web analytics
  

Lampu Alat Pengukur Kecepatan di Perempatan Buah Batu Membauat Pengendara Kesilauan

Rabu, 30 September 2020 20:05 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, Lampu Alat Pengukur Kecepatan di Perempatan Buah Batu Membauat Pengendara Kesilauan , Alat Pengukur Kecepatan,Jalan Pasir Koja

Jalan Pasir Koja. (Fichri Hakiim)

BOJONGLOA KALER, AYOBANDUNG.COM -- Pada perempatan Jalan Pasir Koja tepatnya sebelum lampu merah, terdapat alat pengukur kecepatan yang dipasang di bagian atas. Alat pengukur kecepatan tersebut mengeluarkan blitz (cahaya) layaknya sebuah kamera foto.

Dalam hal ini, blitz tersebut mengeluarkan cahaya yang cukup terang layaknya sebuah kilat di langit. Blitz tersebut muncul ketika ada kendaraan yang melintas di Jalan Pasir Koja.

Salah satu pengendara motor di Jalan Pasir Koja, Ahmad Saepulloh (53), mengaku dirinya sempat terkejut ketika alat pengukur kecepatan itu mengeluarkan cahaya.

"Tadi saya sempat kaget, saya kira ada kilat mau hujan. Lagi nyetir tiba-tiba muncul cahaya byarr 'ngaburisat' dari atas. Saya sempat blah-bloh ngeliat ke langit takutnya hujan, eh taunya cahaya dari lampu itu," ujarnya kepada Ayobandung.com, Rabu (30/9/2020).

Ahmad menuturkan kalau dirinya baru menyadari adanya alat pengukur kecepatan tersebut. "Saya juga baru ngeh ada alat pengukur kecepatan itu, karena saya baru keluar rumah lagi setelah seminggu kerja dirumah," tuturnya.

Ia berpendapat bahwa cahaya tersebut sangat terang dan mengganggu pandangannya ketika mengendari sepeda motor. Ia berharap agar kecerahan cahaya blitz tersebut dapat dikurangi.

 "Jujur aja saya tadi sempet kaget dan mata saya jadi agak kuning pas ada cahaya itu. Tadi cahaya itu sempet terlihat oleh saya, jadi mata saya jadi agak kuning, tapi sudah normal lagi ini setelah dipejamkan," jelas Asep.

Sementara itu, pedagang asongan di Jalan Pasir Koja, Deri (28), mengatakan jika ia sering melihat pengendara yang terheran-heran dengan adanya blitz dari alat pengukur kecepatan tersebut.

"Tadi juga sempat ngeliat ada yang naik motor sambil kebingungan pas cahaya itu muncul. Cilang cileung ngeliat ke atas mungkin dia kira ada kilat, saya ketawa aja ngeliatnya lucu," guraunya.

Deri menuturkan, alat pengukur kecepatan tersebut berfungsi setiap hari. "Sejak pagi juga sudah muncul blitznya, malem pun ada. Kayanya berfungsi 24 jam," tuturnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers