web analytics
  

PENCAIRAN BLT Rp1,2 Juta Tak Kunjung Cair? Ini Penyebab Utamanya

Rabu, 7 Oktober 2020 08:46 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Nasional, PENCAIRAN BLT Rp1,2 Juta Tak Kunjung Cair? Ini Penyebab Utamanya, blt Rp600.000,BLT Rp1,2 Juta,kapan blt tahap 4 cair,kapan blt cair,Penyebab BLT tidak cair

[Ilustrasi] Penyebab BLT atau BSU Rp1,2 juta tidak cair karena duplikasi rekening, rekening tutup, rekening pasif, rekening tidak valid, rekening dibekukan, rekening tidak sesuai dengan NIK (Nomor Induk Kependudukan), dan tidak terdaftar di kliring. (Pixabay)

Penyebab BLT atau BSU Rp1,2 juta tidak cair karena duplikasi rekening, rekening tutup, rekening pasif, rekening tidak valid, rekening dibekukan, rekening tidak sesuai dengan NIK (Nomor Induk Kependudukan), dan tidak terdaftar di kliring.

Selain itu, penyebab BLT tidak cair karena 2,4 juta nomor rekening tak lolos validasi atau tidak bisa dilanjutkan untuk penyaluran BLT pekerja formal. Hal ini dikarenakan validasi berlapis oleh perbankan dan validasi berdasarkan kriteria Permenaker No.14 Tahun 2020. Lalu, sekitar 600 ribu nomor rekening gagal konfirmasi ulang.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Sebanyak 10,7 juta warga Indonesia yang merupakan pekerja bergaji di bawah Rp5 juta dipastikan menjadi penerima bantuan langsung tunai (BLT) atau bantuan subsidi upah (BSU) Rp1,2 juta dari pemerintah.

Angka tersebut terdiri atas penerima subsidi upah tahap 1 hingga tahap 4 dengan perincian, tahap 1 sebanyak 2,4 juta orang penerima atau sekitar 99,38%, lalu tahap 2 sebanyak 2,98 juta orang penerima atau sekitar 99,38%. Tahap 3 sebanyak 3,4 juta orang penerima atau 99,32%. Kemudian, tahap 4 sebanyak1,2 juta atau sekitar 46,45%.

Jika dipresentasikan, angka 10,7 juta orang penenerima tersebut mencapai 87,35% pekerja sudah menerima BLT atau BSU dari total penerima tahap 1 hingga tahap 4 sebanyak 11,6 juta orang pekerja. Artinya, masih ada sekitar 1,6 juta penerima BLT tahap 1 hingga tahap 4 belum cair.

Lantas, apa penyebabnya? Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengakui masih ada kendala yang dihadapi sehingga seluruh dana BLT belum tersalurkan seluruhnya.

“Pertama, terjadi duplikasi rekening. Kemudian, rekening tutup, rekening pasif, tidak valid, dibekukan, rekening tidak sesuai dengan NIK (Nomor Induk Kependudukan), dan tidak terdaftar di kliring,” kata Ida dalam telekonferensi pers, Kamis (1/10/2020).

Meski menghadapi kendala, Ida memastikan Kementerian Ketengakerjaan sudah berkoordinasi dengan BPJamsostek untuk kembali melakukan validasi data, melakukan koordinasi dengan bank penyalur mengenai rekening bermasalah.

“Kami juga membuat posko pengaduan dan sistem cek data calon penerima yang kami lakukan secara online melalui portal sisnaker,” ujarnya.

Pekerja bisa memanfaatkan posko pengaduan ini untuk mengetahui status calon penerima BLT Rp1,2 juta, mendapatkan informasi mengenai persyaratan mendapatkan bantuan subsidi upah hingga memberi masukan terkait program bantuan yang cair selama empat bulan ini.

Sementara itu, Direktur Utama BPJamsostek Agus Susanto, menyebut  dari 14,8 juta nomor rekening yang dikumpulkan, terdapat 2,4 juta nomor rekening tak lolos validasi atau tidak bisa dilanjutkan untuk penyaluran BLT pekerja formal. Hal ini dikarenakan validasi berlapis oleh perbankan dan validasi berdasarkan kriteria Permenaker No.14 Tahun 2020.

“1,8 juta nomor rekening atau sekitar 75% tak sesuai Permenaker No.14 Tahun 2020. Di antaranya upah mereka tercatat di atas Rp5 juta perbulan, lalu kepesertaan tercatat di BPJamsostek setelah Juni 2020,” kata Agus.

Lalu, sekitar 25% lainnya atau sebanyak 600 ribu nomor rekening disebabkan gagal konfirmasi ulang.

“Pada waktu kami melakukan validasi, kita kembalikan kepada perusahaan untuk dilakukan konfirmasi ulang atau perbaikan namun hingga hari terakhir kemarin (29 September) gagal konfirmasi ulang artinya kami tidak menerima sebanyak 600 sehingga total yang tidak bisa dilanjutkan yang tidak kita serahkan sebanyak 2,4 juta,” ujarnya.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Ribuan Vaksin Covid-19 di Mamuju Rusak Akibat Gempa

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 11:47 WIB

Sebanyak 5.080 dosis vaksin Covid-19 di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, rusak akibat gempa pada 15 Januari 20...

Umum - Nasional, Ribuan Vaksin Covid-19 di Mamuju Rusak Akibat Gempa, Vaksin Covid-19,Vaksin COvid-19 di Mamuju Rusak,Vaksin Covid-19 rusak,Gempa Mamuju,Mamuju

Heboh Penampakan Puting Beliung di Wonogiri, BMKG Beri Penjelasan

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 11:27 WIB

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, fenomena itu juga disebut Waterspout.

Umum - Nasional, Heboh Penampakan Puting Beliung di Wonogiri, BMKG Beri Penjelasan, Puting beliung Wonogiri,Fenomena Waterspout,Waterspout Wonogiri,Wonogiri

Harga Meroket, Kementan Klaim Stok Daging Sapi Aman

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 11:03 WIB

Direktur Kesehatan Hewan, Direktorar Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian (Kementan), Fadjar S...

Umum - Nasional, Harga Meroket, Kementan Klaim Stok Daging Sapi Aman, Harga Daging sapi,Stok Daging Sapi,Kementerian Pertanian (Kementan) RI,Daging Sapi Kementan,Harga Daging Sapi Naik

Ini Doa untuk Memohon Keselamatan, Rezeki, dan Ampunan

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 10:58 WIB

Umat Islam selalu diimbau untuk menghaturkan doa kepada Allah SWT. Doa yang perlu dibaca dalam menjalani aktivitas sehar...

Umum - Nasional, Ini Doa untuk Memohon Keselamatan, Rezeki, dan Ampunan, Doa memohon keselamatan,Doa meminta Rizki,Doa meminta rejeki,Doa memohon ampun,doa keselamatan dunia akhirat

34.200 Sekolah di Indonesia Sudah Belajar Tatap Muka

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 10:54 WIB

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mencatat baru sekitar 15%  sekolah di Indonesia yang sudah membuka k...

Umum - Nasional, 34.200 Sekolah di Indonesia Sudah Belajar Tatap Muka, Sekolah Tatap Muka,Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud),Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim,Sekolah di Tengah Pandemi,Pandemi Covid-19

Persis Umumkan Vaksin Sinovac Halal

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 10:37 WIB

Pimpinan Pusat (PP) Persatuan Islam (Persis) menyatakan vaksin Sinovac Covid-19 yang digunakan untuk vaksinasi halal. Ke...

Umum - Nasional, Persis Umumkan Vaksin Sinovac Halal, Data Vaksin Covid-19,vaksin sinovac halal,Persis,Persis Putuskan Vaksin Sinovac halal

Tilang di Tempat Bakal Dihilangkan, Simak Prosedur E-Tilang Berikut!

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 10:14 WIB

Calon Kapolri Listyo Sigit menyatakan akan menghilangkan aksi tilang di tempat jika dirinya terpilih sebagai pejabat nom...

Umum - Nasional, Tilang di Tempat Bakal Dihilangkan, Simak Prosedur E-Tilang Berikut!, E-tilang,prosedur E-Tilang,Listyo Sigit Prabowo,Tilang di Tempat dihilangkan,tilang di tempat,Kapolri Baru

Menteri LHK Bantah Banjir Kalsel Gara-gara Penggundulan Hutan, Begini...

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 06:22 WIB

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar membantah anggapan banjir Kalimantan Selatan (Kalsel) ya...

Umum - Nasional, Menteri LHK Bantah Banjir Kalsel Gara-gara Penggundulan Hutan, Begini Penjelasannya, Banjir Kalsel,Penyebab Banjir Kalsel,Penggundulan Hutan Kalsel,Menteri LHK,menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (LKH) Siti Nurbaya
dewanpers