web analytics
  

Bandung Zona Merah, Bahaya! Jangan Pakai Masker di Dagu

Rabu, 7 Oktober 2020 09:06 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Bandung, Bandung Zona Merah, Bahaya! Jangan Pakai Masker di Dagu, Bandung Zona Merah,Cara Memakai Masker yang Benar,Cara Mencegah Virus Corona,Update Corona Bandung

[Ilustrasi] Demi mengurangi risiko tertular virus corona penyebab Covid-19, sebaiknya Anda tidak memakai atau menurunkan masker ke dagu. Hal ini dinilai membuat kinerja masker menjadi sia-sia. (Ayobandung.com/M Naufal H)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Senin (5/10/2020), mengumumkan Kota Bandung masuk zona merah corona. Selain Kota Bandung, keempat daerah lainnya yang masuk zona merah di Jabar yaitu Kabupaten Bandung Barat, Kota Bogor, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

Demi mengurangi risiko tertular virus corona penyebab Covid-19, sebaiknya Anda tidak memakai atau menurunkan masker ke dagu. Hal ini dinilai membuat kinerja masker menjadi sia-sia.

Juru bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, meminta masyarakat tidak menurunkan masker ke dagu. Alasannya, masker akan tercemar bakteri atau virus yang menempel di dagu.

“Turunkan masker ke dagu itu sama dengan mencemari bagian dalam masker dengan penyakit di dagu. Sehingga kalau kita naikkan lagi tidak berikan makna baik,” kata Yuri, Minggu (12/7/2020).

Jika terpaksa harus melepas masker, dia menyarankan, lebih baik melepaskannya saja daripada menurunkannya ke dagu.

"Kalau memang akan makan, akan bicara di satu forum, lepas maskernya, bukan turunkan ke dagu,” katanya.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas Covid-19) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat pandemi corona.

Pandemi COVID-19 telah mengubah tatanan kehidupan. Roda ekonomi mulai digerakkan dan di saat yang sama, masyarakat harus lebih waspada agar penyebaran virus dapat ditekan.

Adapun pencegah virus corona yang bisa dilakukan yakni dengan:

Pertama, #pakaimasker secara benar. Masker sekali pakai, seperti masker medis, hanya digunakan sekali. Masker kain harus dicuci sebelum digunakan kembali.

Kedua, selalu #jagajarak dengan siapapun di luar rumah dan hindari kerumunan.

Ketiga, #cucitangan pakai sabun dengan air mengalir selama minimal 20 detik.

Sebaran Virus Corona di Kota Bandung

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung mengumumkan data sebaran pandemi terkini per Selasa (6/10/2020). Ada banyak pergeseran nama dalam daftar 10 kelurahan dengan jumlah kasus positif aktif terbanyak. Cipedes dan Cipadung Kulon, masing-masing dengan 11 kasus, ada di puncak daftar.

Data sebaran pandemi di Bandung dapat diakses warga melalui situs web https://covid19.bandung.go.id/ yang dimutakhirkan setiap hari. Jumlah kasus positif aktif bergerak dinamis, dipengaruhi oleh tiga faktor, yakni jumlah kasus baru, jumlah kasus sembuh, serta jumlah kasus meninggal.

Sehari sebelumnya, Cijerah ada di urutan pertama kelurahan dengan jumlah kasus positif Covid-19 aktif terbanyak. Ada 16 kasus aktif di kelurahan yang jadi bagian dari Kecamatan Bandung Kulon tersebut. Namun per Selasa (6/10/2020), tinggal ada 10 kasus aktif di Cijerah, menempatkannya di urutan ke-3.

Sebaliknya, Cipedes mengalami peningkatan signifikan jumlah kasus positif aktif, dari sebelumnya 6 kasus menjadi saat ini 11 kasus. Sementara itu, jumlah kasus positif aktif di Cipadung Kulon tidak berubah dari angka 11 kasus.

Kasus positif aktif adalah kasus positif Covid-19 terkonfirmasi yang saat ini sedang menjalani perawatan berupa isolasi. Isolasi bisa dilakukan di rumah sakit, hotel, atau juga rumah. Kasus positif aktif berakhir ketika pasien dinyatakan sembuh atau meninggal dunia.

Secara keseluruhan, pada Selasa (6/10/2020) Bandung mencatatkan 5 kasus positif aktif baru dan 34 kasus sembuh. Penambahan ini membuat jumlah total kasus positif Covid-19 mencapai 1.463 kasus, terdiri dari 189 kasus aktif, 1.213 kasus sembuh, serta 61 kasus meninggal. 

Berikut daftar 10 kelurahan di Bandung dengan jumlah kasus positif aktif terbanyak per Selasa (6/10/2020)

1. Cipedes 11 kasus aktif dari total kasus terkonfirmasi 26 kasus

2. Cipadung Kulon 11 (23)

3. Cijerah 10 (23)

4. Kebon Pisang 10 (17)

5. Situ Saeur 10 (12)

6. Cisaranten Kulon 8 (23)

7. Cipamokolan 8 (18)

8. Turangga 7 (17)

9. Sekeloa 6 (29)

10. Pasteur 6 (21)

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers