web analytics
  

Ini Berbagai Cara agar Ibu Hamil Terhindar Virus Corona

Senin, 5 Oktober 2020 14:12 WIB M. Naufal Hafizh
Gaya Hidup - Sehat, Ini Berbagai Cara agar Ibu Hamil Terhindar Virus Corona, Cara Mencegah Virus Corona,ibu hamil,Konten Edukatif Corona,cara ibu hamil tidak terjangkit corona,Jaga Jarak,Pakai Masker,#jagajarak,#pakaimasker

[Ilustrasi] Virus corona bisa menjangkit siapapun, termasuk ibu hamil. Karena itu, ibu hamil mesti menerapkan sejumlah hal agar terhindar dari virus corona. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Virus corona bisa menjangkit siapapun, termasuk ibu hamil. Karena itu, ibu hamil mesti menerapkan sejumlah hal agar terhindar dari virus corona.

Apakah ibu hamil lebih berisiko terjangkit corona penyebab Covid-19? Mengutip dari WHO, Selasa (6/10/2020), penelitian terkait ibu hamil lebih berisiko terjangkit corona masih dilakukan.

“Saat ini masih dilakukan penelitian untuk memahami dampak infeksi COVID-19 pada ibu hamil. Data yang tersedia masih terbatas, namun saat ini masih belum ada bukti yang menyatakan bahwa ibu hamil lebih berisiko terkena penyakit parah dibandingkan populasi umum,” tulis WHO.

Namun, karena adanya perubahan pada tubuh dan sistem imunitas ibu hamil, mereka dapat mengalami dampak yang cukup parah karena beberapa penyakit infeksi saluran pernapasan. Karena itu, penting bagi ibu hamil melakukan langkah pencegahan demi melindungi diri dari corona.

Adapun menurut Pedoman Pelayanan Antenatal, Persalinan, Nifas, dan Bayi Baru Lahir di Era Adaptasi Kebiasaan Baru, yang diterbitkan Kementerian Kesehatan, setidaknya ada sejumlah hal yang harus dilakukan ibu hamil untuk mengurangi risiko terjangkit corona.

1. Membersihkan tangan secara teratur dengan cuci tangan memakai sabun selama 40 – 60 detik atau menggunakan cairan antiseptik berbasis alkohol (hand sanitizer) selama 20–30 detik.

Hindari juga menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang tidak bersih.

Gunakan hand sanitizer berbasis alkohol yang setidaknya mengandung alkohol 70%, jika air dan sabun tidak tersedia. Cuci tangan terutama setelah Buang Air Besar (BAB) dan Buang Air Kecil (BAK), dan sebelum makan.

2. Sebisa mungkin hindari kontak dengan orang yang sedang sakit.

3. Saat sakit tetap #pakaimasker, tetap tinggal di rumah atau segera ke fasilitas kesehatan yang sesuai, jangan banyak beraktivitas di luar.

4. Tutupi mulut dan hidung saat batuk atau bersin dengan tisu. Buang tisu pada tempat yang telah ditentukan. Bila tidak ada tisu, lakukan sesuai etika batuk-bersin.

5. Bersihkan dan lakukan disinfeksi secara rutin permukaan dan benda yang sering disentuh.

6. Menggunakan masker adalah salah satu cara pencegahan penularan penyakit saluran napas, termasuk infeksi Covid- 19. Akan tetapi penggunaan masker saja masih kurang cukup untuk melindungi seseorang dari infeksi ini, karenanya harus disertai dengan usaha pencegahan lain.

Pengunaan masker harus dikombinasikan dengan hand hygiene dan usaha-usaha pencegahan lainnya, misalnya tetap #jagajarak.

7. Penggunaan masker yang salah dapat mengurangi keefektivitasannya dan dapat membuat orang awam mengabaikan pentingnya usaha pencegahan lain yang sama pentingnya seperti hand hygiene dan perilaku hidup sehat.

8. Masker medis digunakan untuk ibu yang sakit dan ibu saat persalinan. Sementara itu, masker kain dapat digunakan bagi ibu yang sehat dan keluarganya.

9. Gunakan masker kain apabila dalam kondisi sehat. Masker kain yang direkomendasikan oleh  Gugus Tugas COVID-19 adalah masker kain 3 lapis. Menurut hasil penelitian, masker kain dapat menangkal virus hingga 70%. Disarankan penggunaan masker kain tidak lebih dari 4 jam.

Setelahnya, masker harus dicuci menggunakan sabun dan air, dan dipastikan bersih sebelum dipakai kembali.

10. Keluarga yang menemani ibu hamil, bersalin, dan nifas harus menggunakan masker dan #jagajarak.

12. Menghindari kontak dengan hewan seperti kelelawar, tikus, musang atau hewan lain pembawa COVID-19 serta tidak pergi ke pasar hewan.

13. Hindari pergi ke negara/daerah terjangkit Covid-19, bila sangat mendesak untuk pergi diharapkan konsultasi dahulu dengan spesialis obstetri atau praktisi kesehatan terkait.

14. Bila terdapat gejala Covid-19, diharapkan untuk menghubungi telepon layanan darurat yang tersedia (Hotline COVID-19 : 119 ext 9) untuk dilakukan penjemputan di tempat sesuai SOP, atau langsung ke RS rujukan untuk mengatasi penyakit ini.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers