengan adanya pemberhentian tidak adanya pemasukan dan itu berjenjang beberapa bulan dan sudah kami lalui semua. Mau gak mau lah sekarang ditunda kembali dan belum pasti apa yang dikatakan kompetisi akan digelar, kita tidak tahu," katanya.

Oki hanya berharap pandemi covid-19 ini segera berakhir sehingga kompetisi bisa kembali berjalan. Terlebih Oki mengaku situasi ini bukan hanya dirinya yang mengalami tapi semua orang yang terlibat di industri sepak bola Tanah air terimbas dampak serupa.

Apalagi sepak bola menjadi tempat mencari nafkah dan tempat menggantungkan hidup bagi sebagian masyarakat hingga para atlet profesional.

"Saya mewakili rekan-rekan, kapan ini semua berakhir dan saya pun tidak tahu. Tapi marilah kita memikirkan yang pada intinya menafkahi keluarga, saya pribadi dan banyak semua seperti yang berjualan kopi di stadion, penjual kaos, semua lah, banyak yang terkait di situ. Mudah-mudahan ini bisa berlalu karena dapat mempengaruhi semua segi kehidupan, semua finansial, tidak hanya di negeri kita tapi semua," ujarnya.

Oki menambahkan, untuk saat ini dirinya hanya akan fokus menjaga kondisi fisiknya. Hal ini wajib dia lakukan agar saat ada kabar baik Liga 1 2020 kembali bergulir, dia dalam keadaan siap.

"Bersepeda saja, atau kalau, enggak, kita main bola seperti happy football tapi itupun tidak akan maksimal karena lain antara latihan dengan apa yang kita lakukan latihan secara intens di lapangan seperti wasit lain. Paling mensiasatinya dengan sprint pendek, senam senam, yang penting ada target dalam satu hari," ujarnya.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers