web analytics
  

Kuota Dikurangi, Pupuk Subsidi di Kabupaten Bandung Melangka

Kamis, 1 Oktober 2020 19:02 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Soreang, Kuota Dikurangi, Pupuk Subsidi di Kabupaten Bandung Melangka, pupuk subsidi,Kementerian Pertanian (Kementan) RI,Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat,dinas pertanian kabupaten bandung

Petani Sayuran. (Ayobandung.com)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Dalam dua bulan terakhir, terjadi kelangkaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Bandung. Hal tersebut dikarenakan adanya pengurangan kuota dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Tisna Umaran mengatakan, pengurangan kuota pupuk berbsubsidi sangat berpengaruh terhadap ketersedaiaan di pasaran.

"Pengurangannya sangat signifikan, sampai 60%," tutur Tisna, Kamis (1/10/2020).

Dia menyontohkan pupuk urea, dari tahun sebelumnya mendapatkan jatah sebesar 25.878 ton, sekarang hanya 16.635 ton. Kemudian untuk pupuk SP-36, tahun lalu sebanyak 12.600 ton, sekarang hanya 2.558 ton.

Sedangkan untuk pupuk ZA tahun lalu sebanyak 12.735 ton, kini hanya 4.884 ton saja. Pupuk NPK Kujang, dari sebelumnya 25.751 ton, tahun ini hanya 12.766 ton.

Dia berharap, agar masalah pengurangan kuota bisa diselesaikan dalam waktu dekat. Terlebih saat ini telah turun Permentan mengenai penambahan alokasi pupuk. Penambahan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan provinsi.

Menurutnya, Pemkab Bandung telah mengajukan penambahan alokasi kepada Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat.

"Mudah-mudahan kita mendapatkan penambahan alokasi. Karena saya yakin semua daerah juga sama sedang kesulitan. Semoga saja ajuan kita disetujui, karena memang para petani sudah menjerit kesulitan pupuk. Kalau pupuk non subsidi sih masih banyak," katanya.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel terkait

dewanpers