web analytics
  

5 Daerah di Jabar Zona Merah Corona, Ada Bandung dan Bandung Barat

Senin, 5 Oktober 2020 13:27 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Bandung, 5 Daerah di Jabar Zona Merah Corona, Ada Bandung dan Bandung Barat, Bandung Zona Merah,Zona merah di Jawa Barat,Zona Merah Covid-19,zona merah,Zona Merah Bogor,30 Kecamatan di Kota Bandung Zona Merah,Seluruh Kecamatan di Kota Bandung Zona Merah

[Ilustrasi] Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan bahwa Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat termasuk dalam 5 daerah zona merah corona di Jawa Barat. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan bahwa Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat termasuk dalam 5 daerah zona merah corona di Jawa Barat.

Sebelumnya, 5 daerah di Jabar yang masuk zona merah corona hingga Senin (28/9/2020), yakni Kota Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Depok, Kota Cirebon, dan Kabupaten Cirebon.

Terkini, ada pergeseran zona merah di Jawa Barat. Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon statusnya tidak lagi zona merah.

"Berdasarkan data minggu lalu yang diumumkan hari ini, Cirebon (kota dan kabupaten) tidak lagi masuk zona merah, tapi ada pergeseran," ungkapnya dalam konferensi pers yang ditayangkan secara daring, Senin (5/10/2020).

Ridwan Kamil mengatakan, saat ini pergeseran zona merah tersebut menjadikan sejumlah daerah lainnya masuk kategori daerah yang harus diwaspadai. Kelima daerah yang masuk zona merah adalah Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bogor, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi.

"Ada 5 zona merah yang harus diwaspadai termasuk Kota Bandung, ibu kota Jawa Barat," ungkapnya.

Selain itu, ia mengatakan, dari 5.300 desa dan kelurahan di Jawa Barat, terdapat 10 desa yang masuk sebagai risiko tinggi terkait Covid-19. Sebanyak 8 dari 10 desa risiko tinggi tersebut berada di Kota Depok.

"Oleh karena itu saya mulai besok dan Rabu akan kembali ngantor di Depok untuk membantu penanganan Covid-19 di sana," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, seluruh kecamatan di Kota Bandung menjadi berwarna merah sesuai data yang ditampilkan dalam laman Pusat Informasi Covid-19 (Pusicov) Kota Bandung.

Koordinator Bidang Perencanaan, Data, Kajian dan Analisis Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan, kini di seluruh atau 30 kecamatan terdapat kasus aktif positif Covid-19.

"Kasus tersebar di semua kecamatan. Akan tetapi lebih penting penanganan berskala mikro di kelurahan dan rukun warga dengan mengaktifkan kampung tangguh yang sudah ada di 151 kelurahan," kata Ahyani, Senin (14/9/2020).

Pada Juli 2020, tercatat 14 kecamatan di Kota Bandung sempat bebas dari kasus aktif Covid-19. Saat itu, kasus aktif Covid-19 di Kota Bandung sempat tersisa hanya 33 kasus.

Namun, kini kasus Covid-19 tersebar kembali di seluruh kecamatan. Data per 13 September 2020, ada 210 kasus positif aktif Covid-19 di Kota Bandung, bertambah 20 kasus dari hari sebelumnya.

Sejauh ini, sudah ada 978 kasus positif kumulatif dengan perincian 717 orang sembuh dan 51 orang meninggal dunia akibat Covid-19. Ahyani menyebutkan kenaikan kasus itu memang terjadi karena pemeriksaan cukup masif dengan melacak orang tanpa gejala.

Dinkes Kota Bandung juga sejauh ini sudah melakukan tes usap sebanyak 22.928 pengetesan, atau 0,92 persen dari jumlah penduduk. Untuk itu, Ahyani mengimbau masyarakat agar konsisten menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dengan tidak berkerumun.

"Pencarian kasus, pengetesan dan penanganan akan berhasil menahan laju bila ada partisipasi masyarakat dalam disiplin dan pengawasan," katanya.

Ridwan Kamil Minta Masker Scuba Tak Dipakai, Apa Kata Peneliti?

Bandung Zona Merah, Jangan Keliru Pakai Masker, Ini Cara yang Benar

Profil Braga, Kelurahan dengan Nol Kasus Positif Covid-19 di Bandung

Profil Sukaraja, Kelurahan dengan Kasus Positif Covid-19 Terbanyak di Bandung

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers