web analytics
  

Penundaan Liga 1 Jadi Kesempatan Kim Jeffrey Pulihkan Cedera

Minggu, 4 Oktober 2020 16:32 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Penundaan Liga 1 Jadi Kesempatan Kim Jeffrey Pulihkan Cedera , Kim Jeffrey Kurniawan,Gelandang Persib Bandung Kim Jeffrey Kurniawan,Cedera Kim Kurniawan,Kim Kurniawan Cedera,Kim Kuniawan Cedera Punggung

Gelandang Persib Bandung, Kim Jeffrey Kurniawan. (Ayobandung.com/Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

CICENDO, AYOBANDUNG.COM -- Gelandang Persib Bandung, Kim Jeffrey Kurniawan mengambil sisi positif dari penundaan jadwal lanjutan  Liga 1 2020.

Kim mengatakan, penangguhan kompetisi musim ini membuatnya memiliki kesempatan lebih besar untuk melakukan pemulihan untuk cedera patah tulang rusuk yang dialaminya.

"Kalau bagi saya habis cedera dan harus istirahat. Buat saya pribadi ambil sisi positifnya aja, saya ada waktu mempersiapkan lagi. Pasalnya ada beberapa kali gak ikut latihan jadi untuk saya sisi positifnya adalah saya ada waktu untuk mengembalikan kondisi fisik dan lain-lain," kata Kim di Barber Passion, Minggu (4/10/2020).

Sedianya, Kick off lanjutan Liga 1 2020 bergulir pada 1 Oktober. Persib sendiri rencananya melakukan lawatan perdananya untuk menghadapi PSM Makassar pada pekan ke 4 Liga 1 2020 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (4/10/2020).

Namun rencana tersebut dibatalkan usai federasi mengumumkan menunda Liga 1 2020, beberapa hari jelang Liga bergulir.

Karenanya, Kim mengungkapkan, kesempatan ini bakal dimanfaatkannya untuk melakukan pemulihan. Hal itu akan membuat dirinya kembali prima ketika latihan bersama tim.

"Jadi sisi positifnya bisa fokus latihan individual untuk bisa bergabung lagi dengan tim," katanya.

Di sisi lain, pemilik nomor punggung 23 ini enggan berspekulasi mengenai nasib lanjutan Liga 1. Kim menyadari, ada banyak hal yang sulit diprediksikan di tengah situasi pandemi seperti saat ini. Kim hanya berharap keputusan terbaik bisa dibuat oleh PSSI maupun pemerintah.

"Kalau itu enggak ada di tangan saya. kayaknya juga enggak ada di tangan kita semua. Itu kita lihat aja, sulit untuk diprediksikan," ujarnya.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers