web analytics
  

Hina Masjid Persis, Pelaku Minta Maaf, Polisi: Proses Hukum Tetap Berjalan

Senin, 5 Oktober 2020 15:56 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, Hina Masjid Persis, Pelaku Minta Maaf, Polisi: Proses Hukum Tetap Berjalan, Penistaan Masjid Persis Bandung,Persis Bandung,Pesantren Persis Bandung,TikTok,video viral

Petugas kepolisian mengamankan seseorang berinisial KW, pengguna media sosial tiktok, yang diduga menistakan masjid Persis Bandung dengan men-dubbing-nya dengan musik luar. (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Petugas kepolisian mengamankan seseorang berinisial KW, pengguna media sosial tiktok, yang diduga menistakan masjid Persis Bandung dengan men-dubbing-nya dengan musik luar.

KW diamankan petugas kepolisian setelah membuat konten video di depan Masjid Pesantren Persis 1-2 Pajagalan, Kota Bandung. Pada video buatannya, KW memasukan lagu diskotik dengan latar belakang masjid tersebut, Minggu (4/10/2020).

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan, proses hukum akan tetap berjalan dalam kasus ini. Ulung mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian

"Karena pelaku sudah diperiksa dan akan diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Maka masyarakat harap tenang dan tidak terpancing emosinya, sehingga akan membuat kerugian berdampak kepada diri sendiri, serahkan semuanya kepada kepolisian," ujarnya di Polrestabes, Senin (5/10/2020).

Kini, KW telah ditahan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

"Langsung kita tahan dengan ancamannya UU ITE dan dapat diancam karena hukumannya adalah 6 tahun penjara," kata Ulung.

Saat itu, kata Ulung, masjid tidak memutar suara apapun. Namun, KW memasukkan musik diskotik ke konten videonya. "Seperti musik di diskotik, tidak layak sebuah masjid kok ada mendengarkan musik. Musiknya diskotik, otomatis masyarakat akan bertanya dan menanyakan," ujarnya.

Sebelumnya, KW membuat konten video di depan Masjid Pesantren Persis 1-2 Pajagalan, Kota Bandung. Pada video buatannya, KW memasukan lagu diskotik dengan latar belakang masjid tersebut, Minggu (4/10/2020).

"Gua lagi jalan-jalan, terus gua mendengar suara ini (suara musik) ternyata suaranya dari sana guys (menunjuk masjid Pajagalan). Yang nyetel lagu ini bener-bener gak ada ahlak, kacau, kacau, haduh," ujar KW dalam unggahan videonya.

Unggahannya itu memicu reaksi para jemaah Persis dan alumni Pesantren Pajagalan. Jemaah menilai apa yang ada di konten tersebut merupakan berita bohong. Pasalnya, pemilik akun tersebut mengedit video dengan memasukkan lagu diskotik di kontennya. 

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers