web analytics
  

Polri: Denda Hasil Operasi Yustisi Capai Rp2 Miliar

Kamis, 1 Oktober 2020 20:36 WIB
Umum - Nasional, Polri: Denda Hasil Operasi Yustisi Capai Rp2 Miliar, operasi yustisi,Polri,Pelanggar Protokol Kesehatan,sanksi pelanggar protokol kesehatan

Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan di Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bandung, Selasa (29/9/2020). Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung gencar melakukan razia penggunaan masker, bagi pengendara yang kedapatan tidak menggunakan masker, petugas memberikan sanksi memperlihatkan kartu identitasnya yang selanjutnya dicatat dalam blanko pelanggar. ((Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi))

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Polri merilis data terkait hasil Operasi Yustisi sejak 14 hingga 30 September 2020. Terkait denda administrasi hingga kini sudah mencapai Rp2.008.941.425, yang didapat dari 32.003 pelanggar protokol kesehatan.

"Tim gabungan telah melaksanakan penindakan sebanyak 2.580.084 kali dengan sanksi sebagai berikut. Yang pertama teguran lisan sebanyak 1.876.559 kali dan tegoran tertulis sebanyak 394.278 kali," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono saat konferensi pers di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (1/10/2020).

Awi mengatakan, untuk sanksi kurungan sebanyak satu kasus dan penutupan tempat usaha sebanyak 1.242 kali. Kemudian sanksi lainnya atau kerja sosial sebanyak 278.001 kali. Operasi Yustisi dilaksanakan oleh tim gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan stakehokder lainnya yang diturunkan. Operasi Yustisi ini digelar serentak se-Indonesia dengan tujuan guna mendisiplinkan masyarakat membuat mereka sadar akan protokol kesehatan.

Sementara jumlah kegiatan razia untuk pemeriksaan pada 30 September 2020 sebanyak 40.581. Total sasaran yang dituju sebanyak 338.063 dengan perincian terjaring razia sebanyak 270.582 dengan tempat yang terkena kasih sebanyak 31.712 tempat. Untuk kegiatan sebanyak 35.769 kegiatan yang terkena razia dan tindakan sebanyak 230.966 kali.

"Teguran lisan sebanyak 167.170 kali dan teguran tertulis sebanyak 31.763 kali. Denda administrasi sebanyak 2.471 kali dengan nilai denda sebesar Rp 161.000.553, tempat penutupan usaha sebanyak 97 kali serta sanksi kerja sosial sebanyak 29.465 kali," ujar Awi.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Sumber: Republika
Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel terkait

dewanpers