web analytics
  

Kabar Terbaru Pembukaan Prakerja Gelombang 11: Manajemen Tunggu Hal Ini

Senin, 5 Oktober 2020 13:10 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Nasional, Kabar Terbaru Pembukaan Prakerja Gelombang 11: Manajemen Tunggu Hal Ini, pembukaan prakerja gelombang 11,Kartu Prakerja Gelombang 11,Syarat Prakerja Gelombang 11

[Ilustrasi] Kapan Pembukaan Kartu Prakerja gelombang 11 dilakukan? Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu bilang ini. (Prakerja)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Kapan Pembukaan Kartu Prakerja gelombang 11 dilakukan? Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengaku pihaknya masih menunggu arahan dari Komite Cipta Kerja (KCK).

Pembukaan Prakerja Gelombang 11 belum diumumkan sejak gelombang 10 ditutup pada 2 Oktober 2020. Pembukaan Prakerja Gelombang 11 masih menjadi tanda tanya karena ada 227.818 penerima Kartu Prakerja yang status kepesertaannya dicabut. Jumlah tersebut berdasarkan pencabutan kepesertaan dari gelombang 1 hingga 5.

Pada gelombang 1 hingga 4, ada 180 ribu orang yang kepesertaannya dicabut. Lalu pada gelombang 5, ada sebanyak 47.818 orang yang dicabut statusnya.

Hal tersebut dibenarkan Louisa Tuhatu. "Pencabutan kepesertaan dilakukan sesuai dengan siklus batas akhir 30 hari setelah seseorang lolos seleksi," ujar Louisa kepada Ayojakarta.com (Ayo Media Network), Senin (28/9/2020).

Maka dari itu, kuota tersebut menjadi tanda tanya, apakah akan dipakai untuk gelombang 11 atau akan dialihkan ke Kartu Prakerja di tahun depan.

Ketika dikonfirmasi perihal tersebut, Louisa menuturkan pihaknya masih menunggu arahan. “Kami masih menunggu arahan dari Komite Cipta Kerja (KCK),” kata dia, Senin (5/10/2020).

Bagi peserta yang statusnya dicabut, tidak bisa mengikuti seleksi Kartu Prakerja. Selain itu, mereka akan dimasukkan ke dalam daftar hitam oleh Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja.

Adapun manfaat dari kartu prakerja yakni:

1. Pelatihan

Peserta dapat mengikuti pelatihan dan membayarnya menggunakan Kartu prakerja secara daring maupun luring.

2. Sertifikat Pelatihan

Peserta akan mendapatkan sertifikat pelatihan yang diakui, baik pelatihan daring maupun luring.

3. Insentif

Setiap peserta akan mendapat bantuan sebesar Rp3.550.000.

Insentif tersebut untuk biaya bantuan pelatihan sebesar Rp1 juta, insentif setelah pelatihan Rp600.000 per bulan selama 4 bulan.

Kemudian, insentif survei kebekerjaan sebesar Rp150.000.

Merujuk pada gelombang-gelombang sebelumnya, calon peserta harus memastikan bahwa mereka tidak termasuk kelompok yang dilarang menjadi penerima Kartu Prakerja.

Adapun, mereka yang dilarang sesuai Peraturan Presiden Nomor 76 tahun 2020 adalah pejabat negara, pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, polisi, kepala desa beserta perangkatnya, dan direksi hingga dewan pengawas BUMN atau BUMD.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Update Nasional: Sebanyak 8.493 Kasus Baru Terkonfirmasi Positif Covid...

Nasional Kamis, 25 Februari 2021 | 16:39 WIB

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan penambahan sebanyak 8.493 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia, Kamis...

Umum - Nasional, Update Nasional: Sebanyak 8.493 Kasus Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19, Update Corona Covid-19 Indonesia,Update Covid-19 nasional,data corona,data corona nasional,Data Covid-19 nasional

Buntut Kasus Bripka CS, Polisi Dilarang Masuk Kelab Malam

Nasional Kamis, 25 Februari 2021 | 15:05 WIB

Divisi Propam Polri akan menerbitkan larangan anggota Polri memasuki tempat hiburan, minum minuman beralkohol, dan penya...

Umum - Nasional, Buntut Kasus Bripka CS, Polisi Dilarang Masuk Kelab Malam, Penembakan Bripka Cs,Penembakan di Cengkareng,penembakan TNI AD,Penembakan di kafe cengkareng

Pelaku Curanmor Ditembak Mati di Cinunuk, Ini Kronologinya

Nasional Kamis, 25 Februari 2021 | 14:49 WIB

Dua pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil diamankan Satreskrim Polrestabes Bandung. Seor...

Umum - Nasional, Pelaku Curanmor Ditembak Mati di Cinunuk, Ini Kronologinya, Pelaku curanmor ditembak mati,Pelaku curanmor di bandung ditembak mati,Curanmor ditembak mati,Kriminal Bandung,berita kriminal bandung

Dampak Perubahan Iklim Semakin Terasa, Saatnya Milenial Beraksi Nyata

Nasional Kamis, 25 Februari 2021 | 14:44 WIB

Isu perubahan iklim merupakan salah satu tantangan paling besar yang dihadapi umat manusia, saat ini dan juga di masa...

Umum - Nasional, Dampak Perubahan Iklim Semakin Terasa, Saatnya Milenial Beraksi Nyata, Perubahan Iklim,Perubahan Iklim Global,BMKG,Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

Tak Semua Warga Kampung Miliarder di Tuban Kaya Raya

Nasional Kamis, 25 Februari 2021 | 14:38 WIB

Benarkah semua warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, kaya raya?

Umum - Nasional, Tak Semua Warga Kampung Miliarder di Tuban Kaya Raya, Kampung Miliader,Kampung Miliader tuban,Desa Sumurgeneng,Desa Sumurgeneng Tuban

3 Orang Tewas Akibat Penembakan di Kafe Cengkareng, Kapolda Minta Maa...

Nasional Kamis, 25 Februari 2021 | 13:53 WIB

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyesalkan terjadinya peristiwa penembakan yang dilakukan oleh oknum anggotany...

Umum - Nasional,  3 Orang Tewas Akibat Penembakan di Kafe Cengkareng, Kapolda Minta Maaf ke TNI AD, Penembakan kafe cengkareng,penembakan TNI AD,Penembakan Bripka Cs,Penembakan cengkareng,Penembakan,Bripka CS

Bingung Lapor SPT Tahunan Online? Simak 5 Langkah Ini!

Nasional Kamis, 25 Februari 2021 | 12:13 WIB

Surat Pemberitahuan (SPT) pajak adalah laporan pemerintah yang disampaikan lewat Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Umum - Nasional, Bingung Lapor SPT Tahunan Online? Simak 5 Langkah Ini!, lapor spt tahunan,cara melapor spt tahunan online,harta dilaporkan spt tahunan,harta laporan spt tahunan,Penyampaian SPT Tahunan secara e-Filing

Bela Jokowi Soal Kerumunan, Dokter Tirta Disindir Mau Jadi Komisaris

Nasional Kamis, 25 Februari 2021 | 11:50 WIB

Mustofa Nahrawardaya kembali membuat cuitan yang menarik perhatian publik. Jika sebelumnya mengunggah ulang video Mahfud...

Umum - Nasional, Bela Jokowi Soal Kerumunan, Dokter Tirta Disindir Mau Jadi Komisaris, Dokter Tirta,kerumunan jokowi,jokowi kerumunan,kerumunan jokowi di NTT
dewanpers