web analytics
  

Angkot Kian Tergencet, Siapa Perduli?

Jumat, 2 Oktober 2020 07:02 WIB Netizen Djoko Subinarto
Netizen, Angkot Kian Tergencet, Siapa Perduli?, Angkot,kondisi angkot Kota Bandung,Angkot Day

Angkot menunggu penumpang. (Djoko Subinarto)

Djoko Subinarto

Penulis lepas, bloger, mukim di Cimahi

AYOBANDUNG.COM -- Angkutan kota (angkot) hingga detik ini masih wara-wiri melayani berbagai rute di kota-kota di Indonesia. Namun, sampai kapan angkot akan mampu terus bertahan? Itu masalahnya.

Akankah angkot akhirnya sama sekali lenyap dari peredaran atau kembali lagi berjaya menjadi primadona transportasi publik kita seperti di masa silam?

Sekarang ini, nyaris sulit menyaksikan angkot-angkot yang melaju dengan full penumpang. Bahkan di jam-jam sibuk sekali pun. Ini bisa dijadikan tanda bahwa penumpang atau konsumen angkot telah mengalami penyusutan signifikan.

Jika ada yang menyebut bahwa zaman keemasan angkot telah lewat, itu sama sekali tidak berlebihan. Dulu sekali, angkot pernah jadi primadona transportasi umum. Nyaris semua kalangan terbiasa naik angkot.

Di masa silam, penumpang cenderung mencari atau juga mengejar-ngejar angkot,  karena masih banyak warga yang menjadikannya sebagai sarana transportasi utama. Sekarang justru terbalik keadaannya, angkotlah yang cenderung mencari-cari penumpang.

Era keemasan angkot mulai pudar paling tidak tatkala booming sepeda motor melanda negeri ini berkat adanya berbagai program kredit supermurah sepeda motor.

Dengan uang muka cuma beberapa ratus ribu rupiah, sepeda motor anyar gres kinyis-kinyis bisa segera kita bawa pulang. Buntutnya bisa ditebak. Makin banyak saja warga memiliki sepeda motor dan kemudian memilih menggunakan sepeda motor ketimbang naik angkot.

Selain menciptakan mobilitas yang lebih tinggi, menggunakan sepeda motor juga lebih irit. Katakanlah, jika menggunakan angkot ke tempat kerja harus mengeluarkan ongkos Rp75.000 per minggu, maka dengan menggunakan motor ongkos yang dikeluarkan cukup Rp 20.000 per minggu. Jauh lebih irit.

Belum lagi bicara masalah gengsi. Bagi sebagian orang, menjemput pacar ke kampus dengan menggunakan sepeda motor diyakini lebih bergengsi ketimbang menjemputnya dengan menunggang angkot.

Minat masyarakat menggunakan angkot kian melorot ketika muncul pula transportasi berbasis online yang siap dipesan setiap saat dan sigap menjemput dan mengantar konsumen langsung ke depan pintu rumah mereka. Angkot pun kian terpinggirkan.

Sekarang ditambah lagi dengan datangnya pandemi corona yang membuat banyak aktivitas dan mobilitas warga terganggu. Maka, angkot semakin terpuruk.

Masa depan angkot boleh dibilang sedang dipertaruhkan. Membiarkan kondisi angkot seperti sekarang ini bakal membuat para pengelola angkot dan supir angkot semakin kepayahan. Ibaratnya, angkot kini digencet dari sana-sini. Bagi kebanyakan pengemudi angkot, bisa membawa pulang ke rumah Rp 100.000 saja per hari sekarang ini adalah sebuah kemewahan.

Beberapa waktu lalu, dalam upaya mendongkrak minat warga Bandung untuk ngangkot, sempat digelar program “Angkot Day”. Toh, gaung program tersebut tak bertahan lama dan tampaknya tak mampu mendorong warga untuk berbondong naik angkot.

Meskipun demikian, program seperti “Angkot Day” mungkin saja perlu dilanjutkan. Namun, perlu pula dibarengi dengan program-program lainnya yang intinya bagaimana membuat warga bisa lebih nyaman, lebih aman, lebih tepat waktu dan lebih hemat ketika naik angkot.

Bagaimanapun, warga sekarang ini telah memiliki sejumlah alternatif selain angkot untuk moda transportasi mereka sehari-hari--yang boleh jadi malah jauh lebih nyaman, jauh lebih aman, jauh lebih tepat waktu, jauh lebih hemat dan--satu lagi--jauh lebih bergengsi.

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Jalan Veteran Bandung, Surganya Pesepeda

Netizen Rabu, 20 Januari 2021 | 15:21 WIB

Jalan Veteran Kota Bandung yang menyediakan berbagai macam sepeda dan segala perlengkapan pendukungnya.

Netizen, Jalan Veteran Bandung, Surganya Pesepeda, Jalan Veteran Bandung,Kawasan toko sepeda Jalan Veteran Bandung,Komunitas sepeda Jalan Veteran Bandung,toko sepeda di Bandung,Onderdil sepeda di Bandung

Uang Jajan, Wajibkah untuk Anak?

Netizen Selasa, 19 Januari 2021 | 12:47 WIB

Pemberian uang yang tidak terkonsep ini atau dapat dikatakan diberikan secara cuma-cuma, justru akan memberikan dampak y...

Netizen, Uang Jajan, Wajibkah untuk Anak?, Uang jajan dan dampaknya,Uang jajan,Makna uang jajan untuk anak,uang jajan sebagai imbalan,uang jajan sebagai hadiah,uang jajan sebagai kewajiban

Memperbaiki Toilet, Terobosan Baru di Sektor Pariwisata

Netizen Senin, 18 Januari 2021 | 09:59 WIB

Di kompleks situs prajurit Terakota,  di Xian, China terdapat satu bangunan permanen yang berwarna keabu-abuan.

Netizen, Memperbaiki Toilet, Terobosan Baru di Sektor Pariwisata, Toilet,pariwisata,sumber pendapatan

Asep, Euis, Ujang, Neneng Tetap Nama yang Keren

Netizen Minggu, 17 Januari 2021 | 13:31 WIB

Dalam khazanah Kesundaan khususnya warga Kota Bandung ada nama yang mengandung unsur tradisional tetapi memiliki kekhasa...

Netizen, Asep, Euis, Ujang, Neneng Tetap Nama yang Keren, asep,euis,nama sunda,nama khas Bandung,Sunda,Budaya Sunda,Paguyuban Asep Dunia,Kabar Netizen,Ayo Netizen

Jatayu, Kawasan Ekonomi yang tak Pernah Mati

Netizen Minggu, 17 Januari 2021 | 11:55 WIB

Jikalau ada daerah yang dianggap sebagai kawasan ekonomi strategis di Kota Bandung, maka kawasan Jatayu layak dikedepank...

Netizen, Jatayu, Kawasan Ekonomi yang tak Pernah Mati, pasar jatayu,kawasan ekonomi bandung,Berita Bandung,Kabar Netizen,Ayo Netizen,ekonomi Bandung,bisnis bandung

Membangun Komunikasi Efektif di Era Pendidikan Baru

Netizen Jumat, 15 Januari 2021 | 12:11 WIB

Membangun Komunikasi Efektif di Era Pendidikan Baru

Netizen, Membangun Komunikasi Efektif di Era Pendidikan Baru, telekonseling,Guru BK,Pandemi,Pembelajaran Jarak Jauh

Wisata Belanja Pagi di Ciroyom

Netizen Jumat, 15 Januari 2021 | 11:50 WIB

Wisata Belanja Pagi di Ciroyom

Netizen, Wisata Belanja Pagi di Ciroyom, Pasar Ciroyom,Ciroyom

Di Pintu Langit, Aku Menunggumu

Netizen Jumat, 15 Januari 2021 | 11:36 WIB

Di Pintu Langit, Aku Menunggumu

Netizen, Di Pintu Langit, Aku Menunggumu, Pintu Langit,Wisata Pintu Langit,Pintu Langit Prigen,Wisata Pasuruan

artikel terkait

dewanpers