web analytics
  

Atep Blak-blakan Ungkap Alasan Ikut Politik Praktis

Kamis, 1 Oktober 2020 17:57 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Soreang, Atep Blak-blakan Ungkap Alasan Ikut Politik Praktis, Atep Pilkada Bandung,Pilbup Bandung 2020,Pilbup Bandung,Artis di Pilbup Bandung

Calon Wakil Bupati Bandung, Atep Rizal. (Ayobandung.com/Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

DAYEUHKOLOT, AYOBANDUNG.COM-- Calon wakil Bupati Bandung nomor urut 2, Atep, blak-blakan mengenai alasannya terjun ke dalam politik praksis, padahal pengamalannya dalam dunia politik sangat minim.

Atep mengatakan, pada awalnya dia sama sekali kurang tertarik terjun langsung dalam politik praksis, terlebih dalam dunia olahraga, sangat jarang ada atlet mau bergelut dalam perebutan kursi eksekutif.

"Panjang kalau dijelaskan. Tapi secara singkat, memang ada beberapa tawaran untuk menjadi wakil bupati," tutur Atep di Dayeuhkolot, Kamis (1/10/2020).

Namun, tawaran tersebut kebanyakan dari tokoh-tokoh di kota kelahirannya, Cianjur. Tawaran tersebut selalu ditolak Atep.

"Awalnya saya pikir karier sepak bola saya masih panjang. Makanya saya tolak tawarannya. Tapi sekarang saya memasuki pensiun dari sepakbola, memberi sesuatu kepada Persib sudah, bahkan bisa mempersembahkan juara liga, tinggal memberi pengabdian kepada masyarakat," katanya.

Kabupaten Bandung memang bukan kota kelahirannya, namun Atep mengaku sudah merasa dekat dengan masyarakatnya, terlebih selama 10 tahun membela persib, Stadion Si Jalak Harupat sudah menjadi hal yang akrab baginya.

Dengan memiliki komplek olahraga sekelas Si Jalak Harupat, sudah menjadi naluri bagi Atep ingin memaksimalkan fasilitas tersebut untuk kemajuan olahraga di Kabupaten Bandung.

"Selama ini, ada hal yang belum tersentuh secara maksimal, padahal potensinya besar dalam olahraga. Kabupaten Bandung memiliki Si Jalak harupat, tapi selama 20 tahun terakhir dalam Porda Kabupaten Bandung tidak masuk dalam 5 besar," paparnya.

Dengan potensi dan fasilitas olahraga yang dimiliki, sudah selaiknya olahraga Kabupaten Bandung bisa meningkat dan lebih unggul dibanding daerah lain di Jawa Barat.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers