web analytics
  

Massa Tolak Omnibus Law Rusak Fasilitas Publik, Pemkot Bandung Prihatin

Selasa, 6 Oktober 2020 23:17 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Massa Tolak Omnibus Law Rusak Fasilitas Publik, Pemkot Bandung Prihatin, Omnibus Law,UU Cipta Kerja,Pemkot Bandung,Perusakan Fasilitas Publik

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna. (Dok Humas Pemkot Bandung)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota Bandung menyayangkan adanya perusakan terhadap sejumlah fasilitas saat sejumlah kelompok berunjuk rasa terhadap penolakan Undang-undang Cipta Kerja, Selasa (6/10/2020).

Berdasarkan data sementara, sejumlah fasilitas publik yang rusak di antaranya pot bunga, water barrier, dan rambu. Kerusakan terjadi di kawasan Cikapayang dan Taman Balai Kota.

"Ini jangan sampai terjadi lagi. Apalagi merusak fasilitas umum. Mereka bergerombol saja, sudah melabrak aturan undang undang kesehatan," ujar Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna di Balai Kota Bandung.

Ema mengaku prihatin atas peristiwa tersebut. Bukan hanya soal fasilitas publik yang dirusal tetapi juga berpotensi menimbulkan kasus kesehatan.

"Otomatis kita akan perbaiki. Cuma saya ingatkan bahwa itu uang rakyat, yang demo rakyat. Apalagi saat ini pendapatan kita sudah anjlok luar biasa," katanya.

"Apakah betul yang namanya menyalurkan aspirasi itu dengan cara destruktif seperti itu," tanya Ema.
 

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers