web analytics
  

Indonesia Dekati WHO untuk Mendapatkan Alat Rapid Test Antigen

Kamis, 1 Oktober 2020 22:46 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Nasional, Indonesia Dekati WHO untuk Mendapatkan Alat Rapid Test Antigen, Rapid Test Antigen,Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito,Covid-19 Indonesia,World Health Organization (WHO),#satgascovid-19

Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (BNPB)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Indonesia tengah mendekati Badan Kesehatan Dunia (WHO) agar mendapat bantuan alat rapid test swab antigen untuk mendeteksi Covid-19.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, saat ini pihaknya akan berkomunikasi dengan perwakilan WHO di Indonesia untuk dimasukkan dalam 133 negara penerima bantuan rapid test swab antigen.

"Kami telah berkomunikasi dengan perwakilan WHO di Indonesia, dan kami juga mohon untuk dapat dipertimbangkan untuk bisa mendapatkan bantuan dari WHO untuk tes cepat ini agar kita bisa mendeteksi lebih cepat dari kasus atau masyarakat yang menderita covid," kata Wiku dalam konferensi pers dari Istana Negara, Jakarta, dilansir Suara.com, Kamis (1/10/2020).

Wiku sadar bantuan ini memang dikhususnya WHO bagi negara miskin dan menengah saja, namun ia merasa Indonesia juga berhak mendapatkannya.

"WHO memang sudah mengumumkan akan menyediakan 120 juta tes cepat untuk corona di 133 negara, WHO memprioritaskan kepada negara-negara low middle income country dan tentunya negara-negara yang memiliki jumlah kasus yang besar," ucapnya.

Indonesia, menurut Wiku sangat membutuhkan rapid test swab antigen ini untuk mempercepat penelusuran kasus yang akurat sebelum dilanjut menggunakan swab test PCR untuk diagnosa, sehingga tidak ada salah pemeriksaan lagi seperti menggunakan rapid test antibodi.

"Apakah negara indonesia nantinya akan menyelenggarakan ini? pastinya ya, kami sudah mendapatkan rekomendasi dari WHO terhadap rapid test antigen yang kualitasnya baik," pungkas Wiku.

Diketahui, WHO akan akan membagikan lebih 120 juta rapid test swab antigen ke negara berpenghasilan menengah dan rendah.

Alat ini dibanderol seharga USD 5 atau setara setara Rp 74 ribu. Nantinya lewat tes antigen baru itu hasil bisa didapat 15 sampai 30 menit.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

Holding BUMN UMi Bantu Wong Kecil, Yang Menolak Antek Rentenir

Nasional Jumat, 25 Juni 2021 | 15:50 WIB

Holding BUMN UMi Bantu Wong Kecil, Yang Menolak Antek Rentenir

Umum - Nasional, Holding BUMN UMi Bantu Wong Kecil, Yang Menolak Antek Rentenir, BUMN Holding,nu

Corona Ugal-ugalan, Masyarakat Diimbau Perbanyak Konsumsi Obat Herbal

Nasional Jumat, 25 Juni 2021 | 15:47 WIB

Di tengah meningkatnya kasus Covid-19 semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya mengonsumsi imunomodulator ya...

Umum - Nasional, Corona Ugal-ugalan, Masyarakat Diimbau Perbanyak Konsumsi Obat Herbal, obat herbal,obat herbal corona,Manfaat Obat Herbal,obat herbal covid-19,Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia,obat-obatan herbal corona

Berapa Kuota Kartu Prakerja Gelombang 18? Cek Pengumumannya Disini!

Nasional Jumat, 25 Juni 2021 | 15:00 WIB

Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja saat ini tengah bersiap untuk membuka Kartu Prakerja Semester II yaitu gelombang 18.

Umum - Nasional, Berapa Kuota Kartu Prakerja Gelombang 18? Cek Pengumumannya Disini!, Kartu Prakerja Gelombang 18,Kartu Prakerja,Kuota

Jangan Panik, Pemerintah Jamin Produksi Oksigen Mencukupi

Nasional Jumat, 25 Juni 2021 | 14:50 WIB

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengimbau rumah sakit (RS) agar tidak menambah persediaan tabung oksigen...

Umum - Nasional, Jangan Panik, Pemerintah Jamin Produksi Oksigen Mencukupi, Oksigen,produksi oksigen,produksi oksigen dalam negeri,oksigen dalam negeri,Kementerian Kesehatan (Kemenkes),Menkes Budi Gunadi Sadikin

Gitaris The Changcuters Dipanggil KPK, Soal Kasus Bansos Aa Umbara Sut...

Nasional Jumat, 25 Juni 2021 | 13:45 WIB

Dia diperiksa KPK berkenaan dengan kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19 tahun 2020 di Bandung Barat, Jawa Bara...

Umum - Nasional, Gitaris The Changcuters Dipanggil KPK, Soal Kasus Bansos Aa Umbara Sutisna, Gitaris,The Changcuters,kpk,kasus bansos, Aa Umbara Sutisna,Arlanda Ghazali Langitan

Gubernur Jabar Sebut Libur Panjang Biang Kerok Lonjakan Covid-19

Nasional Jumat, 25 Juni 2021 | 13:30 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai, apabila pemerintah pusat tak memberi libur panjang, tak akan ada lonjakan kasu...

Umum - Nasional, Gubernur Jabar Sebut Libur Panjang Biang Kerok Lonjakan Covid-19, lonjakan covid-19,Puncak Lonjakan Covid-19,Lonjakan Covid-19 Pasca Lebaran,Biang Kerok Lonjakan Covid-19,Penambahan harian kasus Covid-19,penambahan kasus Covid-19,Penanganan Covid-19

Dalami Aliran Uang Aa Umbara, KPK Periksa 12 Saksi

Nasional Jumat, 25 Juni 2021 | 12:23 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah saksi kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencan...

Umum - Nasional, Dalami Aliran Uang Aa Umbara, KPK Periksa 12 Saksi, Bupati Bandung Barat Aa Umbara,Korupsi Aa Umbara,kpk,Kasus Korupsi Aa Umbara,Kabupaten Bandung Barat

Kementan Terbitkan SE Pelaksanaan Kurban Saat Pandemi

Nasional Jumat, 25 Juni 2021 | 12:15 WIB

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) menerbitkan Sur...

Umum - Nasional, Kementan Terbitkan SE Pelaksanaan Kurban Saat Pandemi , pelaksanaan kurban,hewan kurban,Kementerian Pertanian (Kementan) RI,Iduladha,Iduladha 2021

artikel terkait

dewanpers