web analytics
  

Ini Keterbatasan Pelatih Persib Saat Awasi Pemain di Tengah Ancaman Covid-19

Rabu, 30 September 2020 17:16 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Ini Keterbatasan Pelatih Persib Saat Awasi Pemain di Tengah Ancaman Covid-19, Pelatih Persib Robert Albert,Persib,Pencegahan Covid-19

Pelatih Persib Bandung Robert Alberts. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Sejak kasus positif pertama pada 2 Maret lalu, angka penyebaran Covid-19 di Indonesia masih terus meningkat. Imbasnya lanjutan kompetisi sepak bola Liga 1 2020 yang semula bergulir pada 1 Oktober urung digelar. 

Menyikapi kondisi ini, pelatih Persib Bandung Robert Alberts terus mewanti-wanti seluruh anak asuhnya agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan covid-19.

Robert meminta, para pemain selalu waspada saat berkegiatan bersama tim maupun di luar agenda tim. Menurut Robert, dengan cara itu skuat Maung Bandung setidaknya bisa menekan ancaman risiko terpapar virus corona.

"Setiap saat saya selalu mengingatkan. Kami sudah tidak lagi menggelar event bersama klub, seperti yang biasanya dilakukan bersama pihak marketing," kata Robert usai memimpin sesi latihan di Stadion GBLA.

Kendati demikian, pelatih asal Belanda itu menyadari dirinya tak bisa terus mengontrol aktivitas seluruh anak asuhnya selama 24 jam. Dia memahami, setiap pemain memiliki kehidupan pribadi yang tidak bisa dicampuri.

"Tapi tentunya jika pemain mempunyai agenda sendiri, kami tidak bisa mengontrolnya. Mereka juga punya privasi dan kami tidak bisa mencampuri urusan pribadi mereka," katanya.

Karenanya, pelatih berusia 65 tahun itu hanya bisa mengingatkan agar pemainnya tetap menjaga diri dengan menjaga pola hidup sehat saat beraktivitas di luar agenda tim. 

"Mereka sudah memahami protokol kami dan tahu apa yang harus dilakukan dengan menjaga sanitasi, memakai masker, itu adalah protokol kami," katanya.

Robert menyampaikan, pengawasan itu sedihnya berkaca pada kondisi Persib di beberapa waktu lalu. Seperti diketahui, Persib adalah tim sepak bola Indonesia pertama yang pemainnya sempat terpapar covid-19. Karena itu, tim Persib mencoba terus disiplin menerapkan protokol kesehatan covid-19. 

Robert menilai, Skuat Pangeran Biru pun lebih fokus mengikuti protokol yang berlaku. Apalagi Tim medis klub, kata dia, terus berkoordinasi dengan tim medis PSSI dan Kementrian Kesehatan tentang penanganan pandemi Covid-19 saat ini.

"Sejauh ini kami sudah melakukan semuanya dengan benar. Di Persib kami setiap pekan rutin melakukan rapid test, setiap dua pekan melakukan swab test dan pemain juga diedukasi dalam berperilaku sehari-hari, ketika mereka bertemu dengan publik. Tapi itu sulit karena ada faktor yang tersembunyi dan tidak mudah," ujarnya.

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers