web analytics
  

1 Oktober, Kasus Covid-19 Jabar Tembus 22.000

Kamis, 1 Oktober 2020 18:39 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional, 1 Oktober, Kasus Covid-19 Jabar Tembus 22.000, Covid-19 Jabar,Klaster Covid-19 Jabar,Kasus Covid-19 Jabar,Positif Covid-19 Jabar,corona jabar,update corona jabar,kasus corona jabar, data corona jabar terbaru

Ilustrasi rapid test Covid-19. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Hari ini, Kamis (1/10/2020), Jawa Barat mencatat kenaikan kasus positif Covid-19 hingga 446 kasus dalam satu hari. Hal tersebut menjadikan total jumlah kasus positif Covid-19 di Jabar per hari ini menjadi 22.205.

Dari angka tersebut, terdapat 8.135 orang positif Covid-19 yang masih berada dalam masa isolasi atau perawatan. Jumlah ini meningkat 60 orang dibanding kemarin.

Sementara jumlah pasien positif yang telah dinyatakan sembuh berjumlah 13.650 orang. Jumlah ini bertambah lebih besar dari kenaikan kasus positif, yakni 371 orang dibanding kemarin.

Untuk jumlah pasien positif yang meninggal dunia di Jabar, per-hari ini berjumlah 420 orang. Angka ini mengalami peningkatan 15 orang dibanding kemarin.

Sementara kontak erat kasus Covid-19 di Jabar secara kumulatif hari ini ada sebanyak 55.892 kasus. Sebanyak 9.048 orang di antaranya masih menjalani masa karantina.

Kontak erat merujuk pada orang yang memiliki kontak langsung dengan kasus probabel ataupun kasus positif Covid-19.

Untuk jumlah suspek, di Jabar hingga hari ini ada sebanyak 77.219 orang. Sebanyak 2.372 orang di antaranya masih berada dalam masa isolasi atau dalam perawatan.

Suspek merujuk pada orang yang memiliki gejala ISPA (infeksi saluran pernapasan atas) dan memiliki riwayat tinggal di daerah transmisi lokal Covid-19 dan atau memiliki kontak dengan pasien positif Covid-19.

Sementara jumlah kasus probabel di Jabar saat ini berjumlah 1.285 kasus. Dari angka tersebut, sebanyak 136 orang masih berada dalam masa isolasi atau dalam perawatan. Sebanyak 575 dinyatakan selesai isolasi atau sembuh, dan 574 orang lainnya meninggal dunia.

Adapun kasus probabel adalah kasus di mana seseorang memiliki ISPA berat dan memiliki gambaran gejala Covid-19. Mereka belum mendapatkan konfirmasi tes PCR.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers