web analytics
  

Suka Konsumsi Temulawak? Yuk Kenali Efek Sampingnya

Kamis, 1 Oktober 2020 18:55 WIB Fira Nursyabani
Gaya Hidup - Sehat, Suka Konsumsi Temulawak? Yuk Kenali Efek Sampingnya, Temulawak,Khasiat temulawak,Manfaat temulawak,Efek Samping temulawak

Temulawak. (Flickr)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Temulawak (Curcuma xanthorriza) merupakan tanaman obat asli Indonesia  yang banyak digunakan sebagai bahan pembuatan jamu. Temulawak memiliki khasiat yang dapat menyembuhkan 24 jenis penyakit.

Senyawa bioaktif utama yang berkontribusi terhadap manfaat temulawak adalah senyawa kurkumin, yang juga ditemui pada kunyit dan jahe. Senyawa ini memberikan karakter warna kuning pada temulawak dan kunyit.

Kementerian Pertanian dalam Buku Saku berjudul 'Bahan Pangan Potensial untuk Anti Virus dan Imun Booster' menyatakan, mengonsumsi kurkumin secara berlebihan dalam jangka waktu lama ternyata tidak dianjurkan karena memiliki sejumlah efek samping. 

Berikut beberapa efek samping dari kurkumin yang terdapat dalam Temulawak:

1. Kurkumin dapat berfungsi sebagai pengencer darah sehingga sangat tidak dianjurkan bagi orang yang akan melakukan tindakan pembedahan. 

2. Kemampuan kurkumin sebagai antidiabet juga akan memberikan efek penurunan gula darah secara drastis.

3. Selain itu, kurkumin dalam temulawak memiliki kemampuan menghambat absorpsi zat besi sehingga sebaiknya penderita defisiensi zat besi menghindari konsumsi temulawak.

Dosis harian yang diizinkan untuk kurkumin dalam bentuk ekstrak adalah 500 mg sampai 2.000 mg. WHO telah menetapkan ADI (Acceptable Daily Intake) untuk kurkumin sebesar 0-3 mg per kg berat badan.

Meski memiliki efek samping, temulawak dikenal memiliki berjuta khasiat antara lain sebagai penambah nafsu makan, pereda nyeri lambung, obat sariawan, memperbanyak produksi Air Susu Ibu (ASI), mengobati gangguan saat haid dan nifas, serta membersihkan wajah dari bakteri penyebab jerawat.

Selain memiliki khasiat sebagai obat, temulawak juga digunakan dalam produk pangan dan kosmetik. Dalam pengobatan modern, temulawak memiliki manfaat sebagai antihepatitis, antikarsinogenik, antimikroba, antioksidan, antihiperlipidemia, antiviral, antiinflamasi, dan detoksifikasi.

Pada 2004, pemerintah melalui Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) bahkan mencanangkan Gerakan Nasional Minum Temulawak sebagai minuman kesehatan.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers