web analytics
  

Agama vs Spiritualitas, Apa itu?

Sabtu, 3 Oktober 2020 02:17 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Pendidikan, Agama vs Spiritualitas, Apa itu?, agama,spiritualitas,kebahagiaan anak

[Ilustrasi] Spiritualitas berpengaruh besar untuk kebahagiaan anak. (Pixabay/Samer Chidiac)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM – Budaya Indonesia menekankan pentingnya nilai agama untuk ditanamkan pada anak sejak dini. Di sisi lain, ada istilah “spiritualitas”. Apakah spiritualitas sama dengan agama yang masyarakat umumnya percayai?

Menurut studi yang dilakukan oleh Profesor Psikologi Universitas British Columbia Mark Holder pada tahun 2006, spiritualitas berpengaruh besar untuk kebahagiaan anak, loh!

Sebanyak 27% dari kebahagiaan anak berusia 8-12 tahun dapat diatribusikan pada spiritualitas. Namun, spiritualitas sendiri berbeda dengan agama.

1. Spiritualitas memercayai hidayah ilahi ada di dalam diri kita semua, sedangkan agama memercayai kekuatan supranatural yang ada di luar raga (tuhan/dewa).

2. Spiritualitas adalah kepercayaan pribadi yang menekankan sistem nilai, sedangkan agama merupakan kepercayaan yang diwariskan/didiktekan.

3. Spiritualitas memercayai tuhan ada di dalam diri kita, sedangkan agama mempercayai tuhan ada di luar sana.

4. Spiritualitas menekankan manusia itu penuh kebaikan, sedangkan agama menekankan manusia itu tidak sempurna dan penuh dosa.

5. Spiritualitas mengadvokasikan pengembangan spiritualitas, sedangkan agama mengadvokasikan penyembahan.

6. Spiritualitas diciptakan berdasarkan riset sains, sedangkan agama diciptakan berdasarkan iman.

7. Spiritualitas berorientasi pada kehidupan kita masa kini, sedangkan agama berorientasi pada kehidupan kita di masa nanti (akhirat dan mencapai surga).

Menurut Holder, spiritualitas mampu menghasilkan pola pikir yang membahagiakan bagi anak karena ketenangan dalam diri yang diadvokasikan. Di sisi lain, agama pun memiliki sisi positif mampu menghasilkan mayoritas anak yang memiliki kontrol diri dan tata krama sosial.

Meskipun berbeda, pahan yang sebenarnya masih memiliki kesamaan ini bisa diajarkan secara bersamaan, loh! Selamat membimbing sang buah hati agar hidup berbahagia, ya! (Farah Tifa Aghnia)

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers