web analytics
  

Khilaf demi Konten

Selasa, 6 Oktober 2020 10:40 WIB Netizen Djoko Subinarto
Netizen, Khilaf demi Konten, Media Sosial,Pesantren Persis Bandung,Penistaan Masjid Persis Bandung

Ilustrasi (Unsplash/Merakist)

Djoko Subinarto

Penulis lepas, bloger, mukim di Cimahi

AYOBANDUNG.COM -- Saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada umat Islam dan kepada Persis. Lalu kepada semua orang yang tersinggung oleh konten saya di tiktok kemarin. Saya berjanji saya tidak akan mengulanginya lagi. Saya cuma khilaf, iseng. Maaf.

Demikian dikatakan oleh KW, seorang tiktoker, setelah membuat konten video di depan Masjid Pesantren Persis, Jalan Pajagalan, Kota Bandung, seperti dikutip ayobandung, Senin (5/10/2020) petang.

Apa yang menimpa KW memperpanjang daftar orang-orang yang tersandung kasus dan harus berurusan dengan pihak berwajib gara-gara unggahan di media sosial (medsos).

Bermain-main dengan medsos memang menyenangkan. Dan juga mengasyikkan. Apalagi bisa pula mendatangkan popularitas serta keuntungan finansial. Siapa yang tidak suka dengan popularitas plus banyak uang.

Lewat medsos, kita bisa terkenal ke seantero jagat. Bukan cuma terkenal, kita juga bisa mendapatkan pengikut. Jika dimonetisasi, medsos juga mampu mengalirkan keuntungan yang tidak kecil.

Semakin kita terkenal dan semakin kita banyak pengingkutnya, maka semakin besar kemungkinan meneguk profit finansial lewat medsos.

Demi kian terkenal dan demi makin bertambahnya pengikut serta demi mendapatkan keuntungan finansial yang lebih besar, tidak sedikit pengguna medsos yang berlomba membikin konten semenarik mungkin. Bahkan, ada pula yang membuat konten-konten kontroversial

Namun, gara-gara konten pula akhirnya tidak sedikit pengguna medsos yang harus berurusan dengan hukum. Belum lagi harus memanen bulian dan cacian dari netizen.

Kita mungkin masih ingat kasus video youtube ikan asin karya Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua. Lalu ada juga kasus video youtube prank sampah yang dibuat Ferdian Paleka dkk. Kedua video youtube tersebut sempat melahirkan persoalan hukum.

Dengan mudahnya sekarang ini orang mengunggah apapun kanal medsos tak jarang membuat sebagian orang terlena, sehingga kebablasan menubruk etika dan norma-norma yang berlaku.

Tatkala konten yang diunggahnya menimbulkan kegaduhan dan persoalan hukum barulah mereka tersadar. Ujungnya, keluarlah permohonan maaf dan pengakuan khilaf. Namun, kerap tidak berhenti hanya pada permohonan maaf dan pengakuan khilaf saja lantaran kasusnya dibawa pula ke ranah hukum.

Mengerek popularitas, menambah follower, maupun mendapatkan penghasilan lewat medsos sah-sah saja. Itu hak setiap orang. Tapi, ada etika maupun norma-norma yang perlu selalu kita perhatikan.

Jangan sampai konten yang kita buat dan kita unggah menyinggung martabat pihak tertentu, baik individu maupun institusi, menimbulkan rasa kebencian serta permusuhan, ataupun menyebabkan terjadinya kegaduhan dan keresahan di masyarakat.

Bijak dan berhati-hati dalam mengunggah sesuatu di medsos adalah kuncinya. Pikirkan beribu-ribu kali sebelum kita memutuskan untuk menayangkan -- atau juga menge-share -- sebuah konten di kanal medsos kita.

Popularitas, like, follower, subscriber maupun uang yang kita dapat tak akan ada artinya sama sekali tatkala nama kita dan keluarga kita tercoreng gara-gara konten yang kita unggah di jagat maya.

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Bukan Jalan Belakang Factory

Netizen Kamis, 21 Januari 2021 | 11:41 WIB

Secara resmi, nama Jl Belakang Factory belum ditulis dalam buku Perubahan Nama Djalan-djalan di Bandung yang diterbitkan...

Netizen, Bukan Jalan Belakang Factory, Jl Belakang Factory,Sejarah Jl Belakang Factory.,Sejarah Jl Belakang Factory Kota Bandung,Sejarah Kota Bandung,T Bachtiar,Perubahan nama jalan di Bandung,Nama Jalan di Bandung Baheula

Jalan Veteran Bandung, Surganya Pesepeda

Netizen Rabu, 20 Januari 2021 | 15:21 WIB

Jalan Veteran Kota Bandung yang menyediakan berbagai macam sepeda dan segala perlengkapan pendukungnya.

Netizen, Jalan Veteran Bandung, Surganya Pesepeda, Jalan Veteran Bandung,Kawasan toko sepeda Jalan Veteran Bandung,Komunitas sepeda Jalan Veteran Bandung,toko sepeda di Bandung,Onderdil sepeda di Bandung

Uang Jajan, Wajibkah untuk Anak?

Netizen Selasa, 19 Januari 2021 | 12:47 WIB

Pemberian uang yang tidak terkonsep ini atau dapat dikatakan diberikan secara cuma-cuma, justru akan memberikan dampak y...

Netizen, Uang Jajan, Wajibkah untuk Anak?, Uang jajan dan dampaknya,Uang jajan,Makna uang jajan untuk anak,uang jajan sebagai imbalan,uang jajan sebagai hadiah,uang jajan sebagai kewajiban

Memperbaiki Toilet, Terobosan Baru di Sektor Pariwisata

Netizen Senin, 18 Januari 2021 | 09:59 WIB

Di kompleks situs prajurit Terakota,  di Xian, China terdapat satu bangunan permanen yang berwarna keabu-abuan.

Netizen, Memperbaiki Toilet, Terobosan Baru di Sektor Pariwisata, Toilet,pariwisata,sumber pendapatan

Asep, Euis, Ujang, Neneng Tetap Nama yang Keren

Netizen Minggu, 17 Januari 2021 | 13:31 WIB

Dalam khazanah Kesundaan khususnya warga Kota Bandung ada nama yang mengandung unsur tradisional tetapi memiliki kekhasa...

Netizen, Asep, Euis, Ujang, Neneng Tetap Nama yang Keren, asep,euis,nama sunda,nama khas Bandung,Sunda,Budaya Sunda,Paguyuban Asep Dunia,Kabar Netizen,Ayo Netizen

Jatayu, Kawasan Ekonomi yang tak Pernah Mati

Netizen Minggu, 17 Januari 2021 | 11:55 WIB

Jikalau ada daerah yang dianggap sebagai kawasan ekonomi strategis di Kota Bandung, maka kawasan Jatayu layak dikedepank...

Netizen, Jatayu, Kawasan Ekonomi yang tak Pernah Mati, pasar jatayu,kawasan ekonomi bandung,Berita Bandung,Kabar Netizen,Ayo Netizen,ekonomi Bandung,bisnis bandung

Membangun Komunikasi Efektif di Era Pendidikan Baru

Netizen Jumat, 15 Januari 2021 | 12:11 WIB

Membangun Komunikasi Efektif di Era Pendidikan Baru

Netizen, Membangun Komunikasi Efektif di Era Pendidikan Baru, telekonseling,Guru BK,Pandemi,Pembelajaran Jarak Jauh

Wisata Belanja Pagi di Ciroyom

Netizen Jumat, 15 Januari 2021 | 11:50 WIB

Wisata Belanja Pagi di Ciroyom

Netizen, Wisata Belanja Pagi di Ciroyom, Pasar Ciroyom,Ciroyom

artikel terkait

dewanpers