web analytics
  

Omzet Industri Fashion Bandung Anjlok 79%

Jumat, 2 Oktober 2020 11:41 WIB Fira Nursyabani
Bandung Raya - Bandung, Omzet Industri Fashion Bandung Anjlok 79%, Dampak Corona,Dampak Covid-19,Penurunan omzet fashion Bandung,Penurunan omzet kuliner Bandung

Omzet industri fashion Bandung anjlok 79% (Pixabay/Orna Wachman)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Sekitar 6.000 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Bandung turut terdampak pandemi Covid-19. Data Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) Kota Bandung menunjukkan, sektor fesyen mengalami rata-rata penurunan omzet 79%.

Omzet sektor kuliner juga anjlok di angka 65%. Namun, Dinas KUKM mengungkapkan, UMKM sektor jasa paling terpukul.

“Sektor jasa hampir 100% ketika awal pandemi, seperti salon, pernikahan, pariwisata terkena dampaknya. Kedua itu craft atau kerajinan tangan,” jelas Kepala Dinas KUMKM Kota Bandung Atet Dedi Handiman dalam Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, Kamis (1/10/2020).

Sebagai salah satu roda penggerak ekonomi Kota Bandung, UMKM pun langsung mendapatkan pertolongan. Selain bantuan dari pemerintah pusat maupun provinsi, Dinas KUMKM menelurkan inovasi UMKM Recovery Center.

“Di dalamnya ada empat kegiatan, yaitu business matching, coaching clinic, intermediasi pembiayaan, dan galeri pemasaran produk UMKM,” jelas Atet.

Para pelaku UMKM di Kota Bandung bisa memanfaatkan fasilitas tersebut secara gratis melalui Dinas KUMKM Kota Bandung.

Inovasi ini yang membawa Dinas KUMKM mendapatkan penghargaan Natamukti Nindya, penghargaan tertinggi di Indonesia bagi pemerintah daerah atas kesuksesan dalam manajemen UMKM.

Selain akan mendapatkan kursus dan pelatihan untuk bertahan di tengah pandemi, pelaku UMKM juga bisa mendapatkan akses terhadap kredit keuangan.

“Kami memang tidak bisa membantu dari segi pembiayaan secara finansial. Tapi bisa kami fasilitasi dengan kredit pembiayaan melalui bank. Kami sudah bekerja sama dengan Bank Mandiri dan mereka bersedia membantu, karena mereka memiliki dana kredit yang belum tersalurkan,” beber Atet.

Jika para pelaku UMKM membutuhkan layanan ini, warga bisa langsung datang ke Sekretariat UMKM Recovery Center Jl. Mustang No. B2/14 Sukawarna, Sukajadi Bandung.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers